
Keputusan yang tidak biasa diambil oleh gelandang asal Argentina, Giovanni Lo Celso, yang memilih untuk menolak tawaran bermain bersama Lionel Messi di Inter Miami demi fokus pada Piala Dunia 2026. Meskipun usianya sudah menginjak 29 tahun dan dianggap sebagai gelandang medioker di Liga Spanyol, Lo Celso berhasil menarik perhatian klub Inter Miami.
Nama Lo Celso masuk dalam rencana jangka panjang Inter Miami untuk tahun 2026, terutama sebagai pengganti Sergio Busquets, yang baru saja meninggalkan klub tersebut. Menurut laporan Mundo Albiceleste, Lo Celso dinilai sebagai calon ideal untuk mengisi posisi jenderal lini tengah tim. Harga yang harus dikeluarkan Inter Miami juga tidak terlalu besar, hanya sekitar lima juta euro atau sekitar Rp98 miliar.
Namun, hal tak terduga justru terjadi. Lo Celso dikabarkan menolak tawaran dari Inter Miami, meski klub tersebut diperkuat oleh Lionel Messi. Alasan utamanya adalah keinginan sang pemain untuk tetap bertahan di Eropa dan tidak ingin menjadi "pelayan" Messi seperti yang dilakukan Busquets sebelumnya.
Gelandang Real Betis ini masih ingin berjuang untuk mendapatkan tempat di skuad Timnas Argentina agar bisa tampil di Piala Dunia 2026. Lo Celso merasa pesimis jika bergabung dengan Messi di Inter Miami, terutama karena saat ini MLS sedang libur kompetisi. Ia tidak ingin mengambil risiko yang bisa mengganggu masa depannya hanya untuk menjadi rekan setim La Pulga di Amerika Serikat.
Selain itu, kemungkinan lain yang membuat Lo Celso menolak tawaran Inter Miami adalah trauma akibat cedera yang pernah dialaminya. Saat Piala Dunia 2022 lalu, ia mengalami robekan pada bundel otot dan tidak ingin perubahan klub di pertengahan musim mengganggu rencananya.
Meski kiprah Lo Celso bersama Timnas Argentina tidak terlalu mencolok—dia telah tampil 65 kali dan mencetak empat gol—namun performanya musim ini bersama Real Betis cukup stabil. Dengan 20 penampilan, dua gol, dan tiga assist, ia termasuk veteran di Liga Spanyol.
Sementara itu, Timnas Argentina diyakini masih menjadi salah satu pesaing utama gelar juara di Piala Dunia 2026. Javier Zanetti, legenda klub Inter Miami, percaya bahwa Argentina akan kembali menjadi pesaing kuat dengan adanya Messi. Ia yakin bahwa sosok Messi masih menjadi pemimpin utama bagi tim nasional.
"Messi sepenuhnya mampu melanjutkan perannya sebagai pemimpin," ujar Zanetti. "Dia memahami permainan lebih baik daripada siapa pun dan tahu persis apa yang dibutuhkan tim."
"Saya yakin bahwa bersamanya, Argentina akan kembali menjadi pesaing utama," tambahnya.
Saat ini, Lionel Messi berusia 38 tahun dan menjadi salah satu pemain tertua di Piala Dunia 2026. Selain Cristiano Ronaldo yang sudah berusia 40 tahun, pertemuan antara keduanya masih dinantikan oleh para penggemar dan diharapkan terjadi.
Piala Dunia 2026 akan menjadi momen menarik untuk menyaksikan apakah wajah-wajah lama seperti Messi dan Ronaldo masih bisa menunjukkan performa terbaik mereka. Bagaimana keseruan pertandingan nanti? Kita tunggu saja.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar