
Perasaan Pelatih Setelah Laga Persib Bandung vs Bangkok United
Setelah laga kelima penyisihan Grup G AFC Champions League Two (ACL Two) di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Rabu (10/12) malam, pelatih Persib Bandung Bojan Hodak dan pelatih Bangkok United Totchtawan Sripan mengungkapkan perasaan mereka. Di pertandingan tersebut, tuan rumah Persib Bandung berhasil unggul 1-0 melalui gol tunggal sundulan Ramon Tanque pada menit 45+1. Hasil ini memastikan Persib melaju ke babak 16 besar atau fase gugur ACL Two sebagai juara grup.
Sementara itu, Bangkok United meski kalah, tetap mendampingi Persib karena berada di posisi runner up dengan keunggulan head to head dibanding pesaingnya asal Singapura, Lion City Sailor.
Kebanggaan dan Kekecewaan
Usai pertandingan, Bojan Hodak mengaku sangat bangga karena timnya berhasil melewati beberapa laga berat dalam jadwal yang padat selama tiga pekan. "Ini merupakan pertandingan kelima selama kurun waktu 20 hari. Kami melakukan beberapa perubahan," ujarnya saat sesi konferensi pers usai laga.
Hodak menyebutkan bahwa anak asuhannya bermain baik, namun menyayangkan Uiliam Barros gagal mencetak gol dari titik penalti. "Kami kembali tidak bisa menghasilkan gol dari titik penalti, tercatat sudah empat kali sejauh ini," tambahnya.
Pelatih asal Kroasia ini juga merasa senang karena timnya lolos dengan status sebagai juara grup. Hal ini dinilainya sangat baik untuk membawa harum nama Persib serta Indonesia di level internasional. "Saya merasa atmosfer pertandingan ini begitu fantastis. Raihan ini pun menjadi satu catatan bagus bagi persepakbolaan di Indonesia," ujarnya.
Hodak juga menyampaikan apresiasi kepada para Bobotoh yang memberikan dukungan luar biasa sehingga memotivasi para pemain untuk tampil maksimal. "Fantastis. Saya katakan kepada Anda, setiap pemain dan pelatih ingin merasakan atmosfer seperti ini. Bukan kali ini saja, sebelumnya ketika melawan Borneo juga fantastis. Semua menikmatinya, dan tentu saja ini luar biasa. Kami ingin setiap pertandingan seperti ini," katanya.
Kekesalan dan Evaluasi
Sementara itu, Totchtawan Sripan mengungkapkan kekecewaannya terhadap penampilan timnya setelah kalah 0-1 dari Persib. "Kami tidak bermain dengan baik. Pertandingan ini sebenarnya fokus pada pengaturan permainan," ujarnya.
Sripan juga mengapresiasi Persib yang dinilainya tampil solid dan memiliki kualitas pemain yang merata. "Kami memberikan pujian kepada Persib yang memiliki banyak pemain berkualitas dan sangat berarti bagi tim mereka," ujarnya.
Pada laga lawan Persib, Sripan menuturkan Bangkok United melakukan sejumlah perubahan susunan pemain sehingga strategi yang diterapkan tidak seperti biasanya dan akhirnya membuat mereka kesulitan menghadapi Persib. "Saya memahami bahwa ketika para pemain banyak belajar dan mencoba hal baru, permainan tidak selalu berjalan mulus. Semakin banyak pengalaman yang dimiliki, semakin besar pula tekanan yang muncul. Pada periode seperti ini, dalam hal mengatur permainan, kami belum bisa berbuat banyak," ujarnya.
Dia memaparkan beberapa kesalahan yang dilakukan timnya, mulai dari penguasaan bola hingga transisi permainan. "Pertama, kami belum menentukan strategi dengan baik, bagaimana mengatur ritme dan mengendalikan pertandingan. Kami terlalu sering kehilangan bola, ditambah tekanan dari lini depan lawan sejak awal," katanya.
Menurut dia, rotasi di lini tengah berdampak pada kurang terhubungnya antarpemain sehingga permainan Bangkok United tidak mengalir seperti biasanya. "Secara keseluruhan, ini terjadi karena banyak rotasi di lini tengah. Itu mempengaruhi hubungan antar pemain inti," ucapnya.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar