
Pengumuman Pemenang Lomba Inovasi Tahun 2025 di Kabupaten Timor Tengah Selatan
Dalam rangka meningkatkan inovasi pelayanan publik, Pemerintah Daerah Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) akhirnya mengumumkan pemenang lomba inovasi antar instansi pemerintah dan kecamatan Tahun 2025. Acara pengumuman berlangsung dalam upacara penguatan yang dilaksanakan pada Senin (8/12/2025) di Halaman Kantor Bupati TTS.
Pada acara tersebut, piagam penghargaan langsung diserahkan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten TTS, Drs. Seperius E Sipa, M. Si., bersama para asisten sekda dan staf ahli, serta beberapa pimpinan OPD. Juara pertama dalam lomba inovasi tahun ini diraih oleh UPT Puskesmas Fatumnutu dari Kecamatan Polen dengan program Leku Namnau'ba Kit (Waktu Mengingatkan Kita), yang diinisiasi oleh Kepala Puskesmas Fatumnutu, Erminodus E. Mio.
Program ini bertujuan untuk membantu ibu menyusui mengingatkan waktu atau menjaga jadwal pemberian ASI secara optimal dengan frekuensi yang memadai. "Program inovasi ini berangkat dari upaya kita menekan stunting. Leku Namnau'ba Kit membantu ibu menyusui mengingatkan waktu/menjaga jadwal pemberian ASI secara optimimal dengan frekuensi yang memadai," jelas Erminodus singkat.
Selain juara pertama, terdapat enam inovasi terbaik yang akan menjadi perwakilan kabupaten untuk dilombakan di tingkat provinsi. Berikut adalah peringkat dan rincian inovasi yang berhasil meraih posisi terbaik:
- Peringkat Keenam: Dinas Lingkungan Hidup melalui program bank sampah, yang dinisiasikan oleh Delnoviano Ferreira Fatima.
- Peringkat Kelima: Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi dan UMKM dengan program Metrologi Jemput Bola (METRO JEBOL), yang diinisiasi oleh Jekson J. Huna Kore.
- Peringkat Keempat: Program Surat Keterangan Hasil Pengujian Elektronik (SEHATI) juga dari Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi dan UMKM.
- Peringkat Ketiga: Inovasi dari Kecamatan Polen, yaitu program Kebun, Kandang, Kolam dan Lingkungan (3L1K) oleh inisiator Mantan Camat Polen, Joel A. A. Sonbai. Program ini dirancang sebagai upaya meningkatkan pendapatan ekonomi keluarga, mengatasi tingginya angka kemiskinan dan pemenuhan gizi keluarga.
- Peringkat Kedua: Dukcapil Drive Thru dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, yang merupakan salah satu program inovasi yang masuk dalam program 100 hari pemerintahan bupati dan wakil bupati. Program ini dinisiasikan oleh Kepala Dinas Dukcapil TTS, Jems D. Kase. Dukcapil Drive Thru sendiri dirancang untuk mempermudah pelayanan cetak ganti KTP elektronik dan dokumen kependudukan bagi masyarakat dengan cepat.
- Peringkat Pertama: UPT Puskesmas Fatumnutu dengan program Leku Namnau'ba Kit (Waktu Mengingatkan Kita), yang diinisiasi oleh Kepala Puskesmas Fatumnutu, Erminodus E. Mio.
Dalam amanatnya, Sekda TTS, Drs. Seperius E Sipa, M. Si., menyampaikan profisiat dan terima kasih atas penyelenggaraan lomba inovasi. Ia berharap momen semacam ini dapat diikuti oleh banyak ASN dan pimpinan khususnya yang mengikuti pelatihan kepegawaian. "Ada tiga orang CPNS yang ikut lomba ini. Saya membayangkan yang mengikuti diklat PIM bisa ikut inovasi. Terima kasih bagi anak yang baru CPNS tapi sudah ikut berpartisipasi," jelasnya.
Sekda TTS juga mengapresiasi para pemenang dan memotivasi para ASN yang hadir dalam upacara penguatan ini untuk meningkatkan kreativitas dan inovasi. "Terima kasih juga kepada Mantan Camat Polen yang sekarang sudah jadi Camat Kota Soe, terima kasih juga untuk semua peserta, terima juga untuk UPT Puskesmas Fatumnutu," jelasnya.
Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kabupaten TTS, Dominikus E. Chr. Manu, melalui Kepala Bidang Pengembangan dan Inovasi, Meldi Ulus, menyampaikan bahwa keenam program inovasi ini akan dilombakan pada tingkat provinsi. "Jadi keenam program inovasi ini akan kita daftarkan pada lomba inovasi tingkat provinsi dan nasional. Tentu catatan-catatan tim juri pada lomba ini akan jadi masukan untuk sempurnakan inovasi yang ada," jelasnya.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar