PT Tugu Reasuransi Indonesia (Tugure) memiliki rencana ambisius untuk tahun 2026. Perusahaan menargetkan pendapatan premi reasuransi bruto sebesar Rp 3,65 triliun. Angka ini meningkat sekitar 6% dibandingkan proyeksi capaian pada 2025 yang mencapai Rp 3,44 triliun.
Peningkatan ini didorong oleh peningkatan kebutuhan proteksi dan pemulihan ekonomi di dalam negeri. Eko Susanto, Corporate Secretary Group Head Tugure, menyatakan bahwa penetrasi asuransi yang masih rendah serta kebutuhan akan perlindungan terhadap risiko bencana menjadi peluang bagi ekspansi bisnis reasuransi. Namun, perusahaan tetap memprioritaskan kehati-hatian dan penguatan manajemen risiko.
Selain itu, Tugure juga menargetkan pendapatan underwriting sebesar Rp 2,65 triliun pada 2026, dengan pertumbuhan sebesar 6% secara tahunan (yoy). Dari sisi bisnis, beberapa lini akan menjadi penopang utama pertumbuhan premi pada tahun depan. Segmen-segmen tersebut antara lain:
- Bisnis properti atau kebakaran baik facultative maupun treaty
- Kredit
- Marine hull & cargo
- Portofolio life/health
Berdasarkan rencana kerja perusahaan, terdapat peningkatan target pada lini fire treaty, credit, serta beberapa treaty di motor dan miscellaneous.
Untuk menjaga profitabilitas di tengah potensi kenaikan klaim akibat eskalasi risiko bencana, Tugure telah menyiapkan beberapa strategi utama. Di antaranya adalah:
- Memperketat seleksi risiko melalui prudent underwriting
- Mempertahankan rasio premi retensi minimal 53% dengan skema retrosesi yang lebih terarah
Selain itu, Tugure membatasi rasio beban usaha pada level maksimal 7% serta mengontrol rasio komisi. Perusahaan juga memperkuat cadangan teknis, meningkatkan efektivitas manajemen klaim termasuk optimalisasi subrogasi, dan melakukan rebalancing portofolio investasi terutama obligasi berdurasi menengah-panjang untuk memastikan kecukupan likuiditas dalam pembayaran klaim.
"Diversifikasi investasi dan manajemen aset-liabilitas rebalancing portofolio obligasi (durasi menengah-panjang) dan menjaga likuiditas untuk siap membayar klaim ketika diperlukan," ujar Eko.
Strategi-strategi ini dirancang agar Tugure dapat tetap stabil dan berkembang meskipun menghadapi tantangan dari fluktuasi risiko dan permintaan pasar yang dinamis. Dengan fokus pada kehati-hatian dan pengelolaan risiko yang baik, Tugure berkomitmen untuk memberikan layanan reasuransi yang andal dan berkelanjutan bagi para mitra bisnisnya.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar