Undana Menghadapi Era Baru, Harapan Dosen dan Mahasiswa di Tangan Prof. Jefri Bale

Undana Menghadapi Era Baru, Harapan Dosen dan Mahasiswa di Tangan Prof. Jefri Bale

Prof. Jefri S. Bale Terpilih sebagai Rektor Undana Periode 2025–2029

Pemilihan Rektor Universitas Nusa Cendana (Undana) periode 2025–2029 telah selesai, dan Prof. Dr. Ir. Jefri S. Bale, S.T., M.Eng. berhasil meraih suara terbanyak. Dengan perolehan 58 suara dari total 92 suara, ia resmi terpilih sebagai pemimpin baru kampus tersebut. Proses pemilihan ini disambut dengan sorak sorai dan tepuk tangan meriah dari civitas akademika, menandai momen penting dalam regenerasi kepemimpinan.

Terpilihnya Prof. Jefri Bale secara kolektif memicu respons positif dan harapan besar dari berbagai kalangan kampus, termasuk dosen dan mahasiswa. Mereka berharap bahwa kebijakan yang diambil oleh Rektor baru dapat membawa Undana menuju transformasi yang lebih baik, terutama dalam aspek riset, inovasi, dan peningkatan kesejahteraan civitas akademika.

Harapan dari Kalangan Dosen

Renold H. Modok, S.Pd., M.Pd., dosen dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Undana, menekankan pentingnya ambisi global bagi kampus terbaik di NTT ini. Ia berharap Rektor terpilih mampu membawa Undana ke arah yang lebih maju dan bersaing di tingkat global, internasional, dan nasional. "Kami berharap Undana tidak lagi hanya terbaik di level regional," ujarnya.

Aditya Ly, S.Pd., M.T., juga menyampaikan harapan spesifik untuk mewujudkan visi Undana sebagai World Class–Relevant University yang mendukung pembangunan berkelanjutan. "Kami berharap adanya penguatan riset dan inovasi konstruksi berkelanjutan yang berorientasi pada kebutuhan regional NTT, akselerasi pengembangan karier dosen muda, serta transformasi pembelajaran teknik dan vokasional berbasis teknologi," tambahnya.

Sementara itu, Limrogate Immanuel, S.H., M.H., meminta Rektor terpilih fokus pada keberlanjutan program dan peningkatan kesejahteraan pegawai. "Harapan saya, Bapak Prof. Jefri Bale dapat melanjutkan dan menjalankan program transformasi universitas, seperti menuju status Badan Layanan Umum (BLU) atau Badan Hukum, serta meningkatkan kesejahteraan sivitas akademika dan memberikan kesempatan untuk mengembangkan diri," ujarnya.

Aspirasi dari Mahasiswa

Selain aspirasi dari para dosen, suara mahasiswa juga mengemuka, terutama terkait isu kebijakan kampus yang langsung menyentuh kepentingan mereka sehari-hari. Viquera Messakh, Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Undana, secara tegas menagih janji Rektor terpilih mengenai biaya kuliah. "Kami menantikan janji Prof. Jefri bahwa tidak ada kenaikan UKT, karena jujur, kenaikan UKT sangat memberatkan kami mahasiswa, apalagi mahasiswa di kalangan-kalangan bawah," ujarnya.

Novari Reke, Ketua Badan Legislatif Mahasiswa (BLM) FISIP, juga berharap pimpinan baru dapat mengambil keputusan terbaik terkait status Badan Layanan Umum (BLU) kampus. "Saya menantikan perkataan Prof. Jefri yang katanya kalau Undana belum siap untuk mandiri secara finansial bisa mempertahankan BLU. Kami berharap itu bisa memberikan yang terbaik untuk mahasiswa agar semua masyarakat NTT bisa berkuliah, mendapatkan pendidikan di Undana," jelasnya.

Penutup dan Harapan Civitas Akademika

Ady Ully, mahasiswa dari Fakultas Sains dan Teknik (FST), menyambut gembira terpilihnya Prof. Jefri. Alasannya, Prof Jefri berlatar belakang sama dengan fakultasnya, sekaligus menyoroti masalah infrastruktur dan keterbukaan pimpinan. "Harapan kami adalah Rektor dapat memegang teguh amanah dan secara langsung untuk terbuka kepada masyarakat terkait dengan berbagai hal tanpa harus menutupi isu-isu yang ada," ungkapnya.

Dengan beragam aspirasi ini, seluruh civitas akademika Undana menaruh harapan besar agar empat tahun ke depan menjadi periode percepatan bagi kampus, baik dalam bidang akademik, kualitas pelayanan, kesejahteraan, hingga peran nyatanya dalam pembangunan Nusa Tenggara Timur.

Jadwal Pelantikan Rektor

Sementara itu, terkait prosesi pelantikan, Sekretaris Senat Undana, Prof. Dr. Yantus Neolaka, S.Pd., M.Si, menyatakan bahwa jadwal resmi pelantikan Rektor terpilih masih menunggu konfirmasi lebih lanjut dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek). Namun, Sekretaris Senat menyebutkan bahwa sesuai surat yang ada, pelantikan Rektor terpilih dijadwalkan akan berlangsung di Jakarta pada 8 Desember 2025 mendatang.


Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan