Teks dan Makna Doa Robbana Atina Milladunka Rahmatan Wahayyik Lana Min Amrina Rosayada

Teks dan Makna Doa Robbana Atina Milladunka Rahmatan Wahayyik Lana Min Amrina Rosayada

Pentingnya Doa dalam Kehidupuan Seorang Muslim

Doa merupakan salah satu bentuk ibadah yang sangat penting dalam kehidupan seorang muslim. Dalam berbagai situasi, baik itu sedang menghadapi kesulitan atau sekadar menjalani kehidupan sehari-hari, doa menjadi sarana untuk memohon pertolongan dan keberkahan dari Allah SWT. Doa tidak hanya sebagai permohonan, tetapi juga sebagai bentuk pengakuan akan ketundukan dan ketergantungan manusia kepada Sang Pencipta.

Doa yang Dianjurkan dalam Kehidupan Sehari-hari

Umat Muslim dianjurkan untuk selalu berdoa agar mendapatkan keberkahan hidup, baik di dunia maupun di akhirat. Doa-doa ini bisa membantu seseorang meraih pahala dan syafaat dari Allah SWT. Salah satu doa yang sering dilafalkan adalah "robbana atina milladunka rahmatan wahayyik lana min amrina rosayada". Doa ini memiliki arti yang dalam dan bermakna dalam kehidupan seorang muslim.

Arti Doa "Rabbana Atina Milladunka Rahmatan Wahayyik LANA Min Amrina Rosayada"

Doa tersebut memiliki makna: "Wahai Tuhan kami, berikanlah rahmat kepada kami dari sisi-Mu dan sempurnakanlah bagi kami petunjuk yang lurus dalam urusan kami (ini)."

Doa ini terdapat dalam ayat Al Qur'an, tepatnya surat Al Kahfi ayat 10. Ustadz Adi Hidayat menyebutkan bahwa doa ini mencakup doa untuk semua situasi yang dihadapi manusia, termasuk saat menghadapi kesulitan yang tinggi, seperti masalah rumah tangga, pekerjaan, penyakit, atau persaingan bisnis. Maka dari itu, bacalah doa ini ketika menghadapi tantangan hidup.

Bacaan Surat Al Kahfi Ayat 10

Berikut bacaan lengkap dari Surat Al Kahfi ayat 10:

إِذْ أَوَى ٱلْفِتْيَةُ إِلَى ٱلْكَهْفِ فَقَالُوا۟ رَبَّنَآ ءَاتِنَا مِن لَّدُنكَ رَحْمَةً وَهَيِّئْ لَنَا مِنْ أَمْرِنَا رَشَدًا

Artinya: (Ingatlah) tatkala para pemuda itu mencari tempat berlindung ke dalam gua, lalu mereka berdoa: "Wahai Tuhan kami, berikanlah rahmat kepada kami dari sisi-Mu dan sempurnakanlah bagi kami petunjuk yang lurus dalam urusan kami (ini)".

Kisah Para Pemuda Beriman dalam Surat Al Kahfi

Dalam ayat ini, terdapat kisah para pemuda beriman yang dikenal sebagai Ashabul Kahfi. Mereka pergi ke dalam gua karena ingin melindungi iman dan tauhid mereka dari penindasan raja negerinya. Di dalam gua inilah mereka membulatkan tekad untuk mengabdi kepada Allah.

Mereka berdoa kepada Allah semoga dilimpahi rahmat dari sisi-Nya. Mereka juga memohon agar Allah memberikan pengampunan, ketenteraman, dan rezeki sebagai anugerah besar atas diri mereka. Selain itu, mereka memohon agar Allah memudahkan jalan yang benar untuk menghindari kezaliman orang-orang kafir dan memberikan ketabahan dalam menaati Tuhan sehingga tercapai kebahagiaan dunia dan akhirat.

Peristiwa Penolongan Allah kepada Para Pemuda

Allah pun menolong para pemuda ini. Ketika raja zalim berhasil menemukan jejak mereka pada pintu gua, maka Allah menutup penglihatan mereka sehingga tidak dapat melihat para pemuda tersebut. Raja kemudian memutuskan menutup pintu gua dengan perkiraan bahwa mereka akan mati kelaparan dan kehausan.

Berkat pertolongan Allah, 7 pemuda beriman itu (riwayat lain menyebut yang ke-8 adalah anjing yang menemani mereka) tertidur dalam gua itu selama 300 tahun menurut perhitungan kalender Masehi (matahari/syamsiah) atau 309 tahun kalender Hijriyah (perhitungan bulan/qamariah).

Kesimpulan

Kisah di balik turunnya ayat Surat Al Kahfi ayat 10 ini menunjukkan betapa pentingnya doa dalam kehidupan seorang muslim. Doa "robbana atina milladunka rahmatan wahayyik lana min amrina rosayada" bukan hanya sekadar ucapan, tetapi juga harapan dan permohonan yang penuh makna. Dengan berdoa, seseorang dapat meraih keberkahan, petunjuk, dan pertolongan dari Allah SWT.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan