Misi Bangkit Arema FC di Laga Kontra Bali United
Arema FC menghadapi ujian berat saat bertandang ke markas Bali United dalam laga pekan ke-16 Super League 2025/2026 yang akan digelar pada Minggu (4/1/2026). Tim Singo Edan datang dengan tekad untuk memutus catatan lima laga tanpa kemenangan. Meski dalam tekanan, Arema FC memiliki modal kuat berupa rekor belum terkalahkan dalam tujuh laga tandang musim ini.

Striker Arema FC, Dedik Setiawan, mengungkapkan bahwa timnya telah menyiapkan taktik khusus untuk menghadapi kiper Bali United, Mike Hauptmeijer, yang mencatatkan penyelamatan terbanyak musim ini. Menurut Dedik, strategi penyelesaian akhir telah dipersiapkan secara matang dalam sesi latihan.
"Di latihan, kami sudah menyiapkan strategi khusus untuk para pemain depan," kata Dedik. "Semoga bisa diterapkan dengan baik di pertandingan. Kepercayaan diri tetap ada."
Dedik juga berharap faktor keberuntungan akhirnya berpihak kepada Arema FC agar peluang-peluang yang tercipta dapat dikonversi menjadi gol kemenangan. Ia menyatakan bahwa permainan Arema dalam beberapa pertandingan terakhir cukup bagus, baik kandang maupun tandang, tetapi kurang beruntung dalam penyelesaian akhir.
Strategi Khusus Disiapkan Waspadai Kiper Bali United
Selain taktik yang matang, Dedik berharap faktor keberuntungan akhirnya berpihak kepada Singo Edan. Ia menilai bahwa situasi setiap pertandingan berbeda dan tim fokus pada permainan sendiri.
"Kami tidak bisa terlalu terpaku pada masa lalu, yang terpenting adalah bagaimana pemain percaya diri dan menjalankan rencana permainan dengan baik," ujarnya.
Terkait rekor pertemuan, dalam 18 laga terakhir, kedua tim berimbang dengan masing-masing mengoleksi tujuh kemenangan dan empat hasil imbang. Mengenai kekalahan telak 6-1 delapan tahun lalu, Dedik menegaskan bahwa sejarah tidak selalu relevan.
"Sejarah tentu ada, tetapi situasinya selalu berbeda," tutur Dedik. "Jika ada peluang untuk meraih poin di sini, tentu itu akan sangat bagus."
Motivasi Tinggi dari Pelatih Marcos Santos
Pelatih Arema FC, Marcos Santos, menegaskan bahwa tim tiba di Pulau Dewata dengan motivasi tinggi meski waktu persiapan singkat. Ia menyatakan bahwa persiapan berjalan baik dan berharap tim mendapatkan poin.
"Persiapan kami cukup bagus. Semua berjalan baik dan semoga nanti kami mendapatkan poin," katanya.
Meskipun bomber Arema FC, Dalberto, absen, Marcos Santos tetap optimistis. Ia menilai bahwa Ian Puleio, Valdeci, Dedik, dan Razza memiliki kemampuan yang cukup tajam di depan.
"Saya percaya dengan kemampuan mereka. Dan saya yakin mereka akan tampil cukup bagus," imbuhnya.
Marcos juga menyoroti efisiensi Arema saat bermain tandang, di mana dari tujuh laga musim ini Singo Edan belum pernah kalah. Ia berharap pemain dapat memanfaatkan peluang dengan lebih baik.
Hasil Super League Sabtu (3/1/2026): Borneo FC dan Persija Teror Puncak Klasemen
Sementara itu, Borneo FC dan Persija Jakarta berhasil meraih hasil positif untuk meneror Persib Bandung di pucuk klasemen Super League.
Persija Jakarta vs Persijap Jepara: Persija sukses mengalahkan Persijap dengan skor 2-0 di Stadion Gelora Bung Karno melalui gol indah dua wonderkid berusia 20 tahun, Arlyansyah Abdulmanan dan Aditya Warman. Hasil ini membuat Persija mengoleksi 35 poin.
Borneo FC vs PSM Makassar: Borneo FC berhasil merebut singgasana klasemen sementara setelah menang comeback 2-1 atas PSM Makassar. Sempat tertinggal lewat gol Alex Tanque di menit ke-2, Pesut Etam membalikkan keadaan melalui brace Joel Vinicius pada menit ke-68 dan ke-87. Borneo kini memuncaki klasemen dengan 37 poin.
Madura United vs Persebaya Surabaya (Derbi Suramadu): Persebaya Surabaya memenangi laga Derbi Suramadu dengan skor 0-1 lewat gol tunggal Bruno Moreira. Kemenangan ini membawa Bajul Ijo menembus posisi lima besar klasemen sementara.

Dengan hasil ini, Borneo FC (37 poin) dan Persija (35 poin) berada di atas Persib Bandung (34 poin) setidaknya selama dua hari sebelum Persib bertanding melawan Persik Kediri pada hari Senin.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar