Pengertian Tahlil dan Tujuannya
Tahlil adalah rangkaian doa, zikir, dan ayat-ayat Al-Qur'an yang diamalkan untuk mendoakan arwah orang yang telah meninggal dunia. Amalan ini dapat dilakukan secara individu atau berjamaah, terutama pada Malam Jumat, saat Ziarah Kubur, atau dalam peringatan kematian (hari ke-7, 40, 100, 1000). Rangkaiannya mencakup pengantar Al-Fatihah, pembacaan surat-surat pendek (Al-Ikhlas, Al-Falaq, An-Nas), kalimat Tahlil, Takbir, Tasbih, Istighfar, Sholawat, dan ditutup dengan Doa Arwah.
Tradisi ini merupakan salah satu amalan keagamaan yang sangat dijaga dalam masyarakat Muslim, terutama di Indonesia. Pembacaan Tahlil dapat diamalkan secara individu maupun secara berjamaah. Tahli sering diamalkan ketika waktu tertentu, di antaranya:
- Malam Jumat (Kamis malam): Dianggap sebagai malam yang penuh berkah.
- Ziarah Kubur: Dibaca saat mengunjungi makam keluarga atau kerabat.
- Peringatan Kematian: Diamalkan pada hari-1 hingga ke-7, 40, 100, dan 1000 wafatnya seseorang (haul).
- Waktu Khusus: Seperti akhir bulan Sya'ban menjelang Ramadhan, dan akhir Ramadhan.
Berikut ini rangkaian bacaan tahlil dilengkapi doa arwah:

Rangkaian Bacaan Tahlil Lengkap Doa untuk Arwah
-
Pengantar Al Fatihah
Ila hadlratin-nabiyyil-musthafâ sayyidinâ Muhammadin shallallahu ‘alaihi wa sallama wa âlihi wa azwâjihi wa awlâdihi wa dzurriyyâtihi al-fâtihah
Tsumma ilâ hadlrati ikhwânihi minal-anbiya’i wal-mursalîn wal-auliya’i wasy-syuhadâ’i wash-shâlihîn wash-shaḫâbati wat tâbi‘în wal-‘ulamâ’il-‘âmilîn wal-mushannifînal-mukhlishîn wa jamî‘il-malâikatil-muqarrabîn, khusûshan ilâ sayyidinâsy-syaikh ‘abdil qâdir al-jîlânî, al-fâtihah
Tsumma ilâ jamî‘i ahlil-qubûri minal-muslimîna wal-muslimâti wal-mu’minîna wal-mu’minâti min masyâriqil-ardli ilâ maghâribihâ barrihâ wa bahrihâ khushushan ilâ abâ’inâ wa ummahâtinâ wa ajdâdinâ wa jaddâtinâ wa masyâkhinâ wa masyâyikhi masyâyikhinâ wa asâtidzati asâtidzatinâ wa liman aḫsana ilainâ wa liman ijtama‘nâ hâhunâ bisababihi, al-fâtihah
Tsumma ilâ jamî‘i ahlil-qubûri mimman dzukirot asmâ’uhu fi hâdzihir risâlati, hadlrat rûhi…, wa hadlrati rûhi…, wa hadlrati rûhi…, rohimahumullâhu wa ghafarahum, al-fâtihah -
Surat Al Ikhlas
Bismillâhir-rahmânir-rahîm(i), Qul huwallâhu ahad, Allâhush-shamad, lam yalid wa lam yûlad, wa lam yakul lahû kufuwan ahad 3x
Artinya: Dengan menyebut nama Allah yang maha pengasih lagi maha penyayang. Katakanlah (Muhammad), “Dialah Allah, Yang Maha Esa. Allah tempat meminta segala sesuatu. (Allah) tidak beranak dan tidak pula diperanakkan. Dan tidak ada sesuatu yang setara dengan Dia.” (3 kali). -
Tahlil dan Takbir
Lâ ilâha illâllâhu wallâhu akbar
Artinya: Tiada tuhan yang layak disembah kecuali Allah. Allah maha besar. -
Surat Al Falaq
Bismillâhir-rahmânir-rahîm(i), Qul a‘udzu bi rabbil-falaq, min syarri mâ khalaq, wa min syarri ghâsiqin idzâ waqab, wa min syarrin-naffâtsâti fîl-‘uqad, wa min syarri hâsidin idzâ hasad
Artinya: Dengan menyebut nama Allah yang maha pengasih lagi maha penyayang. Katakanlah, “Aku berlindung kepada Tuhan yang menguasai subuh (fajar), dari kejahatan (makhluk yang) Dia ciptakan, dan dari kejahatan malam apabila telah gelap gulita, dan dari kejahatan (perempuan-perempuan) penyihir yang meniup pada buhul-buhul (talinya), dan dari kejahatan orang yang dengki apabila dia dengki.” -
Tahlil dan Takbir
Lâ ilâha illâllâhu wallâhu akbar
Artinya: Tiada tuhan yang layak disembah kecuali Allah. Allah maha besar. -
Surat An Nas
Bismillâhir-rahmânir-rahîm(i), Qul a‘udzû bi rabbin-nâs, malikin-nâs, ilahin-nâs, min syarril-waswâsil khannâs, alladzi yuwaswisu fî shudûrin-nâs, minal-jinnati wan-nâs.
Artinya: "Dengan menyebut nama Allah yang maha pengasih lagi maha penyayang. Katakanlah, “Aku berlindung kepada Tuhannya manusia, raja manusia, sembahan manusia, dari kejahatan (bisikan) setan yang bersembunyi, yang membisikkan (kejahatan) ke dalam dada manusia, dari (golongan) jin dan manusia.” -
Tahlil dan Takbir
Lâ ilâha illâllâhu wa Allâhu Akbar
Artinya : Tiada tuhan yang layak disembah kecuali Allah. Allah maha besar. -
Al Fatihah
Bismillâhir-raḫmânir-raḫîm(i), al-hamdu lillâhi rabbil-‘âlamîn, Ar-raḫmânir-raḫîm, mâliki yaumid-dîn, iyyâka na‘budu wa iyyâka nasta‘în, ihdinâsh-shirâthal-mustaqîm, shirâtal ladzîna an‘amta ‘alaihim ghairil-maghdlûbi ‘alaihim wa lâdl-dlâllîn. Âmîn
Artinya: Dengan menyebut nama Allah yang maha pengasih lagi maha penyayang. Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam. Yang maha pengasih lagi maha penyayang. Yang menguasai hari pembalasan. Hanya kepada-Mu kami menyembah. Hanya kepada-Mu pula kami memohon pertolongan. Tunjukkanlah kami ke jalan yang lurus, yaitu jalan orang-orang yang telah Kauanugerahi nikmat kepada mereka, bukan jalan mereka yang dimurkai dan bukan pula jalan mereka yang sesat. Semoga Kaukabulkan permohonan kami. -
Awal surat Al Baqarah Ayat 1-5
Bismillâhir-rahmânir-rahîm(i), Alif Lâm Mîm, dzâlikal-kitâbu lâ raiba fîhi, hudal-lilmuttaqîn, al-ladzîna yu’minûna bil-ghaibi wa yuqîmûnash-shalâta wa mimmâ razaqnâhum yunfiqûn, wal-ladzîna yu’minûna bimâ unzila ilaika wa mâ unzila min qablika, wa bil-âkhirati hum yûqinûn, ulâ’ika ‘alâ hudam mir rabbihim wa ulâ’ika humul-mufliḫûn.
Artinya: "Dengan menyebut nama Allah yang maha pengasih lagi maha penyayang. Alif lam mim. Demikian itu kitab ini tidak ada keraguan padanya. Sebagai petunjuk bagi mereka yang bertakwa. Yaitu mereka yang beriman kepada yang ghaib, yang mendirikan shalat, dan menafkahkan sebagian rezeki yang kami anugerahkan kepada mereka. Dan mereka yang beriman kepada kitab Al-Qur’an yang telah diturunkan kepadamu (Muhammad SWA dan kitab-kitab yang telah diturunkan sebelumnya, serta mereka yakin akan adanya kehidupan akhirat. Mereka itulah yang tetap mendapat petunjuk dari tuhannya. Merekalah orang orang yang beruntung." -
Surat Al-Baqarah ayat 163
Wa ilâhukum ilâhuw wâḫidul lâ ilâha illa Huwar-raḫmânur-raḫîm.
Artinya, “Dan Tuhan kalian adalah Tuhan yang maha esa. Tiada tuhan yang layak disembah kecuali Dia yang maha pengasih lagi maha penyayang.” -
Ayat Kursi atau Surat Al Baqarah ayat 255
Allahu lâ ilâha illa huwal-ḫayyul-qayyûm(u). Lâ ta’khudzuhû sinatuw wa lâ naûm(u). Lahû mâ fis-samâwâti wa mâ fil-ardl. Man dzal ladzî yasyfa’u ‘indahû illâ bi idznih(i). Ya’lamu mâ baina aidîhim wa mâ khalfahum. Wa lâ yuḫithûna bi syai’in min ‘ilmihî illâ bimâ syâ’a wasi’a kursiyyuhus-samawâti wal-ardl. Wa lâ ya’ûduhu ḫhifdhuhumâ wahuwal-‘aliyyul-adhîm.
Artinya: "Allah, tiada yang layak disembah kecuali Dia yang hidup kekal lagi berdiri sendiri. Tidak mengantuk dan tidak tidur. Milik-Nya apa yang ada di langit dan di bumi. Tiada yang dapat memberikan syafaat di sisi-Nya kecuali dengan izin-Nya. Dia mengetahui apa yang ada di hadapan dan di belakang mereka. Mereka tidak mengetahui sesuatu dari ilmu-Nya kecuali apa yang dikehendaki-Nya. Kursi Allah meliputi langit dan bumi. Dia tidak merasa berat menjaga keduanya. Dia maha tinggi lagi maha agung. -
Surat Al-Baqarah ayat 284-286
Lillâhi mâ fis-samawâti wa mâ fil-ardli, wa in tubdû mâ fî anfusikum au tukhfûhu yuhâsibkum bihillah. Fayaghfiru limay yasyâ’u wa yu‘adzdzibu may yasyâ’u. Wallahu ‘alâ kulli syai’in qadîr. Âmanar-rasûlu bimâ unzila ilaihi mir rabbihi wal-mu’minûn(a), kullun âmana billâhi wa malâ’ikatihi wa kutubihi wa rusulih(i). Lâ nufarriqu baina ahadim mir-rusulihi wa qâlû sami‘nâ wa atha‘nâ gufrânaka rabbanâ wa ilaikal-mashîr. La yukallifullâhu nafsan illâ wus‘ahâ lahâ mâ kasabat wa ‘alaihâ mâk tasabat. Rabbanâ la tu’akhidhnâ in nasînâ au akhtha’na rabbanâ walâ tahmil alainâ ishran kamâ hamaltahu ‘alal-ladzinâ min qablinâ rabbanâ wa lâ tuhammilnâ mâ lâ thâqata lanâ bihi wa‘fu ‘annâ waghfir lanâ warḫamnâ 7x Anta maulânâ fanshurnâ ‘alal qaumil kâfirîn.
Artinya: Hanya milik Allah segala yang ada di langit dan yang ada di bumi. Jika kamu menyatakan atau merahasiakan apa saja yang di hatimu, maka kamu dengan itu semua tetap akan diperhitungkan oleh Allah. Dia akan mengampuni dan menyiksa orang yang dikehendaki. Allah maha kuasa atas segala sesuatu. Rasulullah dan orang-orang yang beriman mempercayai apa saja yang diturunkan kepadanya dari Tuhannya. Semuanya beriman kepada Allah, para malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, dan kepada para utusan-Nya. ‘Kami tidak membeda-bedakan seorang rasul dari lainnya.’ Mereka berkata, ‘Kami mendengar dan kami menaati. Ampunan-Mu, wahai Tuhan kami, yang kami harapkan. Hanya kepada-Mu tempat kembali.’ Allah tidak membebani seseorang kecuali dengan kemampuannya. Ia mendapat balasan atas apa yang dia perbuat dan siksaan dari apa yang dia lakukan. ‘Tuhan kami, janganlah Kau siksa kami jika kami terlupa atau salah. Tuhan kami, jangan Kau tanggungkan pada kami dengan beban berat sebagaimana Kaubebankan kaum sebelum kami. Jangan pula Kaubebankan pada kami sesuatu yang kami tidak mampu. Ampunilah kami. Kasihanilah kami. Kau pemimpin kami. Tolonglah kami menghadapi golongan kafir. -
Istighfar
Astaghfirullâhal-‘adhîm (3×)
Artinya: "Saya mohon ampun kepada Allah yang maha agung (3 kali)". -
Bacaan Hadits Keutamaan Tahlil
Afdlaludz dzikri fa‘lam annahu lâ ilâha illallâhu hayyun maujûd(un)
Artinya: "Sebaik-baik dzikir–ketahuilah–adalah lafal ‘Lâ ilâha illallâh’, tiada tuhan selain Allah, Dzat yang Mahahidup dan Wujud."
La ilâha illâllâhu hayyun ma‘bûd
Tiada tuhan selain Allah, Dzat yang mahahidup dan disembah.
La ilâha illâllâhu hayyun bâq
Artinya: "Tiada tuhan selain Allah, Dzat yang Mahahidup dan kekal." -
Kalimat Tahlil
La ilâha illâllâh 100x
Artinya: "Tiada tuhan selain Allah (100 kali)" -
Sholawat Nabi
Allâhumma shalli ‘alâ sayyidinâ Muhammadin, Allâhumma shalli ‘alaihi wa sallim
Artinya: "Ya Allah, limpahkan rahmat takzim dan keselamatan kepada pemimpin kami, Nabi Muhammad (2 kali)." -
Kalimat Tasbih
Subhânallâhi ‘adada mâ khalaqallâhu
Artinya: Mahasuci Allah sebanyak makhluk yang Allah ciptakan (7 kali).
Subhânallâhi wa bihamdihi subhânallâhil ‘adhîm
Artinya: Mahasuci Allah dengan segala pujian untuk-Nya. Mahasuci Allah yang Mahaagung (33 kali) -
Sholawat Nabi
Allâhumma shalli ‘alâ habîbika sayyidinâ Muhammadin wa âlihi wa shahbihi wa sallim (2x)
Artinya: Ya Allah, limpahkan rahmat takzim dan keselamatan kepada kekasih-Mu, pemimpin kami, Nabi Muhammad, berikut keluarga dan sahabatnya (2 kali).
Allâhumma shalli ‘alâ habîbika sayyidinâ Muhammadin wa ‘alâ âlihi wa shahbihi wa bârik wa sallim ajma‘în
Artinya: Ya Allah, limpahkanlah rahmat kepada kekasih-Mu, pemimpin kami, Nabi Muhammad, berikut keluarga dan sahabatnya. Limpahkanlah pula berkah dan keselamatan kepada mereka semua.
Doa Tahlil
“A‘ûdzubillâhi minasy-syaithâr-rajîm, bismillâhir-rahmânir-rahîm, al-hamdulillâhi rabbil-‘alamîn, hamdasy syâkirin, hamdan nâ‘imîn, hamdan yuwâfî ni‘amahu wa yukâfî’u mazîdah(u), yâ rabbanâ lakal-hamdu kamâ yanbaghî lijalâli wajhika wa ‘adhîmi sulthânika, allâhumma shalli ‘alâ sayyidinâ Muhammadin wa ‘alâ âli sayyidinâ Muhammadin.”
“Allâhumma taqabbal wa aushil tsawâba mâ qara’nâhu minal-qur’anil-‘adhîmi wa mâ hallalnâ wamâ sabbahnâ wamâstaghfarnâ wamâ shallainâ ‘alâ sayyidinâ Muhmmadin shallallâhu ‘alaihi wa sallamâ hadiyyatan wâshilatan wa rahmatan nâzilatan wa barakatan syâmilatan ilâ hadlrati habîbinâ wa syafî‘nâ wa qurrati a‘yuninâ sayyidinâ wa maulana Muhammadin shallallâhu ‘alaihi wa sallamâ, wa ilâ jamî‘i ikhwânihi minal-anbiyâ’i wal mursalîna wal-auliyâ’i wasy-syuhadâ’i wash-shalihina wash-shahâbati wat-tâbi‘înâ wal-‘ulamâ’il-‘âmilîna wal-mushannifînal-mukhlashîna wa jamî‘il-mujâhidînâ fî sabîlillâhi rabbil-‘âlamîna wal-malâ’ikatil-muqarrabîna, khusûshan ilâ sayyidinâsy-Syaikhi Abdil Qâdir al-Jîlâni, tsumma ilâ arwâhi jami‘i ahlil-qubûri minal-muslimînâ wal-muslimâti wal-mu’minînâ wal-mu’minâti min masyâriqil-ardli wa maghâribihâ barrihâ wa bahrihâ khusushan ilâ âbâ’inâ wa ummahâtinâ wa ajdâdinâ wa jaddâtinâ, wa nakhushshu khusûshan ilâ man ijtama‘nâ hahunâ bisababihi wa liajlihi.”
“Allâhummaghfirlahum warhamhum wa ‘âfihim wa‘fu ‘anhum, allâhumma anzilir-rahmata wal-maghfirata ‘alâ ahlil-qubûri min ahli lâ ilâha illallâhu muhammadur-rasûlullahi.”
“Rabbanâ arinâl-haqqa haqqan warzuqnât-tibâ‘ah, wa arinâl-bâthila bâthilan warzuqnâj tinâbah. Rabbanâ âtinâ fid-dunyâ hasanatan wa fil-âkhirati hasanatan wa qinâ ‘adzaban-nâr. Subhâna rabbika rabbil-‘izzati ‘ammâ yashifun, wa salamun ‘alal-mursalîn, wal-hamdulillâhi rabbil-‘âlamîn. Al-fâtihah...”
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar