
Ringkasan Berita:
- Sriwijaya FC belum meraih satu pun kemenangan di Liga Championship 2025/26 dan hanya mengoleksi dua poin
- Laskar Wong Kito hanya memiliki 15 pemain aktif serta minim dukungan sponsor
- Sriwijaya FC berada di peringkat ke-10 dan semakin dekat dengan jurang degradasi tanpa playoff penyelamatan
nurulamin.pro, PALEMBANG– Kekalahan Sriwijaya FC dari Persekat Tegal dengan skor 0-1 di Stadion Trisanja, Tegal, semakin memperpanjang tren negatif Laskar Wong Kito di Liga Championship musim 2025/26.
Hingga pekan ke-15, Sriwijaya FC belum sekalipun meraih kemenangan dan kini semakin dekat dengan ancaman degradasi ke Liga Nusantara (Liga 3).
Situasi semakin sulit karena Sriwijaya FC tengah mengalami krisis pemain. Menjelang laga kontra FC Bekasi City, tim asuhan Budi Sudarsono hanya memiliki 15 pemain yang siap bertanding, terdiri dari tiga penjaga gawang dan 12 pemain lapangan.
Kondisi ini membuat Sriwijaya FC kerap menjadi lumbung poin bagi lawan-lawan di Grup Barat Liga Championship.
Direktur Olahraga PT Sriwijaya Optimis Mandiri (SOM), Anggoro Prajesta, mengungkapkan pihaknya telah berdiskusi dengan pelatih Budi Sudarsono serta manajer baru, Eko Saputro, untuk membahas keberlangsungan klub.
Menurutnya, Sriwijaya FC saat ini berada dalam kondisi memprihatinkan akibat krisis finansial dan hengkangnya sejumlah pemain inti.
“Mengenai pemain masih diatur oleh Pak Eko. Bismillah saja, mudah-mudahan masih ada yang mau membantu Sriwijaya FC di situasi seperti ini. Saya sudah berdiskusi dengan pelatih dan manajer terkait nasib klub ke depan,” ujar Anggoro, Senin (12/1/2026).
Anggoro tidak menampik kemungkinan Sriwijaya FC terdegradasi ke Liga 3. Namun demikian, ia menegaskan manajemen akan berupaya maksimal agar klub kebanggaan Sumatera Selatan itu tetap menyelesaikan kompetisi hingga akhir musim.
“Saya akan berusaha semaksimal mungkin menyelesaikan musim ini sampai selesai,” tegasnya.
Ia juga menyebutkan bahwa di tengah minimnya dukungan sponsor, manajemen dan pihak terkait masih berupaya menutup kebutuhan tim, termasuk biaya laga tandang, meski harus dilakukan secara patungan.
“Kita selesaikan musim ini. Apa pun hasilnya nanti, kita serahkan kepada Allah. Yang penting kita sudah berusaha,” tutupnya.
Saat ini, Sriwijaya FC berada di peringkat ke-10 klasemen Grup Barat dengan hanya mengoleksi dua poin dari 15 pertandingan.
Mereka terpaut 15 poin dari Persekat Tegal yang berada satu tingkat di atasnya, dan berada di ambang degradasi tanpa adanya babak playoff zona degradasi.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar