
nurulamin.proUFC 324 berpeluang menjadi jalan petarung asal China, Song Yadong mengamankan duel perebutan gelar dan menyalip jagoan Indonesia, Jeka Saragih.
Rencananya Song akan menghadapi Sean O'Malley pada pergelaran tarung yang mentas 24 Januari mendatang di Nevada, Amerika Serikat.
Song datang membawa modal bagus ke bentrokan tersebut.
Satu kemenangan besar dia dapatkan kala naik oktagon, Februari 2025 lalu.
Tak tanggung-tanggung, jagoan asal China ini melumat mantan juara dua divisi, Henry Cejudo.
Jelang menghadapi O'Malley, Song menyebut bahwa kondisinya sedang sangat baik.
Demi menambah senjatanya, dia sampai menimba ilmu ke praktisi Judo.
Jagoan berjulukan King Fu Kid itu pede mengeklaim bahwa dirinya dalam kondisi terbaik.
"Sepanjang tahun ini (2025), saya fokus pada gulat," ujarnya, dilansir nurulamin.prodari MMA Junkie.
"Saya sampai pergi ke San Diego untuk berlatih bersama J-Flo (Justin Flores)"
"Dia adalah praktisi di olahraga judo... Bersama dengan dia, saya banyak mempelajari hal-hal baru."
"Kini, saya merasa sangat baik. Saya merasa sedang dalam kondisi terbaik," sambung Song.
Menghadapi mantan juara sekaliber, O'Malley, dia sadar bahwa bentrokan di UFC 324 besok sangatlah penting.
Dia yakin kemenangan akan membawanya selangkah lebih dekat ke duel perebutan gelar.
"Pertarungan ini sangatlah penting bagi saya," bebernya.
"Kemenangan atas Sean adalah sebuah pencapaian yang besar. Ini merupakan kesempatan yang sangat besar untuk saya."
"Hal tersebut membuat saya semakin bersemangat untuk memetik kemenangan."
"Satu langkah lagi saya akan menuju ke duel perebutan gelar," tambah Song.
Saat ini kelas bantam sedang dikuasai sosok baru tetapi lama, Petr Yan.
Yan merebut singgasana itu lewat kemenangan atas Merab Dvalishvili.
Andai bisa mendapatkan duel perebutan gelar, maka Song berpeluang menyusul petarung Asia lainnya, Joshua Van.
Seperti yang diketahui, Van sudah lebih dahulu mendapatkan bentrokan perebutan gelar.
Tidak hanya asal-asalan tampil, jagoan asal Myanmar itu mampu menggondol kemenangan dan berkuasa di kelas terbang.
Sayang, petarung Indonesia, Jeka Saragih secara teori masih cukup jauh dari duel perebutan gelar.
Si Tendangan Maut malah sedang dalam tren bertarung kurang baik, yakni dua kekalahan beruntun.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar