nurulamin.pro Pasar robot humanoid tengah memasuki fase pertumbuhan pesat. Berdasarkan laporan Fast Technology tertanggal 2 Januari, perusahaan-perusahaan teknologi global kini aktif mengembangkan robot humanoid sebagai bagian dari persaingan merebut pangsa pasar masa depan.
Kemajuan teknologi diyakini akan membuat harga robot humanoid semakin terjangkau. Kondisi ini memicu diskusi menarik: apa sebenarnya yang paling diharapkan masyarakat dari kehadiran robot humanoid?
Hasil survei media menunjukkan bahwa mayoritas responden menginginkan robot humanoid mampu mengurus pekerjaan rumah, dengan tingkat dukungan mencapai 53,1 persen.
Selain itu, peran sebagai asisten kerja dan belajar juga sangat diminati (51,4 persen), diikuti fungsi dokter keluarga untuk layanan medis dasar dan perawatan harian (51,1 persen).
Tak hanya itu, robot humanoid juga diharapkan mampu menjadi penjaga keamanan keluarga (50,3 persen) serta membantu merawat orang tua lanjut usia dan anak-anak di rumah (48,5 persen).
Sekitar 32,6 persen responden menilai peran pendamping emosional penting, sementara 21,3 persen lainnya menginginkan robot humanoid sebagai pelatih olahraga pribadi.
Komposisi responden relatif seimbang antara pria dan perempuan. Dari segi usia, generasi kelahiran 1990-an mendominasi survei, diikuti generasi milenial akhir dan generasi Z.
Hal ini menunjukkan bahwa minat terhadap robot humanoid paling besar datang dari kelompok usia produktif.
Secara geografis, mayoritas responden berasal dari kota-kota besar dan menengah, mencerminkan tingginya ketertarikan masyarakat perkotaan terhadap teknologi canggih yang dapat menunjang kualitas hidup.
Temuan ini menegaskan bahwa robot humanoid tidak lagi dipandang sebagai konsep fiksi ilmiah, melainkan calon mitra manusia dalam kehidupan sehari-hari—mulai dari rumah tangga hingga kesehatan.***
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar