Toyota bZ3X 2026 resmi diluncurkan dengan teknologi canggih dan harga mulai Rp 246 juta

Toyota bZ3X 2026 resmi diluncurkan dengan teknologi canggih dan harga mulai Rp 246 juta

Toyota bZ3X: SUV Listrik yang Menawarkan Teknologi Canggih dan Harga Kompetitif

Toyota kembali menunjukkan dominasinya di pasar kendaraan listrik global dengan meluncurkan model terbarunya, Toyota bZ3X. Mobil ini merupakan bagian dari lini kendaraan listrik murni (battery electric vehicle/BEV) Toyota yang tergabung dalam keluarga “bZ” atau “beyond Zero”. Setelah sukses dengan bZ4X dan bZ3, kini Toyota memperkenalkan bZ3X sebagai SUV listrik yang menyasar segmen menengah dengan teknologi canggih dan harga yang kompetitif.

Peluncuran resmi Toyota bZ3X dilakukan pada Maret 2025 di Tiongkok, hasil kolaborasi antara Toyota dan GAC (Guangzhou Automobile Group). Mobil ini langsung menarik perhatian karena mengusung desain futuristik, fitur keselamatan mutakhir, serta performa baterai yang impresif. Dengan target pasar global, termasuk Asia Tenggara, Toyota bZ3X diprediksi akan menjadi salah satu pemain utama di pasar mobil listrik tahun 2026.

Desain Futuristik dan Dimensi Proporsional

Toyota bZ3X dibangun di atas platform GAC Aion V, namun dengan sentuhan desain khas Toyota yang lebih modern dan aerodinamis. Tampilan eksteriornya mengusung konsep “hammerhead” yang menjadi ciri khas lini bZ, dengan lampu depan LED ramping yang menyatu dengan gril tertutup. Garis bodi yang tegas dan lekukan aerodinamis memberikan kesan sporty sekaligus elegan.

Dari segi dimensi, Toyota bZ3X memiliki panjang 4.600 mm, lebar 1.850 mm, dan tinggi 1.600 mm. Jarak sumbu roda mencapai 2.765 mm, memberikan ruang kabin yang lega untuk lima penumpang. Desain interiornya mengedepankan kenyamanan dan teknologi, dengan dashboard minimalis, layar sentuh besar di tengah, serta sistem infotainment yang terintegrasi dengan konektivitas canggih.

Performa dan Varian Jarak Tempuh

Toyota bZ3X hadir dalam tiga varian utama yang dibedakan berdasarkan kapasitas baterai dan jarak tempuhnya. Varian pertama adalah 430 Air+ yang mampu menempuh jarak hingga 430 km dalam sekali pengisian daya. Varian kedua, 520 Pro+, menawarkan jarak tempuh hingga 520 km, sementara varian tertinggi, 620 Max, mampu menjangkau hingga 620 km. Ketiga varian ini menggunakan baterai lithium-ion dengan efisiensi tinggi dan mendukung pengisian cepat (fast charging).

Motor listrik yang digunakan memiliki output bervariasi tergantung varian, mulai dari 135 kW hingga 160 kW. Akselerasi dari 0–100 km/jam dapat dicapai dalam waktu sekitar 7 detik untuk varian tertinggi. Sistem penggerak roda depan (FWD) menjadi standar, namun Toyota dikabarkan tengah menyiapkan versi all-wheel drive (AWD) untuk pasar tertentu.

Fitur Keamanan dan Teknologi ADAS

Salah satu keunggulan Toyota bZ3X adalah sistem keselamatan aktif yang sangat lengkap. Mobil ini dilengkapi dengan Advanced Driver Assistance System (ADAS) generasi terbaru, termasuk fitur-fitur seperti adaptive cruise control, lane keeping assist, automatic emergency braking, blind spot monitoring, dan traffic sign recognition. Sistem ini dirancang untuk memberikan pengalaman berkendara yang aman dan nyaman, baik di jalan tol maupun di perkotaan.

Selain itu, Toyota bZ3X juga dibekali dengan fitur smart cockpit yang terintegrasi dengan sistem kecerdasan buatan. Pengemudi dapat mengakses berbagai fungsi kendaraan melalui perintah suara, layar sentuh, atau aplikasi smartphone. Sistem navigasi berbasis cloud, pembaruan perangkat lunak over-the-air (OTA), serta integrasi dengan ekosistem smart home menjadi nilai tambah yang signifikan.

Efisiensi Energi dan Ramah Lingkungan

Toyota bZ3X dirancang dengan fokus pada efisiensi energi dan keberlanjutan. Konsumsi daya rata-rata berada di kisaran 13–15 kWh per 100 km, menjadikannya salah satu SUV listrik paling efisien di kelasnya. Selain itu, penggunaan material ramah lingkungan pada interior dan proses produksi yang rendah emisi menunjukkan komitmen Toyota terhadap netralitas karbon.

Mobil ini juga mendukung sistem regenerative braking yang dapat disesuaikan tingkatannya, memungkinkan pengemudi mengisi ulang baterai saat deselerasi. Fitur ini tidak hanya meningkatkan efisiensi, tetapi juga memperpanjang umur baterai.

Harga dan Ketersediaan

Toyota bZ3X dipasarkan dengan harga yang sangat kompetitif, terutama untuk pasar Tiongkok dan Asia Tenggara. Berdasarkan informasi resmi, harga Toyota bZ3X dimulai dari sekitar 109.800 yuan atau setara dengan Rp 246 juta untuk varian 430 Air+. Varian menengah, 520 Pro+, dibanderol sekitar Rp 350 juta, sementara varian tertinggi, 620 Max, mencapai kisaran Rp 445 juta.

Harga ini menjadikan bZ3X sebagai salah satu SUV listrik paling terjangkau di kelasnya, terutama jika dibandingkan dengan kompetitor dari merek Eropa atau Amerika. Dengan fitur dan performa yang ditawarkan, Toyota bZ3X memberikan nilai lebih bagi konsumen yang ingin beralih ke kendaraan listrik tanpa harus mengorbankan kenyamanan dan teknologi.

Prospek di Pasar Indonesia

Meskipun saat ini Toyota bZ3X baru tersedia di pasar Tiongkok, besar kemungkinan model ini akan masuk ke pasar Indonesia pada tahun 2026. Mengingat tren elektrifikasi kendaraan yang terus meningkat dan komitmen pemerintah Indonesia dalam mendorong penggunaan kendaraan listrik, kehadiran bZ3X akan menjadi angin segar bagi konsumen Tanah Air.

Toyota Indonesia sendiri telah menunjukkan keseriusannya dalam mengembangkan ekosistem kendaraan listrik, termasuk dengan merakit model hybrid secara lokal. Jika bZ3X masuk ke pasar Indonesia dengan harga yang kompetitif, bukan tidak mungkin mobil ini akan menjadi pilihan utama di segmen SUV listrik.

Kesimpulan

Toyota bZ3X 2026 adalah representasi nyata dari visi Toyota dalam menghadirkan kendaraan listrik yang canggih, efisien, dan terjangkau. Dengan desain futuristik, teknologi ADAS mutakhir, performa baterai unggul, serta harga yang bersaing, bZ3X siap menjadi game changer di pasar otomotif global. Bagi konsumen yang mencari mobil listrik dengan kualitas tinggi tanpa harus merogoh kocek terlalu dalam, Toyota bZ3X layak menjadi pertimbangan utama.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan