Suku Bunga Deposito Terbaru 2026: BCA, Mandiri, BRI, dan BNI


nurulamin.pro, JAKARTA - Tahun baru sering kali menjadi momen yang tepat untuk meninjau kembali keuangan pribadi. Salah satu cara untuk menyimpan dana dengan risiko rendah adalah melalui instrumen deposito bank. Berikut ini informasi terkini mengenai suku bunga deposito dari beberapa bank besar di Indonesia seperti BCA, Mandiri, BRI, dan BNI per Januari 2026.

Sebelumnya, Bank Indonesia (BI) melaporkan bahwa transmisi penurunan suku bunga perbankan masih berlangsung, terutama pada suku bunga dana. Suku bunga deposito satu bulan turun sebesar 67 basis poin (bps) dari 4,81% pada awal 2025 menjadi 4,14% pada November 2025. Namun, penurunan suku bunga kredit perbankan cenderung lebih lambat, hanya turun sebesar 24 bps dari 9,20% menjadi 8,96% pada periode yang sama.

Perbedaan antara tabungan dan deposito sangat jelas, terutama dalam hal tenggang waktu. Pemilihan antara keduanya bergantung pada kebutuhan dan tujuan keuangan Anda. Berikut perbandingannya:

Perbedaan Tabungan dan Deposito

Tabungan
- Fleksibilitas: Uang dapat diambil kapan saja sesuai kebutuhan tanpa batasan jangka waktu tertentu.
- Suku bunga: Umumnya lebih rendah dibandingkan deposito.
- Tujuan: Cocok untuk menyimpan uang yang akan digunakan dalam jangka pendek atau untuk kebutuhan sehari-hari.

Deposito
- Jangka waktu: Uang tidak bisa ditarik sebelum jatuh tempo, yang bisa mencapai bulanan hingga tahunan.
- Suku bunga: Lebih tinggi dibandingkan tabungan karena adanya komitmen menyimpan dana dalam jangka tertentu.
- Tujuan: Cocok untuk menabung dalam jangka panjang, seperti membeli rumah, mobil, atau dana pendidikan.

Suku Bunga Deposito Terbaru

Bank Central Asia (BCA)

BCA melakukan penyesuaian suku bunga deposito mulai 1 Oktober 2025. Untuk simpanan di atas Rp2 miliar hingga di bawah Rp5 miliar, suku bunga diturunkan sebesar 15 bps, sedangkan untuk simpanan di atas Rp5 miliar, penurunan sebesar 25 bps.

Berikut rincian suku bunga deposito BCA per Januari 2026:

Mata Uang Suku Bunga (% per tahun) / Jangka Waktu (bulan)
1 2,75
3 2,75
6 2,75
12 2,50
< Rp 10 Jt 2,75
≥ Rp 10 Jt - < Rp 100 Jt 2,75
≥ Rp 100 Jt - < Rp 500 Jt 2,75
≥ Rp 500 Jt - < Rp 2 M 2,75
≥ Rp 2 M - < Rp 5 M 3,00
≥ Rp 5 M - < Rp 10 M 3,00
≥ Rp 10 M - < Rp 25 M 3,00
≥ Rp 25 M - < Rp 100 M 3,00
≥ Rp 100 M 3,00

Berlaku efektif: 1 Oktober 2025

Bank Mandiri (BMRI)

Bank Mandiri mempertahankan suku bunga depositonya sejak 15 Juli 2025. Suku bunga deposito rupiah berkisar antara 2,25% hingga 2,50% per tahun. Untuk tenor 6, 12, dan 24 bulan, suku bunga tertinggi sebesar 2,50%, sedangkan untuk tenor 1 dan 3 bulan, suku bunga sebesar 2,25%.

Berikut rincian suku bunga deposito Bank Mandiri:

Tier 1 Bulan 3 Bulan 6 Bulan 12 Bulan 24 Bulan
< Rp 100 Juta 2.25 2.25 2.50 2.50 2.50
≥ Rp 100 Juta s.d. < 1 M 2.25 2.25 2.50 2.50 2.50
≥ Rp 1 M s.d. < 2 M 2.25 2.25 2.50 2.50 2.50
≥ Rp 2 M s.d. < 5 M 2.25 2.25 2.50 2.50 2.50
≥ Rp 5 M 2.25 2.25 2.50 2.50 2.50

Bank Rakyat Indonesia (BRI)

BRI menawarkan suku bunga deposito rupiah antara 2,50% hingga 3,00% per tahun. Untuk tenor 1 dan 3 bulan, suku bunga tertinggi sebesar 3,00%, sedangkan untuk tenor 6 bulan sebesar 2,75%, dan 12 serta 24 bulan sebesar 2,50%.

Setoran awal untuk deposito rupiah BRI adalah Rp10 juta jika melalui unit kerja, dan minimal Rp5 juta melalui internet banking. Berikut rincian suku bunga:

Nominal Tenor (Bulan) 1 3 6 12 24 36
< Rp100 juta 3,00% 3,00% 2,75% 2,50% 2,50% 2,50%
Rp100 juta s/d Rp 2 miliar 3,00% 3,00% 2,75% 2,50% 2,50% 2,50%
> Rp 2 miliar 3,00% 3,00% 2,75% 2,50% 2,50% 2,50%

Bank Negara Indonesia (BNI)

BNI terakhir memperbarui suku bunga deposito rupiah pada 5 November 2025. Suku bunga berkisar antara 2,25% hingga 2,75% per tahun. Untuk tenor 1 bulan sebesar 2,25%, 3 bulan sebesar 2,50%, dan 6 bulan sebesar 2,75%. Untuk tenor 12 dan 24 bulan, suku bunga sebesar 2,50% untuk semua nominal simpanan.

Setoran awal untuk deposito rupiah BNI adalah Rp5 juta. Berikut rincian suku bunga:

Rupiah 1 Bulan 3 Bulan 6 Bulan 12 Bulan 24 Bulan
< Rp 100 Juta 2,25% 2,50% 2,75% 2,50% 2,50%
≥ Rp 100 Juta - < Rp 1 Miliar 2,25% 2,50% 2,75% 2,50% 2,50%
≥ Rp 1 Miliar - < Rp 5 Miliar 2,25% 2,50% 2,75% 2,50% 2,50%
≥ Rp 5 Miliar - < Rp 50 Miliar 2,25% 2,50% 2,75% 2,50% 2,50%
≥ Rp 50 Miliar - ≤ Rp 100 Miliar 2,25% 2,50% 2,75% 2,50% 2,50%
> Rp 100 Miliar 2,25% 2,50% 2,75% 2,50% 2,50%

Berlaku efektif tanggal 5 November 2025

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan