
Peristiwa Penghinaan terhadap Suku Sunda oleh YouTuber Resbob
Sebuah peristiwa yang menimbulkan reaksi keras dari masyarakat, khususnya dari kalangan suku Sunda, terjadi akibat pernyataan seorang YouTuber bernama Adimas Firdaus atau lebih dikenal dengan nama panggung Resbob. Pernyataannya dianggap menghina dan merendahkan suku Sunda dengan menyamakan mereka dengan binatang. Hal ini memicu kemarahan dan kekecewaan yang besar, termasuk dari tokoh-tokoh ternama seperti Sutisna atau lebih dikenal sebagai Sule.
Reaksi Keras dari Sule
Sule, yang juga merupakan ayah dari Rizky Febian, mengecam tindakan Resbob yang dinilai rasis dan tidak pantas. Ia menyampaikan pendapatnya bahwa kemungkinan besar Resbob sedang dalam kondisi tidak stabil saat membuat pernyataan tersebut. "Sekarang yang lagi ramai, siapa sih Resbob itu? Kalau menurut aku dia itu mungkin lagi mabuk, tol**, atau resek," ujarnya dengan nada marah.
Ia juga menyayangkan tindakan Resbob yang dianggap sangat tidak sopan. Menurut Sule, hal ini mencerminkan rendahnya kualitas diri Resbob. "Kalau masalah rasis nih ya guys dengerin. Anjing itu najis air liurnya, tapi anjing masih setia dan dia masih punya etika. Tapi mulut anda lebih najis daripada anjing," katanya dengan nada pedas.
Penyesalan dan Permintaan Maaf Resbob
Meskipun emosinya sangat tinggi, Sule tetap berharap yang terbaik bagi Resbob. "Semoga selamat dunia akhirat. Hati-hati," ujar Sule dengan harapan agar Resbob bisa belajar dari kesalahan yang telah dilakukannya.
Sebelumnya, Resbob sudah memberikan pernyataan resmi terkait pernyataannya yang menyinggung suku Sunda. Dalam pernyataannya, ia memohon maaf secara tulus dan mengakui kesalahannya. "Izinkan saya mohon maaf dunia akhirat, lahir batin, yang setulus-tulusnya, kata Resbob.
Menurutnya, pernyataan yang membuat banyak orang marah itu tidak keluar dari mulutnya dalam kondisi normal. Ia mengklaim sedang dalam pengaruh minuman alkohol sehingga omongannya ngelantur. "Saya sedang dalam pengaruh alkohol, jadi tidak bisa mengontrol perkataan saya," tambahnya.
Pesan untuk Masyarakat
Selain meminta maaf, Resbob juga menyampaikan pesan penting kepada masyarakat. Ia meminta orang-orang untuk menjauhi penggunaan minuman beralkohol karena dampaknya negatif. "Mulutmu adalah harimaumu. Jangan rusak dengan alkohol, tegasnya.
Resbob menegaskan bahwa tidak ada niatan untuk merendahkan suku Sunda. Ia hanya ingin mengingatkan masyarakat akan bahaya alkohol yang bisa membuat seseorang kehilangan kontrol diri dan merugikan diri sendiri.
Kesimpulan
Peristiwa ini menjadi pelajaran penting bagi semua pihak, baik para konten kreator maupun penonton. Penting untuk selalu berhati-hati dalam menyampaikan pendapat, terutama jika berkaitan dengan budaya dan suku. Selain itu, penggunaan media sosial harus disertai tanggung jawab agar tidak menimbulkan konflik atau ketidaknyamanan bagi orang lain.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar