Tak Perlu Cetak Gol, Peserta Piala Afrika Ini Mudah Lolos 16 Besar

Timnas Sudan Lolos ke Babak 16 Besar Tanpa Cetak Gol Sendiri

Tim nasional Sudan menjadi salah satu kontestan Piala Afrika 2025 yang berhasil melaju ke babak 16 besar tanpa membutuhkan gol dari pemainnya sendiri. Kesuksesan ini terjadi secara mengejutkan setelah mereka finis di posisi ketiga grup E, yang sebelumnya dianggap sebagai grup yang sangat sulit.

Sudan mengamankan tiket ke babak gugur berkat format turnamen yang memungkinkan tim peringkat ketiga untuk lolos. Dengan meraih tiga poin, Sudan mengalahkan Aljazair (9 poin) dan Burkina Faso (6 poin), meskipun jumlah poin mereka tidak termasuk yang terendah. Masih ada tim seperti Tanzania dari Grup C yang hanya membutuhkan dua poin untuk bisa melanjutkan perjalanan mereka.

Yang membuat Sudan khusus adalah fakta bahwa mereka tidak mencetak satu pun gol dari sumbangsih pemain mereka sendiri. Seluruh poin yang diraih berasal dari kemenangan 1-0 atas Guinea Ekuatorial. Gol tersebut tercipta karena gol bunuh diri dari pemain Guinea, Saul Coco. Sementara itu, Sudan kalah dari Aljazair dengan skor 0-3 dan Burkina Faso dengan skor 0-2.

Tidak hanya itu, Sudan juga dibantu oleh performa buruk Guinea Ekuatorial yang selalu kalah dalam tiga pertandingan. Hal ini memberikan peluang bagi Sudan untuk melaju ke babak 16 besar.

Kelolosan Sudan bukanlah kali pertama dalam sejarahnya. Mereka pernah mencapai perempat final pada tahun 2012 dan bahkan juara saat menjadi tuan rumah edisi 1970. Namun, pencapaian di Maroko 2025 terasa lebih istimewa karena terjadi di tengah konflik militer yang sedang berlangsung di negara mereka.

Sudan sedang dilanda perang saudara antara pihak militer nasional dengan paramiliter RSF sejak April 2023. Konflik ini telah menelan korban lebih dari 40 ribu jiwa, menurut laporan The Independent. Akibatnya, tim nasional garapan James Kwesi Appiah harus menjalani semua sesi latihan dan pertandingan di luar negeri.

Namun, segala keterbatasan ini tidak mencegah prestasi Sudan. Mereka berhasil menyingkirkan raksasa seperti Ghana dalam kualifikasi untuk lolos ke Maroko 2025. Bahkan, Sudan berhasil meningkatkan peringkatnya di daftar FIFA. Dalam setahun terakhir, posisi mereka naik dari 124 ke 117, hanya lima setrip di atas timnas Indonesia (122).

Tidak puas hanya masuk 16 besar, pasukan Buaya Nil ingin melanjutkan mimpi sejauh mungkin. "Perang telah menghancurkan banyak bagian negara kami dan menewaskan terlalu banyak orang tak bersalah," kata gelandang timnas Sudan, Abuaagla Abdalla, kepada AP. "Bermain dan memenangkan pertandingan membawa kebahagiaan untuk rakyat kami di kampung halaman."

"Kami berusaha menanam benih senyuman kecil dalam diri mereka, meskipun mereka sedang mengalami kesulitan," tegasnya. "Sebelum pertandingan, saya selalu berdoa untuk orang-orang di Sudan," kata rekan setimnya, Ammar Taifour. "Mereka layak mendapatkan kebahagiaan, dan saya berusaha sebaik mungkin untuk membawa itu kepada mereka," ucapnya.

Di babak 16 besar Piala Afrika 2025, timnas Sudan akan menghadapi salah satu kontestan favorit, Senegal, pada Sabtu (3/1/2026) pukul 23.00 WIB. Pertandingan ini akan menjadi tantangan besar bagi Sudan, namun semangat dan tekad mereka tetap tinggi.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan