Perkembangan Terbaru Kasus Pernikahan Sirri Wardatina Mawa dan Insanul Fahmi
Pernikahan antara Wardatina Mawa dan Insanul Fahmi kini berada di ambang kehancuran. Pasangan yang telah menikah selama tujuh tahun ini kini menghadapi konflik besar akibat tindakan Insanul Fahmi yang melakukan pernikahan siri dengan Inara Rusli tanpa restu dari istri pertamanya, Wardatina Mawa.
Peristiwa ini memberikan dampak signifikan bagi Wardatina Mawa. Meski Insanul Fahmi disebut ingin mempertahankan kedua pernikahannya, keinginan tersebut tidak diimbangi oleh kesediaan Wardatina Mawa untuk menerima situasi tersebut. Ia tetap bersikukuh untuk bercerai dengan pengusaha muda asal Medan itu.

Tanggapan Kuasa Hukum Insanul Fahmi
Kuasa hukum Insanul Fahmi, Dedy DJ, memberikan respons terkait keputusan bercerai yang diambil oleh Wardatina Mawa. Menurut Dedy, keputusan tersebut merupakan hak mutlak dari Mawa, yang tidak bisa dipaksa untuk menerima poligami.
"Kalau itu kan kembali lagi kepada Mbak Mawa sendiri. Saya katakan dari awal bahwa Mbak Mawa di sini kan lagi mencari keadilan, mencari kepastian itu kan haknya dia," ujar Dedy, dikutip dari YouTube HepiNews, Sabtu (3/1/2025).
Dedy juga menjelaskan bahwa Insanul Fahmi tetap menghormati proses hukum yang sedang berlangsung. Ia menyatakan bahwa pihaknya akan menghargai setiap langkah yang diambil oleh Mawa dalam upayanya mencari keadilan.
Wardatina Mawa melaporkan Insanul Fahmi dan Inara Rusli ke Polda Metro Jaya pada 22 November 2025, terkait dugaan perzinaan. Proses hukum ini menjadi salah satu alasan mengapa Mawa memilih untuk bercerai.
Keputusan Tegas Wardatina Mawa
Wardatina Mawa mengambil langkah tegas dengan mengajukan gugatan cerai terhadap Insanul Fahmi. Ia memilih untuk bercerai setelah menolak dipoligami dengan Inara Rusli. Kuasa hukum Mawa, Darma Praja Pratama, menyebut bahwa kreator konten berusia 25 tahun itu ingin berpisah dengan Insanul Fahmi.
"Darma udah tegas bahwa dia akan pisah, akan melakukan gugatan perceraian," ujar Darma, dikutip dari YouTube Cumicumi, Senin (22/12/2025). "Namun memang menunggu proses di kepolisian ini dulu gitu kan."
Darma juga menegaskan bahwa Wardatina Mawa menolak untuk hidup bersama Insanul Fahmi dan Inara Rusli. Ia menyebut bahwa Mawa sudah mantap untuk bercerai dan tidak ingin lagi terlibat dalam hubungan poligami.
Kondisi Psikis Wardatina Mawa
Di samping itu, kondisi psikis Wardatina Mawa dinilai lebih baik dibanding sebelumnya. Darma mengungkapkan bahwa ia kini lebih aktif dalam berbagai kegiatan positif untuk membantu proses pemulihan dirinya.
"Alhamdulillah kondisi psikisnya mungkin sekarang lebih baik ya. Ditambah dengan dia mengisi berbagai kesibukan yang positif," jelas Darma. "Dia lebih banyak lagi ya melakukan kegiatan-kegiatan supaya dia juga lebih cepat move on-nya gitu."
Alasan Insanul Fahmi Memilih Poligami
Sementara itu, Insanul Fahmi akhirnya buka suara tentang alasan yang membuatnya terpikir untuk melakukan poligami. Menurutnya, sikap Wardatina Mawa yang keras dan posesif membuatnya merasa tidak nyaman di rumah.
Insan mengungkapkan bahwa pernikahan mereka yang sudah berjalan selama tujuh tahun sering dihiasi konflik. Ia menyebut bahwa niat awal untuk berpoligami hanya sebagai ancaman agar Mawa berubah menjadi lebih halus dalam berbicara dan memperbaiki komunikasi.
Namun, cara tersebut tidak berhasil. Konflik terus berlanjut, sehingga Insan pun terpikir untuk melakukan poligami.
Berikut adalah lima sikap yang membuat Insan merasa tidak nyaman saat berada di rumah:
- Cara berbicara Mawa yang dianggap keras.
- Sikap posesif yang terlalu berlebihan.
- Kerap pergi keluar rumah tanpa izin.
- Lebih sering mendengarkan teman-teman daripada suami.
- Tidak pernah mengindahkan ajakan untuk berhubungan suami-istri.
Menurut Insan, ia telah berusaha menjadi suami terbaik dengan memenuhi kewajibannya sebagai suami dan ayah. Namun, ia merasa tidak bisa merasa tenang di rumah karena sikap Mawa yang terus-menerus menyulitkannya.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar