
Pengalaman dan Perjalanan Karier Halwa dalam Dunia MC
Berkarier sebagai master of ceremony (MC) membutuhkan kemampuan berbicara di defront umum yang baik. Halwa, seorang MC yang kini aktif dalam berbagai acara, memiliki latar belakang yang menarik. Kemampuannya ini tidak datang begitu saja, melainkan didapat dari bakat yang diasah sejak masa sekolah.
Awal Mula Minat Berbicara di Depan Umum
Sejak duduk di bangku sekolah aliyah, Halwa sudah menunjukkan ketertarikan terhadap kegiatan yang melibatkan tampil di depan umum. Ia sering mengikuti lomba, tampil di acara sekolah, bahkan menjadi ketua OSIS serta perwakilan sekolah. Pada tahun 2010, ia juga menjadi bintang sekolah. Dari pengalaman tersebut, ia terlatih untuk berbicara di depan banyak orang dan sering diminta menjadi MC di sekolah.
Pendidikan dan Pengembangan Ilmu
Setelah lulus sekolah menengah, Halwa melanjutkan studinya di UIN Antasari Banjarmasin dengan mendapatkan beasiswa Bidikmisi. Di sana, ia mempelajari bidang Komunikasi Penyiaran Islam di Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi. Dengan dasar pengetahuan public speaking yang kuat, setelah lulus ia mulai menerima tawaran sebagai MC untuk acara birthday, wedding, dan singer.
"Alhamdulillah sejak 2021 saya menjalani karier sebagai MC selama empat tahun," ujarnya.
Pengembangan Skill dan Keberhasilan
Untuk menambah skill sebagai MC, Halwa rajin mengikuti tutorial di YouTube dan Instagram. Dengan kemampuannya itu, ia sering mendapat apresiasi dari klien dan merekomendasikan ke teman-temannya. Saat ini, hampir setiap minggu ia menjadi MC wedding profesional.
Menurut Halwa, penting bagi seorang MC untuk totalitas dan menutupi kekurangan dengan kelebihan yang dimiliki. Ia menekankan pentingnya menemukan karakter sendiri sebagai MC. "Pada 10 detik pertama menjadi babak penentu. Belajar diksi dan improve. Jangan enggan bertanya dengan siapa pun, baik MC senior maupun junior, sering-sering sharing dan jangan pelit ilmu," katanya.
Aktivitas Lain Selain MC
Selain berkarier sebagai MC, Halwa juga mencoba kemampuannya dalam bidang komunikasi sebagai penyiar radio kampus, presenter berita Banjar TV (2017–2018), dan reporter media online Koran Banjar (2019–2021).
Ia bersyukur bisa tampil di hadapan banyak orang meskipun berasal dari kawasan kampung. Baginya, semua pengalaman tersebut berkesan karena prosesnya tidak mudah. Ia mengakui bahwa dulu dirinya sangat insecure, tetapi kini menjadi ekstrovert dan bisa menghasilkan cuan.
Kehidupan yang Penuh Perjuangan
Halwa mengakui bahwa sejak SMP ia sudah biasa berjualan keliling. Setelah lulus SMA, ia pernah menjadi pembantu rumah tangga demi biaya masuk kuliah. Saat teman-temannya liburan, ia justru bekerja sebagai baby sitter.
Setelah punya modal, ia juga mulai berjualan makanan online, membuka usaha toko pakaian, dan kedai kopi. Selain itu, ia juga mengajar privat. Kehidupan penuh perjuangan ini menjadikannya tidak mudah menyerah dalam segala situasi.
Prinsip Hidup dan Harapan
Prinsip hidup Halwa adalah menjalani, menikmati, dan bersyukur. Ia percaya bahwa setiap orang memiliki masa dan setiap masa memiliki orangnya. Ia juga berdoa kepada Allah SWT agar dekatkan dengan orang-orang baik dan jauhkan dari orang-orang jahat.
Halwa ingin terus eksis di dunia per-MC-an dan terus menggali bakat yang Tuhan berikan. Semoga ia bisa selalu menjaga kualitas, eksistensi, dan konsisten.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar