Tujuh Dewa Utama dalam Record of Ragnarok, Lebih Kuat dari Dewa Lain!

Daftar Chief God dalam Record of Ragnarok

Record of Ragnarok adalah kisah yang menggambarkan pertarungan sengit antara manusia dan dewa. Dalam serial ini, tokoh-tokoh bersejarah seperti Nikola Tesla, Grigori Rasputin, dan Sasaki Kojiro menjadi perwakilan umat manusia untuk melawan para dewa dari berbagai mitologi. Salah satu aspek menarik dari cerita ini adalah pembagian dewa ke dalam beberapa kategori, termasuk Chief God atau dewa utama yang memimpin sebuah panteon. Berikut adalah daftar Chief God yang muncul dalam serial ini.

1. Zeus, Chief God dari Panteon Yunani

Zeus adalah salah satu antagonis utama di awal seri Record of Ragnarok. Ia adalah Chief God dari Panteon Yunani dan sekaligus pemimpin Council of Gods yang mengusulkan pemusnahan manusia. Zeus sangat haus pertarungan dan membenci kekalahan. Itulah mengapa ia sangat antusias untuk kompetisi Ragnarok.

Di balik fisiknya yang terlihat tua dan kurus, Zeus adalah salah satu dewa terkuat di serial ini. Ia dapat mengubah tubuhnya menjadi kekar dalam sekejap. Zeus adalah petarung alami yang mengandalkan kekuatan fisik untuk menghajar lawannya. Tekniknya juga cukup sederhana, yakni pukulan. Namun, pukulannya begitu cepat hingga disebut The Fist That Surpassed Time. Kekuatannya ditunjukkan saat ia mengalahkan Adam, petarung terkuat umat manusia, pada ronde kedua.

2. Odin, Chief God Panteon Nordik

Chief God dari Panteon Nordik ini merupakan salah satu dewa paling misterius. Ia diperlihatkan memiliki watak yang sangat dingin. Namun, ketika ia marah, Odin bakal mengeluarkan aura yang mengerikan. Odin sendiri juga merupakan dewa kuno yang disebut Primordial God.

Odin dapat dikatakan sebagai villain utama serial ini. Sebab, ia memiliki agenda tersembunyi dalam turnamen Ragnarok. Ia bersenjatakan tombak legendaris, Gungnir. Adapun, Odin saat ini maju di ronde ke-12 melawan Sakata Kintoki pada manga bab terbaru. Kamu kemungkinan akan bisa menyaksikan pertarungannya pada musim keempat manganya nanti, sih.

3. Hades, Penguasa Helheim

Selain Zeus, Panteon Yunani juga punya satu lagi Chief God dalam Record of Ragnarok. Ia adalah penguasa Helheim, Hades. Berbeda dari versi mitologi, Hades dalam serial ini berperawakan rupawan dan memiliki sifat penyayang. Ia adalah raja yang bijak. Bahkan, dewa sedingin Poseidon dan Beelzebub saja sangat hormat padanya.

Hades tidak menggunakan kekuatan arwah dan kegelapan seperti dalam mitologi. Alih-alih, ia adalah petarung kuat yang mengandalkan tombak Bident sebagai senjata. Ia dikenal karena berhasil menghentikan pasukan Titan yang hendak menyerbu Helheim seorang diri. Karena rasa sayangnya pada sang adik, Poseidon, Hades memutuskan berpartisipasi dalam Ragnarok sebagai perwakilan untuk dewa pada ronde ketujuh. Tujuannya adalah untuk membalas kematian Poseidon ditangan manusia.

4. Shiva, Chief God dari Mitologi Hindu

Mitologi Hindu memiliki banyak dewa utama yang layak disebut Chief God. Namun, dalam serial Record of Ragnarok, gelar tersebut diwakili oleh Shiva. Seperti dalam Mitologi, sang Dewa Kehancuran memiliki kulit biru, empat lengan, dan mata ketiga. Ia digambarkan sebagai petarung sejati. Shiva menggunakan kekuatannya untuk menantang berbagai dewa penguasa sampai ia menaklukkan puncak Svarga.

Shiva termasuk dewa yang tidak terlalu mengubris rencana melenyapkan umat manusia. Satu-satunya tujuannya adalah untuk bertarung. Ia menjadi petarung pada ronde kelima dan berhasil mengalahkan Raiden Tameemon dengan teknik kombinasi bela diri dan tarian yang mematikan.

5. Ra-Horakthy, Chief God Panteon Mesir

Penasaran kenapa Panteon Mesir tidak menurunkan Chief God dalam turnamen Ragnarok? Ternyata, Chief God Mitologi Mesir, Ra-Horakthy, telah kalah bertarung pada turnamen dewa vs dewa. Ia muncul sebagai petarung pertama dalam manga spin-off, Record of Ragnarok: The Apocalypse of the Gods. Manga tersebut mengisahkan kompetisi dewa vs dewa untuk menentukan slot terakhir untuk perwakilan Ragnarok. Ra adalah dewa arogan yang mengecam Zeus karena tidak diikutkan Ragnarok.

Sebagai Dewa Matahari, Ra memiliki teknik Prominence Field yang membuatnya memancarkan aura panas yang melemahkan, bahkan membakar lawannya. Ia juga diperkuat senjata suci, Horus, sebuah burung mekanikal yang dapat menyatu dengannya, memberikan kemampuan terbang dan meningkatkan kekuatan Prominence Field. Kalau saja ia tidak sombong dan arogan, Ra kemungkinan tidak akan kalah dari Cu Chulainn.

6. Ahura Mazda, Chief God dari Ajaran Zoroastrianisme

Selain Ra, Ahura Mazda adalah Chief God yang tidak terpanggil untuk Ragnarok. Buat kamu yang masih asing, ia adalah dewa tertinggi dari agama Zoroastrianisme. Ahura Mazda ditampilakan dalam Record of Ragnarok: The Apocalypse of the Gods sebagai salah satu petarung yang berebut slot Ragnarok.

Meski belum banyak yang terungkap darinya, desain karakter dari Ahura Mazda cukup unik. Kedua sisi tubuhnya berbeda. Sisi kanan berwujud seperti manusia normal, sementara sisi kiri berwujud layaknya iblis. Ia bakal melawan Muramasa.

7. Amaterasu Okami, Chief God dari Mitologi Shinto

Amaterasu Okami adalah satu-satunya Chief God perempuan yang ditunjukkan dalam serial Record of Ragnarok. Ia merupakan pemimpin dari Panteon Jepang. Berasal dari Mitologi Shinto, Amaterasu adalah saudara perempuan dari Tsukiyomi dan Susano'o no Mikoto. Amaterasu dan saudaranya tinggal di Takamagahara.

Ia ditunjuk sebagai Chief God untuk menggantikan sang ayah, Izanagi, yang juga merupakan Primordial God yang ikut berperang melawan Odin di masa lalu. Karena mengemban tugas berat, Amaterasi sangat disiplin menjaga ketertiban. Bahkan, tak segan mengasingkan Susano'o. Meski statusnya sebagai Chief God, Amaterasu tidak berpartisipasi dalam pertarungan.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan