
Perkembangan UMK Gianyar dalam Lima Tahun Terakhir
UMK Gianyar, salah satu daerah di Bali yang memiliki tingkat upah minimum menengah, telah mengalami berbagai perubahan sepanjang tahun terakhir. Dalam lima tahun terakhir, perkembangan UMK Gianyar menunjukkan fluktuasi yang cukup signifikan, terutama akibat perubahan formula penyesuaian yang diterapkan pemerintah.
Peningkatan dan Penurunan UMK Gianyar
Pada tahun 2021, UMK Gianyar ditetapkan sebesar Rp2.930.092. Diikuti oleh kenaikan kecil pada tahun 2022, yaitu sebesar Rp2.961.285 atau naik sekitar 1,1 persen. Namun, kenaikan yang lebih besar terjadi pada tahun 2023, dengan kenaikan sebesar 6,8 persen atau sekitar Rp202.552 menjadi Rp3.163.837.
Tahun 2024 menjadi periode yang unik karena mengalami penurunan, yakni turun sebesar Rp169.837 atau -5,4 persen menjadi Rp2.994.000. Hal ini terjadi karena adanya penyesuaian formula baru yang berbasis inflasi dan pertumbuhan ekonomi. Sebaliknya, tahun 2025 kembali mengalami kenaikan kecil sebesar 0,4 persen menjadi Rp3.005.282.
Proyeksi UMK Gianyar Tahun 2026
Berdasarkan prediksi, UMK Gianyar untuk tahun 2026 diproyeksikan mengalami kenaikan antara 5-10 persen. Jika kenaikan tersebut tercapai, maka nominal akhir UMK Gianyar akan berada di kisaran Rp3,3 juta hingga Rp3,5 juta.
Berikut simulasi besaran kenaikan dan nominal akhir jika UMK Gianyar mengalami kenaikan antara 5–10 persen:
-
Kenaikan 5 persen
tambahan Rp150.264
nominal akhir Rp3.155.546 -
Kenaikan 6 persen
tambahan Rp180.317
nominal akhir Rp3.185.599 -
Kenaikan 7 persen
tambahan Rp210.370
nominal akhir Rp3.215.652 -
Kenaikan 8 persen
tambahan Rp240.423
nominal akhir Rp3.245.705 -
Kenaikan 9 persen
tambahan Rp270.476
nominal akhir Rp3.275.758 -
Kenaikan 10 persen
tambahan Rp300.528
nominal akhir Rp3.305.810
Faktor yang Mempengaruhi Kenaikan UMK
Kenaikan UMK Gianyar dipengaruhi oleh beberapa faktor utama, antara lain inflasi, pertumbuhan ekonomi, dan kebutuhan hidup layak (KHL). Ketiga faktor ini saling terkait dan menjadi dasar dalam menentukan besaran upah minimum setiap tahunnya.
Perkembangan UMK Gianyar dalam Lima Tahun Terakhir
Berikut rincian UMK Gianyar selama lima tahun terakhir:
- 2021 = Rp2.930.092
- 2022 = Rp2.961.285 (naik Rp31.193 / 1,1 persen)
- 2023 = Rp3.163.837 (naik Rp202.552 / 6,8 persen)
- 2024 = Rp2.994.000 (turun Rp169.837 / -5,4 persen)
- 2025 = Rp3.005.282 (naik Rp11.282 / 0,4 persen)
Dari data tersebut, terlihat bahwa UMK Gianyar mengalami fluktuasi yang cukup signifikan, terutama pada tahun 2024 akibat penyesuaian formula baru. Namun, tren kenaikan kembali muncul pada tahun 2025.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar