Sumrambah Panaskan Mesin Politik, PDIP Jombang Targetkan 15 Kursi di Pemilu 2029

Sumrambah Panaskan Mesin Politik, PDIP Jombang Targetkan 15 Kursi di Pemilu 2029

Konsolidasi Awal PDIP Jombang Menuju Pemilu 2029

DPC PDI Perjuangan Kabupaten Jombang, Jawa Timur (Jatim), telah memulai konsolidasi awal menuju Pemilu 2029. Langkah ini dilakukan melalui berbagai kegiatan seperti tasyakuran dan penguatan struktur organisasi. Dengan komando dari Ketua DPC PDIP Jombang, Sumrambah, partai yang memiliki lambang banteng moncong putih ini mulai memanaskan mesin politiknya sejak dini.

Periode kepengurusan 2025-2030 menjadi momen penting bagi PDIP Jombang untuk memperkuat posisinya sebagai partai utama di "Kota Santri". Tidak hanya fokus pada legislatif, partai ini juga optimistis dalam mempersiapkan kader terbaik untuk merebut kursi Bupati Jombang di Pilkada mendatang.

Target Ambisius: Bidik 15 Kursi Legislatif

Sumrambah, ketua DPC PDIP Jombang, menegaskan tekadnya untuk mengembalikan marwah partai sebagai kekuatan utama di wilayah tersebut. Ia menetapkan target peningkatan perolehan kursi DPRD secara signifikan pada Pemilu 2029 mendatang.

"Target kami realistis namun menantang, antara 13 sampai 15 kursi DPRD pada Pemilu 2029," ujar Sumrambah saat ditemui usai kegiatan, Sabtu (3/1/2026). Untuk mencapai angka tersebut, mantan Wakil Bupati Jombang periode 2018-2023 ini, menginstruksikan perombakan dan penguatan struktur hingga tingkat akar rumput (ranting).

"Struktur organisasi harus solid. Mesin partai wajib bergerak hingga ke basis pemilih paling bawah," tegasnya. Dengan demikian, PDIP Jombang berkomitmen untuk memastikan bahwa setiap lapisan organisasi bekerja secara efektif dan koordinasi yang baik.

Posisi Politik: Menjadi 'Mata dan Telinga' Rakyat

Terkait arah kebijakan di daerah, Sumrambah memastikan PDIP Jombang akan mengambil posisi sebagai mitra kritis bagi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang. Ia meminta para kader tidak segan menyuarakan kegelisahan rakyat, jika kebijakan pemerintah dianggap melenceng.

"Kami akan bersikap kritis terhadap kebijakan yang tidak berpihak pada rakyat. Namun, jika program pemerintah membawa manfaat nyata bagi masyarakat, tentu akan kami dukung penuh," tambah Sumrambah. Ia juga mewajibkan seluruh kader untuk hadir secara fisik di tengah masyarakat desa, bukan hanya duduk manis di kantor partai.

"Kader wajib turun langsung, menyerap aspirasi, dan mencarikan solusi atas persoalan warga," instruksi Sumrambah. Dengan langkah ini, PDIP Jombang berupaya membangun hubungan yang lebih dekat dengan masyarakat dan menjaga keterlibatan aktif di tingkat dasar.

Optimisme Menuju Kursi Kepala Daerah

Senada dengan Sumrambah, Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bapilu) DPC PDI Perjuangan Jombang, Muhammad Masrur (Gus Masrur), menilai target 15 kursi adalah sasaran yang rasional. Menurutnya, kemenangan di legislatif merupakan jembatan utama menuju kemenangan di Pilkada Jombang mendatang.

"Setelah mengamankan kursi legislatif, kami siap melangkah ke Pilkada dan memenangkan pertarungan kursi kepala daerah dengan kader terbaik kami," pungkas Gus Masrur. Dengan strategi yang terarah dan kader yang siap bertarung, PDIP Jombang yakin bisa meraih hasil yang maksimal di Pilkada mendatang.

Untuk diketahui, Sumrambah memiliki rekam jejak panjang di kancah politik Jatim, mulai dari anggota DPRD Provinsi Jawa Timur periode 2009-2014, hingga menjabat sebagai Wakil Bupati Jombang mendampingi Hj Mundjidah Wahab pada periode sebelumnya. Pengalaman ini memberikan dasar yang kuat bagi PDIP Jombang dalam menghadapi tantangan politik di masa depan.


Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan