Strategi Adira Finance (ADMF) untuk tingkatkan kinerja pembiayaan 2026

Strategi Adira Finance untuk Meningkatkan Kinerja Pembiayaan pada 2026

PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (Adira Finance) memiliki target yang optimis terkait kinerja penyaluran pembiayaan baru pada tahun 2026. Perusahaan yakin bahwa prospek ekonomi yang positif dan meningkatnya aktivitas usaha akan menjadi faktor pendukung utama dalam pencapaian target tersebut.

Sylvanus Gani, Chief Financial Officer Adira Finance, menjelaskan bahwa pihaknya berkomitmen untuk menjaga pertumbuhan portofolio pembiayaan secara sehat dan berimbang. Dalam menjalankan strategi ini, prinsip kehati-hatian serta kualitas aset tetap menjadi prioritas utama. Tujuannya adalah agar pertumbuhan yang dicapai bisa berkelanjutan dan tidak mengorbankan stabilitas perusahaan.

“Secara umum, perusahaan berharap kinerja pembiayaan baru pada 2026 dapat terus membaik seiring dengan prospek ekonomi dan meningkatnya aktivitas usaha,” ujar Gani.

Fokus pada Segmen Otomotif dan Non-Otomotif

Dari sisi bisnis, fokus Adira Finance pada tahun 2026 tidak mengalami perubahan signifikan. Perusahaan tetap menggarap segmen otomotif dan non-otomotif secara paralel sebagai kontributor utama portofolio pembiayaan. Hal ini menunjukkan bahwa perusahaan percaya pada potensi kedua segmen tersebut dalam mendukung pertumbuhan finansial.

Tren penurunan suku bunga juga dianggap sebagai peluang yang bisa dimanfaatkan oleh Adira Finance untuk mendorong pertumbuhan pembiayaan pada 2026. Namun, penyaluran pembiayaan tetap dilakukan secara selektif dan terukur guna menjaga kualitas portofolio di tengah dinamika industri multifinance.

Penentuan Suku Bunga yang Cermat

Dalam menetapkan suku bunga kepada konsumen, Adira Finance mempertimbangkan sejumlah faktor utama. Beberapa di antaranya meliputi tingkat persaingan industri, kondisi likuiditas perbankan, dinamika pasar modal, hingga profil risiko kredit debitur. Pendekatan ini bertujuan untuk memberikan layanan yang kompetitif sekaligus menjaga kestabilan keuangan perusahaan.

Pertumbuhan Segmen Non-Otomotif yang Menggembirakan

Sepanjang semester I-2025, Adira Finance berhasil membukukan pembiayaan baru sebesar Rp 16,2 triliun. Dari total tersebut, sektor otomotif masih menjadi tulang punggung dengan kontribusi sekitar 72%. Meskipun demikian, segmen non-otomotif terus menunjukkan tren pertumbuhan positif, khususnya produk SolusiDana (segmen multiguna).

Kontribusi produk SolusiDana meningkat dari 22% pada semester I-2024, menjadi 27% terhadap total pembiayaan baru pada semester I-2025. Hal ini menunjukkan bahwa Adira Finance semakin percaya diri dalam mengembangkan produk-produk non-otomotif yang memiliki potensi besar untuk mendukung pertumbuhan perusahaan.

Tantangan dan Peluang di Tengah Dinamika Industri

Meski ada harapan positif untuk pertumbuhan pembiayaan pada 2026, Adira Finance tetap waspada terhadap tantangan yang mungkin muncul. Perusahaan memahami bahwa dinamika industri multifinance bisa sangat cepat berubah, sehingga diperlukan strategi yang fleksibel dan adaptif.

Dengan kombinasi antara pertumbuhan yang sehat, pengambilan keputusan yang cermat, dan pengembangan portofolio yang seimbang, Adira Finance siap menghadapi berbagai tantangan di masa depan. Perusahaan juga berkomitmen untuk terus memberikan layanan terbaik kepada nasabah dan menjaga kualitas aset yang dimiliki.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan