Ringkasan Berita:
- Real Madrid menjamu Real Betis pada matchday ke-18 La Liga dengan misi balas dendam atas kekalahan 1-2 pada pertemuan sebelumnya, sekaligus menjaga persaingan di papan atas.
- Los Blancos datang dengan tren positif tiga kemenangan beruntun, namun harus kehilangan Kylian Mbappe karena cedera, sehingga Xabi Alonso dituntut mencari solusi di lini serang.
- Real Betis menjadi ancaman serius berkat rekor tandang impresif, membuat laga di Santiago Bernabeu diprediksi berjalan ketat dan penuh gengsi.
nurulamin.proMeski jendela transfer musim panas 2026 masih beberapa bulan lagi, Real Madrid tampaknya telah merampungkan perekrutan pertamanya.
Los Blancos dikabarkan siap memulangkan Nico Paz dari Como 1907, sekaligus menyambut kembali lulusan akademi La Fabrica tersebut ke Santiago Bernabeu, dua tahun setelah meninggalkan Valdebebas.
Real Madrid sejatinya telah lama memantau perkembangan Nico Paz.
Menurut laporan Marca, klub sudah serius mempertimbangkan untuk merekrut kembali gelandang asal Argentina itu sejak tahun lalu, bertepatan dengan kedatangan Xabi Alonso sebagai pelatih kepala.
Namun, alih-alih terburu-buru, manajemen memilih bersikap sabar.
Kepindahan Nico ke Italia sejak awal memang dipandang sebagai peminjaman terselubung, meski secara administratif tercatat sebagai penjualan.
Rencana jangka panjang Real Madrid jelas: memberi Nico waktu berkembang sebelum akhirnya kembali ke klub.
Pada musim panas lalu, opsi memulangkannya sempat dibahas. Akan tetapi, Real Madrid menilai kepulangannya saat itu belum ideal.
Minimnya jaminan menit bermain berpotensi menghambat perkembangannya, sementara Nico membutuhkan kontinuitas alias kesinambungan, bukan sekadar tampil tidak tentu.
Saat itu, klausul pembelian kembali ditetapkan sebesar 8 juta euro atau sekitar Rp156 miliar. Setelah pertimbangan matang, Madrid memutuskan membiarkan Nico bertahan satu musim lagi bersama Como, sebuah keputusan yang kini terbukti sangat tepat.
Kesabaran tersebut berbuah manis. Nico Paz tampil luar biasa pada musim keduanya di Serie A.
Gelandang berusia 21 tahun itu telah mencatatkan enam gol dan enam assist hanya dalam 16 pertandingan, membuatnya masuk jajaran pencetak gol dan pemberi assist terbanyak di liga.
Tak hanya itu, Nico enam kali terpilih sebagai Man of the Match (MOTM) saat membela Como di Serie A, serta dua kali menyabet penghargaan Pemain Muda Terbaik.
Rangkaian prestasi tersebut menegaskan statusnya bukan lagi sekadar pemain prospek.
Di Como, Nico Paz kini menjadi pusat permainan tim.
Perannya krusial dan pengaruhnya di lapangan tak tergantikan. Real Madrid menyadari perkembangan pesat tersebut, sehingga keputusan diambil: Nico akan dipulangkan pada musim panas ini.
Total biaya operasi transfer diperkirakan mencapai 9 juta euro sekitar Rp176 miliar, angka yang terbilang kecil jika dibandingkan dengan lonjakan nilai pasarnya yang kini menyentuh 65 juta euro atau sekitar Rp1,2 triliun hanya dalam kurun waktu 18 bulan.
Sejumlah klub Serie A dan Premier League diyakini siap mengajukan tawaran besar. Namun, sikap Real Madrid tegas dan tanpa keraguan.
Nico Paz tidak akan kembali untuk dijual kembali atau dijadikan alat tawar-menawar dalam kesepakatan lain.
Pemain asal Argentina itu dipulangkan karena klub yakin sang gelandang telah siap mengambil peran penting dalam proses perombakan lini tengah Real Madrid di era baru.
(nurulamin.pro/Ali)
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar