Telkomsel Pasang 5.000 BTS 5G dan AI, Bisa Atasi Lonjakan Trafik Liburan?

Telkomsel Pasang 5.000 BTS 5G dan AI, Bisa Atasi Lonjakan Trafik Liburan?

Persiapan Jaringan Telkomsel untuk Liburan Akhir Tahun 2025

Menjelang liburan akhir tahun 2025, Telkomsel melakukan berbagai persiapan besar untuk memastikan layanan komunikasi tetap lancar dan stabil. Perusahaan telekomunikasi terbesar di Indonesia ini menyiapkan lebih dari 5.000 BTS 5G, memperkuat jaringan 4G, serta mengimplementasikan AI Autonomous Network untuk menghadapi lonjakan trafik data yang diperkirakan meningkat signifikan selama periode Natal dan Tahun Baru 2025–2026.

Lonjakan Trafik Data di Masa Liburan

Telkomsel memprediksi adanya peningkatan penggunaan data seiring tingginya mobilitas masyarakat. Tradisi mudik, liburan ke destinasi wisata, serta aktivitas digital seperti streaming, gaming, dan media sosial menjadi faktor utama naiknya trafik. Lonjakan ini biasanya terjadi di titik-titik keramaian seperti bandara, terminal, stasiun, pusat perbelanjaan, dan lokasi wisata populer.

AI Autonomous Network: Otomatisasi Jaringan Real-Time

Salah satu inovasi yang diandalkan Telkomsel adalah penerapan AI Autonomous Network. Teknologi ini memungkinkan sistem jaringan:

  • Mengatur kapasitas secara real-time sesuai kebutuhan.
  • Mendeteksi dan menangani gangguan lebih cepat.
  • Memberikan distribusi koneksi yang lebih merata di area padat pengguna.

Dengan otomatisasi berbasis AI, Telkomsel berharap kualitas layanan tetap terjaga meski trafik melonjak tajam.

Penempatan BTS Bergerak di Titik Strategis

Selain memperluas kapasitas 5G, Telkomsel juga menempatkan sejumlah BTS bergerak (mobile BTS) di area yang dipetakan berpotensi mengalami lonjakan trafik tinggi. Strategi ini dilakukan untuk memperkuat sinyal di lokasi keramaian publik seperti:

  • Destinasi wisata populer.
  • Pusat transportasi (bandara, terminal, stasiun).
  • Area publik dengan potensi kerumunan besar.

Langkah ini memastikan pelanggan tetap mendapatkan koneksi stabil tanpa hambatan.

Fokus pada 4G dan 5G

Meski Telkomsel gencar memperluas jaringan 5G, perusahaan tetap menekankan pentingnya layanan 4G. Hal ini karena sebagian besar pelanggan masih bergantung pada 4G untuk kebutuhan komunikasi sehari-hari. Dengan demikian, penguatan jaringan dilakukan secara paralel untuk kedua layanan agar tetap stabil, terutama pada jam sibuk pergantian tahun.

Operasional Rutin Tahunan

Telkomsel menegaskan bahwa kesiapan jaringan di masa padat trafik merupakan bagian dari operasional rutin tahunan. Evaluasi layanan akan terus dilakukan selama periode liburan untuk mengantisipasi perubahan kondisi jaringan di lapangan. Hal ini mencakup monitoring trafik, penanganan gangguan, dan penyesuaian kapasitas sesuai kebutuhan.

Pernyataan Resmi Telkomsel

Direktur Network Telkomsel, Indra Mardiatna, menyampaikan bahwa langkah ini diarahkan pada pemantauan dan penanganan jaringan berbasis otomatisasi.

“Di momen seperti Natal dan Tahun Baru, kami ingin memastikan jaringan Telkomsel tetap siap dan dapat diandalkan,” ujarnya dalam konferensi pers di Jakarta Selatan.

Dampak bagi Pelanggan

Dengan strategi ini, pelanggan Telkomsel diharapkan dapat menikmati:

  • Komunikasi lancar saat berkirim pesan atau melakukan panggilan.
  • Streaming tanpa buffering untuk hiburan keluarga.
  • Gaming online stabil meski trafik meningkat.
  • Koneksi data merata di berbagai lokasi, termasuk area wisata dan transportasi.

Telkomsel menunjukkan komitmen kuat dalam menjaga kualitas jaringan selama liburan akhir tahun 2025–2026. Dengan dukungan 5.000 BTS 5G, AI Autonomous Network, dan BTS bergerak, perusahaan optimistis dapat menghadapi lonjakan trafik data dan memastikan pelanggan tetap terhubung dengan lancar di momen penting Natal dan Tahun Baru.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan