Ulasan Film Lupa Daratan: Kombinasi Lucu dan Kerasnya Dunia Film


JAKARTA, aiotrade
Film Lupa Daratan yang dirilis oleh Ernest Prakasa menjadi salah satu proyek terbarunya sebagai sutradara. Film ini bermula dari ide jahil: "bagaimana jika seorang aktor tiba-tiba kehilangan kemampuan aktingnya di tengah persiapan proyek besar?" Dari sana, Ernest mengembangkan cerita yang memperlihatkan kerasnya dunia perfilman Indonesia dengan sentuhan komedi.

Proyek Film Kedelapan Ernest Prakasa

Lupa Daratan adalah film kedelapan Ernest Prakasa sebagai sutradara. Dalam film ini, ia mencoba memotret industri film dengan berbagai tantangan dan tekanan yang dihadapi para pelaku seni. Kelucuan dalam film ini datang dari tokoh utama, Vino Agustian, yang diperankan oleh Vino G. Bastian.

Vino, yang saat ini sedang naik daun, baru saja memenangkan kategori Aktor Terbaik dari Anugerah Film Indonesia. Kesuksesannya membuatnya lupa daratan. Namun, kesombongannya menyebabkan ia kehilangan kemampuan akting sebelum proyek film biopik tokoh terkenal dimulai. Ini menjadi awal dari konflik yang akan terjadi dalam film ini.

Formula Komedi Baru

Ernest Prakasa menggunakan formula komedi yang berbeda dalam Lupa Daratan. Jika pada karya-karya sebelumnya, komedi ditempatkan di sekeliling tokoh utama, kali ini formula dibalik. Si tokoh utama menjadi fondasi utama komedinya. Para stand-up comedian yang biasanya melingkari tokoh utama dengan tugas melucu, dikurangi perannya.

Alhasil, Vino harus mengemban tugas untuk berkomedi lewat situasi-situasi yang menjebaknya. Meski begitu, Vino menjawab tantangan itu dengan baik. Ia sukses menghadirkan tawa di bangku penonton, terutama saat membawa karakternya kehilangan kemampuan berakting.

Teknik Dialog dan Editing

Kebaruan lain dalam Lupa Daratan adalah penggunaan dialog bersambung dari beberapa karakter. Teknik ini sering digunakan oleh Aris Nugraha dalam Preman Pensiun, namun terasa segar ketika diterapkan dalam film ini. Ditambah dengan editing yang pas, teknik ini memberikan nuansa baru dalam penyampaian cerita.

Konflik Berlapis

Lupa Daratan tidak hanya berkutat pada permasalahan dunia film dan si tokoh Vino Agustian. Ernest melengkapi lapisan permasalahan dengan beberapa tema lain. Salah satu tema yang paling tebal adalah persaudaraan atau brotherhood. Bagaimana Vino melakukan rekonsiliasi dengan kakaknya, Iksan (diperankan oleh Agus Kuncoro), mewarnai film ini.

Tema brotherhood ini cukup menarik karena diangkat lewat hubungan kakak-adik yang sudah dewasa. Dinamika hubungan mereka pun bergulir dengan masalah-masalah yang lebih besar. Selain itu, ada pula isu pelecehan seksual di lingkungan dunia film yang diselipkan lewat karakter Nadine (diperankan oleh Nadine Alexandra). Meski tidak terlalu tebal, keputusan Ernest mengangkat isu ini patut mendapat pujian. Industri film seharusnya menjadi tempat yang aman dan nyaman bagi semua orang, termasuk para perempuan, untuk berkarya.

Kehilangan Keresahan

Meskipun Lupa Daratan bisa dikatakan sebagai film drama komedi ringan yang menghibur, film ini masih belum bisa mengalahkan pengalaman menonton Ngenest, Cek Toko Sebelah, dan Imperfect. Entah mengapa, Ernest Prakasa seperti kehilangan keresahan pribadinya dalam menulis karya setelah Imperfect.

Ketiga judul tersebut berasal dari keresahan pribadi Ernest. Ngenest berangkat dari keresehan pribadi Ernest yang mengalami berbagai bentuk pelecehan dan rasisme sejak kecil karena minoritas. Cek Toko Sebelah juga datang dari keresahan anak laki-laki di etnis Tiongkok yang sering diminta melanjutkan usaha toko meski sudah berpendidikan tinggi. Sementara Imperfect berasal dari keresahan istri Ernest, Meira Anastasia, yang sering mengalami perundungan hanya karena ketidaksempurnaan bentuk tubuhnya.

Ketiga film ini berhasil menyentuh hati penonton karena rasa yang ingin dituangkan sampai ke hati para penonton. Lupa Daratan tidak memberikan pengalaman menonton yang serupa. Film ini masuk ke dalam kategori Susah Sinyal, Milly & Mamet, Teka-Teki Tika, dan Cek Toko Sebelah 2 yang notabene bukan keresahan pribadi Ernest Prakasa.

Lupa Daratan rasanya hanya menjadi sebuah film drama komedi ringan yang menghibur. Meskipun bagus, film ini tidak memberikan potensi keterkaitan dan keterikatan lebih dalam dengan penontonnya.

Lupa Daratan tayang di Netflix mulai hari ini, Kamis (11/12/2025) pukul 14.00 WIB.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan