Tren Kue 2026: Dessert Lucu Gen Z Jadi Hits!

Tren Kue 2026: Dessert Lucu Gen Z Jadi Hits!

Tren Kue 2026: Gen Z Bawa Perubahan di Dunia Pastry

Tahun 2026 diprediksi akan menjadi tahun yang penuh inovasi dalam dunia kuliner, khususnya di bidang dessert dan pastry. Perubahan ini tidak hanya terjadi dari segi rasa, tetapi juga dari tampilan dan konsep kue yang semakin menarik. Salah satu penggerak utama perubahan ini adalah Generasi Z, yang dikenal dengan preferensi terhadap kue yang lucu, estetik, dan fotogenik.

Chef JW Marriott Surabaya, Gabriela Edijanto, menyatakan bahwa Gen Z kini menjadi kelompok yang sangat berpengaruh dalam menentukan arah perkembangan pastry. Mereka cenderung memilih kue yang unik, berbeda, namun tetap enak dan tidak terlalu manis. Menurutnya, tampilan kue sangat penting, tetapi rasa tetap menjadi prioritas utama. “Mereka suka yang lucu, unik, lain dari yang lain, tapi tidak terlalu manis,” ujarnya.

Rasa Matcha dan Pistachio Masih Mendominasi

Pada tahun 2025, rasa matcha dan pistachio telah menjadi dua varian yang sangat diminati dalam dunia dessert. Mulai dari kue, es krim hingga minuman, kedua rasa ini terus mendominasi pasar. Chef Gabriela mengungkapkan bahwa tren ini belum akan meredup di tahun depan. “Selain cokelat yang selalu punya penggemar setia, matcha sepertinya masih akan sangat disukai penyuka kue,” jelasnya.

Kedua rasa tersebut memiliki karakter unik dan estetik, sehingga sering muncul di media sosial dan menjadi favorit di kafe-kafe. Selain itu, tren kue rendah gula juga mulai meningkat pesat. Kesadaran masyarakat, terutama anak muda, terhadap gaya hidup sehat menjadi salah satu pendorongnya. “Cake rendah gula sekarang makin banyak dicari. Anak zaman sekarang mempertimbangkan kesehatan,” ujarnya.

Namun, mengurangi gula bukan berarti mengorbankan rasa. Penggunaan bahan-bahan alami seperti pewarna dari buah dan gula dalam batas wajar semakin populer. “Konsisten dengan gaya hidup sehat, kue cenderung memakai bahan natural, pewarna dari buah, dan gula yang tetap dalam batas wajar,” tambahnya.

Rasa yang Lebih Segar dan Ringan

Selain rendah gula, preferensi masyarakat juga mulai bergeser ke rasa-rasa yang lebih segar dan ringan. Kue yang terlalu manis justru semakin ditinggalkan. “Sekarang sukanya yang light, refreshing, dan tidak gula giyung. Rasa asin, pahit, dan asam makin banyak dieksplorasi,” ujar Chef Gabriela.

Perubahan gaya hidup dan selera generasi muda yang semakin variatif membuat industri pastry diprediksi akan terus berkembang. Tampilan kue yang semakin kreatif, rasa yang lebih seimbang, serta inovasi bahan yang lebih sehat akan menjadi ciri khas dari tren 2026.

Kue Viral dan Kecintaan pada Bentuk Unik

Selain tren rasa dan kesehatan, kue-kue viral juga menjadi perhatian besar bagi para pecinta kuliner. Mariya Madea, mahasiswi Surabaya, mengungkapkan bahwa saat ini sedang mengikuti tren kue viral di media sosial, yaitu Petite Gateaux. Jenis kue kecil ini tengah digandrungi karena bentuknya yang beragam dan mirip dengan buah-buahan asli.

“Lagi pengen coba petite gateaux, lucu bentuknya mirip banget sama buah asli. Kalau sukanya, kue yang tidak manis-manis banget, tidak banyak whipped cream jadi lebih padat kuenya. Soal bentuk unik, suka, kue mini. Tidak terlalu besar, slice cake,” ujarnya.


Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan