Deadline KITAS Michael Enu yang Menjadi Masalah
Sriwijaya FC, klub sepak bola asal Indonesia, sedang menghadapi tantangan dalam proses perekrutan pemain asing asal Ghana, Michael Enu. Proses administrasi yang belum selesai menjadi kendala utama dalam pengajuan KITAS (Kartu Izin Tinggal Terbatas) pemain tersebut. Deadline untuk pengajuan KITAS ini jatuh pada 3 Januari 2026 pukul 23.59 WIB. Jika lewat dari tenggat waktu tersebut, maka visa kerja Michael Enu akan hangus dan harus diajukan kembali dengan proses yang lebih rumit.
Komunikasi yang Tidak Lancar
Dr Ratna Mustika, agen Michael Enu, mengungkapkan bahwa ia telah berkali-kali memberi peringatan kepada manajemen Sriwijaya FC tentang pentingnya memenuhi tenggat waktu KITAS. Ia menyatakan bahwa hingga menjelang batas akhir, pihak manajemen belum memberikan jawaban terkait kepastian kedatangan Michael Enu.
“Kita sudah coba menghubungi. Tetapi tidak ada jawaban dari manajemen Sriwijaya FC. Kan sebaiknya komunikasi harus yang baik,” ujar Dr Tika.
Potensi Kontribusi Michael Enu
Meskipun situasi saat ini masih membingungkan, Michael Enu tetap berharap bisa bergabung dengan Sriwijaya FC di putaran kedua Pegadaian Championship 2025/26. Ia memiliki latar belakang yang kuat sebagai pemain Liga 1 Ghana dan pernah dipanggil untuk bermain bersama Timnas Ghana senior.
“Michael Enu saya pikir cocok bermain di Liga 2 Indonesia, karena menurut track recordnya Enu selalu bermain di Liga 1 Ghana. Dan Enu sudah pernah dipanggil sebagai Timnas Ghana senior,” kata Dr Tika.
Harapan untuk Keluar dari Ancaman Degradasi
Kehadiran Michael Enu diharapkan mampu membantu Sriwijaya FC keluar dari ancaman degradasi di kompetisi musim ini. Meski harapan terasa kecil, namun tim masih memiliki peluang untuk bertahan di Liga 2 musim depan.
“Harapan meskipun kecil, kan masih tetap ada untuk tetap bertahan di Liga 2 musim depan,” tambahnya.
Jadwal Kompetisi dan Transfer Window
Sriwijaya FC baru bisa menampilkan pemain asing ini setelah transfer window dibuka pada 10 Januari hingga 6 Februari 2026. Namun, sebelum itu, tim masih harus menjalani dua pertandingan lagi, yaitu melawan PSMS Medan pada 27 Desember 2025 dan menghadapi PSPS Pekanbaru pada 4 Januari 2026.
Elang Andalas kemungkinan besar baru bisa memainkan pemain anyarnya setelah transfer window dibuka, yakni pada laga ke-14 menghadapi Persekat Tegal, 10 Januari 2026.
Penolakan Informasi dari Manajemen
Direktur Olahraga PT SOM, Anggoro Prajesta, serta Juru Bicara PT Sriwijaya Optimis Mandiri (SOM), Muhammad Moeslim, ketika dikonfirmasi, masih belum memberikan penjelasan terkait kepastian kedatangan Michael Enu.
Sebelumnya, Asdir PR dan MO Sriwijaya FC, Molem, sempat menyampaikan bahwa manajemen mewajibkan Enu datang lebih cepat agar dapat segera beradaptasi dengan tim.
“Kemungkinan besar Michael Enu diwajibkan datang untuk ikut TC Sriwijaya FC biar cepat klop dengan pemain lain dan adaptasi dengan suasana Indonesia,” ujarnya.
Keinginan Michael Enu untuk Bergabung
Enu sendiri mengaku sangat berharap bisa segera berseragam Laskar Wong Kito. Ia menegaskan ingin membuktikan kualitasnya langsung di lapangan.
“Hope so, akan memperkuat Sriwijaya FC nanti. Kita akan segera bertemu untuk berjuang bersama,” ungkapnya.

Tantangan Administratif
Meski demikian, proses administrasi yang belum tuntas membuatnya harus bersabar menanti keberangkatan ke Palembang. “Time will tell, waktu yang akan menjawab,” katanya singkat.
Enu juga memberikan doa agar Sriwijaya FC bisa segera bangkit di kompetisi. “Saya harap Sriwijaya FC cepat bangkit agar dapat kembali berjaya,” pungkasnya.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar