Tanggal 13 Januari memperingati apa? Ini daftarnya

JAKARTA, nurulamin.pro Tanggal 13 Januari 2026 akan menjadi salah satu hari yang dipenuhi beragam peringatan menarik, baik di tingkat nasional maupun internasional.

Ada sejumlah momen penting yang diperingati pada tanggal tersebut, mulai dari peringatan di bidang sosial, kemanusiaan, hingga sejarah.

Beberapa peringatan yang jatuh pada 13 Januari antara lain Hari HAM Nelayan dan Masyarakat Sipil, Hari Penyiaran Radio Publik, hingga Hari Mengenang Stephen Foster.

Dikutip dari laman National Today, berikut daftar peringatan yang akan diperingati atau dirayakan pada 13 Januari 2026:

1. Hari HAM Nelayan dan Masyarakat Sipil

Tanggal 13 Januari diperingati sebagai Hari HAM Nelayan dan Masyarakat Sipil di Tanah Air. Peringatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan para nelayan dan masyarakat sipil lainnya.

Penetapan Hari HAM Nelayan dan Masyarakat Sipil berawal dari pengesahan Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia Nomor 35/PERMEN-KP/2015 tentang Sistem dan Sertifikasi Hak Asasi Manusia pada Usaha Perikanan.

Tujuan Permen tersebut adalah untuk memastikan bahwa para pengusaha perikanan menghormati HAM dari semua pihak yang terlibat dalam kegiatan perikanan. 

Pihak yang terlibat antara lain awak kapal perikanan hingga masyarakat sekitar dengan mencegah pelanggaran HAM dan mengatasi dampak dari pelanggaran yang sudah terjadi.

Sebagai wujud dukungan terhadap Permen tersebut, maka diperingati Hari HAM Nelayan dan Masyarakat Sipil pada 13 Januari. 

2. Hari Penyiaran Radio Publik

Peringatan Hari Penyiaran Radio Publik juga diperingati pada 13 Januari. Tujuannya sebagai bentuk penghargaan atas peran penting radio dalam revolusi komunikasi global yang mengubah cara manusia berbagi informasi dan berinteraksi.

Meski tidak memiliki catatan sejarah resmi terkait penetapannya, hari peringatan ini dirayakan untuk mengenang kontribusi para pionir radio seperti Guglielmo Marconi. Ia adalah insinyur listrik asal Italia yang berhasil mengirim dan menerima transmisi radio pertamanya melalui gelombang elektromagnetik pada 1895.

Penemuan tersebut menjadi tonggak awal lahirnya teknologi komunikasi nirkabel yang kemudian berkembang pesat. Radio tidak hanya berfungsi sebagai medium hiburan, tetapi juga menjadi alat vital dalam penyebaran informasi publik, pendidikan, hingga komunikasi darurat. 

Pada 1906, Reginald Fessenden dari Kanada menciptakan siaran radio publik pertama yang menampilkan musik dan percakapan, menandai era baru dalam dunia penyiaran. Sejak saat itu, radio mulai dimanfaatkan secara luas oleh masyarakat dan lembaga penyiaran di berbagai negara.

Hingga kini, radio tetap relevan di tengah gempuran teknologi digital. Keunggulannya yang mudah diakses, cepat, dan mampu menjangkau wilayah terpencil menjadikan radio sebagai media informasi yang inklusif. 

3. Hari Istirahat Puisi

Tanggal 13 Januari juga menandai sebuah hari penting Hari Istirahat Puisi atau Poetry Break Day di Amerika Serikat. Peringatan ini diciptakan sebagai bentuk apresiasi terhadap puisi sebagai karya sastra yang merekam emosi, pemikiran, serta perjalanan peradaban manusia.

Masih merujuk National Today, terdapat banyak klaim mengenai puisi pertama di dunia. Namun, sebagian besar sejarawan sastra meyakini puisi tertua adalah Epic of Gilgamesh. 

Karya ini diperkirakan telah ada sekitar 4.000 tahun lalu dan mengisahkan kepahlawanan Gilgamesh, termasuk cerita yang memiliki kemiripan dengan kisah Nabi Nuh dan bahteranya.

Seiring waktu, puisi berkembang dan ditemukan di hampir semua peradaban kuno, mulai dari Afrika, Lembah Indus, hingga wilayah Mesopotamia dan Sumeria. 

Puisi menjadi medium penting untuk menyampaikan mitos, sejarah, nilai moral, hingga kepercayaan masyarakat pada masanya. Pada sekitar 350 SM, filsuf Yunani Aristoteles mengklasifikasikan puisi ke dalam beberapa genre utama, yakni epik, komedi, dan tragedi. 

Definisi ini menjadi fondasi penting dalam perkembangan teori sastra. Dalam abad-abad berikutnya, puisi semakin populer di kawasan Timur Tengah dan berkembang pesat seiring kemajuan budaya dan bahasa.

Di Eropa, puisi mulai dikenal luas pada masa Renaisans. Pada periode ini, puisi banyak dinikmati oleh kalangan bangsawan dan elit, sekaligus menjadi simbol kecanggihan intelektual. 

Pada abad ke-19, puisi modern mulai berkembang dengan hadirnya penyair ternama seperti Alfred Lord Tennyson dan Robert Browning yang membawa gaya dan tema baru.

Pada abad ke-20, puisi semakin menemukan bentuknya yang beragam melalui karya penyair besar seperti T.S. Eliot dan Robert Frost. 

Karya-karya mereka tidak hanya populer, tetapi juga berpengaruh besar terhadap perkembangan sastra modern dunia. Pada era 2000-an, Hari Istirahat Puisi diciptakan untuk mengajak masyarakat sejenak berhenti dari rutinitas dan kembali menikmati keindahan puisi. 

Peringatan ini dapat dirayakan dengan berbagai cara, mulai dari menulis puisi untuk orang tercinta, membaca karya penyair favorit, hingga mengeksplorasi lebih dalam kehidupan dan pemikiran para penyair yang menginspirasi dunia.

4. Hari Mengenang Stephen Foster

Stephen Foster dikenal sebagai komposer pertama Amerika Serikat. Karya-karyanya memberi pengaruh besar dalam sejarah musik populer negara tersebut. 

Amerika Serikat menetapkan Stephen Foster Memorial Day pada 13 Januari, bertepatan dengan tanggal wafatnya. Stephen Foster meninggal dunia pada 13 Januari 1864 dalam usia yang terbilang muda, yakni 37 tahun. Meski hidup singkat, warisan musiknya terus hidup dan menjadi bagian penting dari identitas budaya Amerika.

Peringatan Stephen Foster Memorial Day pun menjadi momen untuk mengenang dedikasinya sekaligus mengapresiasi peran musik dalam membentuk sejarah dan kebudayaan nasional. Sepanjang hidupnya, Stephen Foster telah menciptakan lebih dari 200 lagu yang sangat populer pada masanya dan tetap dikenang hingga kini. 

Karya-karyanya dikenal dengan melodi yang sederhana namun emosional, sehingga mudah diterima oleh berbagai kalangan.

Beberapa lagu ciptaannya yang masih sering dinyanyikan hingga sekarang antara lain “Oh! Susanna”, “Camptown Races”, “Old Folks at Home”, “My Old Kentucky Home”, “Jeanie with the Light Brown Hair”, “Old Black Joe”, serta “Beautiful Dreamer”.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan