Tablet Dual-OS Android dan Windows Cina, Merek Indonesia Pernah Buat Tahun 2015

Pengenalan Cloud AI Pad dari China Unicom

China Unicom, salah satu operator telekomunikasi terbesar di Tiongkok, baru saja meluncurkan tablet terbaru yang diberi nama Cloud AI Pad. Perangkat ini menawarkan pengalaman unik dengan menggabungkan dua sistem operasi dalam satu perangkat, yaitu Android dan Windows. Pendekatan ini berbeda dari kebanyakan tablet di pasaran yang biasanya hanya menggunakan satu sistem operasi utama.

Fitur Utama Cloud AI Pad

Cloud AI Pad dirancang untuk meningkatkan produktivitas dan integrasi teknologi kecerdasan buatan (AI). Perangkat ini dilengkapi layar 12,2 inci dengan resolusi 2160 x 1440 piksel, serta kamera depan 8 megapiksel dan kamera belakang 13 megapiksel. Chipset yang digunakan adalah Unisoc T9100 yang dibuat dengan proses fabrikasi 6 nanometer. Perangkat ini juga memiliki konektivitas 5G eSIM, RAM 6 GB, dan penyimpanan internal sebesar 128 GB.

Baterai dengan kapasitas 8.000 mAh diklaim mampu bertahan hingga 10 jam saat memutar video. Harga Cloud AI Pad di pasar Tiongkok sekitar 1.799 yuan (sekitar Rp 3,8 jutaan) dan tersedia melalui platform e-commerce.

Sistem Operasi Dual-OS

Yang membuat Cloud AI Pad berbeda adalah kemampuannya menjalankan dua lingkungan sistem operasi. Secara default, perangkat ini berjalan pada sistem Android, sementara Windows dapat diakses melalui layanan cloud dengan menekan tombol F9 pada aksesoris keyboard. Meskipun demikian, tidak disebutkan versi Android dan Windows yang digunakan.

Konsep ini memungkinkan pengguna beralih antara dua platform dalam satu perangkat. Android berjalan secara lokal, sedangkan Windows dijalankan secara virtual di cloud. Hal ini memberikan fleksibilitas yang lebih besar bagi pengguna.

Fungsi AI pada Cloud AI Pad

Tablet ini juga dilengkapi tombol khusus AI pada keyboard untuk memanggil asisten cerdas yang didukung oleh model besar Yuanjing buatan China Unicom. Fungsi AI ini mendukung berbagai aktivitas seperti pembuatan konten atau ringkasan teks, sehingga meningkatkan efisiensi penggunaan perangkat.

Sejarah Tablet Dual OS di Indonesia

Konsep tablet dengan dua sistem operasi sebenarnya bukan hal sepenuhnya baru. Di Indonesia, merek lokal Axioo pernah menghadirkan solusi tablet dual OS Android dan Windows pada 2015 melalui lini Axioo Windroid. Perangkat ini memungkinkan pengguna menjalankan Android dan Windows dalam satu tablet, bahkan dapat memilih sistem operasi saat perangkat dinyalakan.

Kala itu, Axioo melengkapi Windroid dengan sistem operasi Windows 10 dan Android 4.4 KitKat. Meski cukup inovatif pada masanya, pendekatan dual OS secara native tersebut tidak berkembang luas karena keterbatasan dukungan software dan kompleksitas teknis.

Masa Depan Konsep Dual OS

Hal ini membuat konsep tablet dual OS kemudian jarang ditemui hingga kembali diangkat lewat pendekatan berbeda, seperti Windows berbasis cloud pada tablet buatan China Unicom ini. Dengan pendekatan baru ini, pengguna bisa menikmati keuntungan dari kedua sistem operasi tanpa harus menghadapi tantangan teknis yang serius.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan