
nurulamin.proLegenda bulu tangkis Malaysia, Lee Chong Wei mengakui bahwa bermain di kandang sendiri bukanlah hal yang mudah.
Malaysia Open 2026 baru saja selesai dilangsungkan, dalam kompetisi bergengsi level supr 1000 itu tuan rumah dipastikan nihil gelar.
Meski memiliki beberapa wakil andalan, tuan rumah berakhir dengan mendapatkan satu runner up.
Pasangan ganda putra, Aaron Chia/Soh Wooi Yik menjadi satu-satunya wakil Malaysia yang berhasil menembus babak final.
Aaron/Soh lantas berakhir tumbang di tangan wakil Korea Selatan, Kim Won-ho/Seo Seung-jae.
Usai kegagalan para wakil tuan rumah tersebut, legenda bulu tangkis Malaysia, Lee Chong Wei mengakui bermain di kandang memang tidak mudah.
Mengingat para pemain tampil di bawah tekanan dan tak semua bisa mengatasinya.
"Tidak semua pemain mampu tampil maksimal di bawah tekanan saat bertanding di kandang sendiri," kata Chong Wei.
"Ada yang bisa, ada yang tidak. Bertanding di kandang sendiri seharusnya menjadi keuntungan, tetapi tekanan yang ada di pundakmu sebenarnya jauh lebih berat," lanjutnya.
Sebagai mantan pemain bulu tangkis, Lee sendiri merasakan bagaimana beratnya bermain di kandang sendiri.
"Kalau menurut saya, saya juga tidak benar-benar menikmati bermain di kandang," katanya.
"Di kandang, kami ingin memberikan lebih, tampil lebih baik untuk para penggemar, untuk diri kami sendiri, dan untuk negara."
Tekanan bisa saja menjadi tantangan berat yang membuat pemain tak tampil sebagaimana biasanya.
"Ketika ada tekanan, kesalahan sederhana terjadi. Gerakan menjadi sedikit lebih lambat. Tubuh menjadi kaku."
"Itu bukan sengaja. Itu karena tekanan.
"Kita harus belajar bagaimana mengubah tekanan menjadi motivasi."
"Itu tantangan bagi setiap atlet," terangnya.
Lee juga angkat bicara terkait apa yang terjadi pada ganda putri andalan Malaysia, Pearly Tan/Thinaah Muralitharan.
Lee mengaku pasangan ganda putri Malaysia itu sampai menangis, tapi ia lantas menabahkan mereka dan memberikan motivasi.
"Ketika saya bertemu mereka, mereka berdua menangis."
"Saya mengatakan kepada mereka, jika kamu ingin menangis atau marah, lakukanlah sekarang, esok adalah sebuah hari yang baru."
Seperti kata Lee Chong Wei, para pebulu tangkis Malaysia akan memulai hari baru usai kompetisi berakhir.
Mereka akan kembali berkompetisi di turnamen lainnya dan mencoba kembali memburu gelar juara.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar