Kabupaten Magelang Percepat Transformasi Digital dengan SPBE dan Tata Kelola Digital
Kabupaten Magelang terus berupaya mempercepat transformasi digital melalui penguatan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) serta tata kelola digital. Tujuannya adalah untuk menciptakan pelayanan publik yang lebih unggul dan efisien.
Wakil Bupati Magelang, Sahid, menegaskan bahwa penerapan SPBE bukan hanya sekadar inovasi administratif, tetapi menjadi kebutuhan strategis dalam tata kelola pemerintahan yang modern. Pernyataan ini disampaikan dalam Diskusi Panel Peningkatan Kualitas SPBE dan Tata Kelola Digital untuk Mewujudkan Pelayanan Publik Unggul yang diadakan di Pendopo Rumah Dinas Bupati Magelang.
"Teknologi informasi hari ini bukan lagi pilihan, tetapi kebutuhan mendasar bagi birokrasi agar mampu bekerja lebih cepat, transparan, dan efisien," ujarnya.
Sahid menjelaskan bahwa pemerintah daerah harus memastikan proses digitalisasi berjalan konsisten sehingga mampu memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kualitas layanan publik. Arah digitalisasi di Kabupaten Magelang diselaraskan dengan visi pembangunan jangka menengah daerah, “Magelang Anyar Gress”, yang mengedepankan inovasi, kolaborasi, dan digitalisasi.
"Seluruh langkah digitalisasi diarahkan agar masyarakat memperoleh pelayanan publik yang benar-benar mudah, cepat, dan dapat diakses kapan saja," tambahnya.
Tujuh Program Prioritas untuk Percepatan Transformasi Digital
Sahid menyebut tujuh program prioritas atau Sapta Cipta sebagai instrumen utama percepatan transformasi. Program ini mencakup sektor pendidikan, kesehatan, hingga layanan birokrasi digital. Pemerintah Kabupaten Magelang mencatat indeks SPBE pada 2024 mencapai skor 3,92 dan masuk kategori sangat baik.
Seiring meningkatnya layanan berbasis digital, keamanan data publik menurutnya menjadi aspek penting yang membutuhkan regulasi dan sistem pertahanan siber yang memadai.
"Keamanan data publik harus menjadi prioritas. Kita tidak hanya memperluas layanan digital, tetapi juga memperkuat perlindungan terhadap keamanan informasi masyarakat," katanya.
Layanan Administratif Nonstop 7 Hari
Pemerintah Kabupaten Magelang juga menyiapkan percepatan layanan digital melalui konsep Pelayanan Administratif Nonstop 7 Hari. Konsep ini bertujuan untuk mempermudah akses masyarakat di seluruh wilayah.
Kompetensi dan komitmen seluruh aparatur menjadi faktor kunci dalam mewujudkan visi digital Kabupaten Magelang 2025–2030. Dengan adanya inisiatif-inisiatif seperti ini, diharapkan pelayanan publik dapat terus meningkat dan memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar