
Kehormatan Marco Bezzecchi terhadap Marc Marquez
Marco Bezzecchi, pembalap Aprilia Racing, kembali menunjukkan rasa hormat terhadap rivalnya, Marc Marquez. Meskipun hubungan antara keduanya pernah memanas, kini mereka telah menjalin hubungan yang lebih baik dan saling menghargai.
Bezzecchi menjadi salah satu tokoh utama dalam MotoGP 2025 bersama dengan Marc Marquez (Ducati Lenovo) dan Alex Marquez (BK8 Gresini Racing). Musim lalu, ia menjadi pembalap pertama yang berhasil mengganggu dominasi dua bersaudara ini, yang memiliki total 11 gelar Juara Dunia. Bezzecchi bahkan beberapa kali berlaga sengit melawan Marc Marquez, yang membuat interaksi antara keduanya sering terjadi.
Sebagai informasi, hubungan Bezzecchi dan Marc Marquez sempat memanas. Bezzecchi, yang juga murid Valentino Rossi, pernah melabrak Marquez gegara insiden pada GP Valencia musim 2023. Ia menyebut Marquez sebagai pembalap yang kotor setelah terjatuh akibat bersenggolan dengannya. Namun, semua itu kini telah menjadi masa lalu.
Dalam video reaksi yang diunggah akun media sosial MotoGP, Bezzecchi menunjukkan sikap hormat terhadap Marc Marquez. "Yah, yang sebenarnya tidak benar-benar seperti ini," ujar Bezzecchi soal komentar warganet yang mengatakan bahwa akun X MotoGP telah menjadi akun penggemar MarcMarc.
Bezzecchi dan Marquez memiliki nama depan yang sama, yaitu Marco dalam bentuk bahasa Italia dan Marc dalam versi Spanyolnya. Video tersebut menampilkan momen keduanya berbagi podium setelah balapan GP Hungaria. Bezzecchi meminum sampanye dari Marquez yang mengalahkannya dalam balapan dan kemudian bercengkerama.
"Kami bukan teman dekat. Namun, saya menyukai Marc. Jadi semoga dia juga menyukai saya," ucap Bezzecchi menambahkan. Gestur positif juga ditunjukkan oleh Marquez. Saat giliran dirinya terjatuh karena disenggol Bezzecchi dalam balapan GP Indonesia pada Oktober lalu, Marquez mencegah penggemarnya untuk menyerang sang rival.
Bezzecchi sendiri lebih dahulu meminta maaf dan tidak hanya sekali ketika keduanya berpapasan di pinggir lintasan setelah kecelakaan. Sedangkan soal protes terlalu kerasnya di depan muka Marquez setelah balapan GP Valencia tiga tahun lalu, Bezzecchi mengakui tindakannya kurang bijak.
"Di masa lalu mungkin saya tidak lebih dewasa daripada sekarang," ucap pembalap 26 tahun itu setelah GP San Marino musim lalu. "Pastinya dia adalah rival dan kami bukan sahabat baik. Namun, pada akhirnya dengan semua pembalap MotoGP pun begitu."
"Sekarang kami punya relasi yang bagus, kami saling menghormati, dan kami memiliki balapan-balapan yang bagus di trek."
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar