Usulan Kapolri Dipilih Presiden, Ini Daftar Kapolri Sejak Masa ke Masa

Usulan Kapolri Ditetapkan Langsung Oleh Presiden

Presiden memiliki kewenangan untuk menunjuk Kapolri, tanpa memerlukan persetujuan dari DPR. Hal ini disampaikan oleh mantan Kapolri Jenderal (Purn) Da'i Bachtiar dalam sebuah pernyataannya.

Da'i, yang mewakili Pusat Purnawirawan (PP) Polri, mengusulkan agar Presiden dapat langsung menunjuk Kapolri, tanpa melalui proses persetujuan dari DPR. Ia menilai bahwa kewenangan ini adalah hak prerogatif dari seorang Presiden, dan tidak perlu dibawa ke forum politik seperti DPR.

"Yang tadi disinggung adalah bahwa pemilihan Kapolri itu kan Presiden toh, hak prerogatifnya Presiden. Tetapi, Presiden harus mengirimkan ke DPR untuk minta persetujuan. Nah, ini juga jadi pertanyaan. Apakah masih perlu aturan itu?" ujar Da'i di Gedung Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg), Jakarta Pusat, Rabu (10/12/2025).

Ia menambahkan, "Tidakkah sepenuhnya kewenangan prerogatif dari seorang Presiden memilih calon Kapolri dari persyaratan yang dipenuhi dari Polri itu sendiri? Tidak perlu membawa kepada forum politik gitu, melalui DPR."

Jika Kapolri memerlukan persetujuan dari DPR, Da'i khawatir orang nomor satu di kepolisian itu akan memikul beban balas jasa. Pasalnya selama ini, calon Kapolri yang dipilih Presiden harus melalui fit and proper test di DPR dulu. Jika disetujui, barulah nama calon Kapolri dikembalikan ke Presiden.

"Ini dikhawatirkan ada beban-beban yang dihadapi oleh si Kapolri ini setelah milih, karena mungkin ada balas jasa dan sebagainya di forum persetujuan itu. Walaupun tujuannya baik ya, kontrol kepada kekuasaan prerogatif dari Presiden," ujar Da'i.

Sejarah Kapolri dari Setiap Presiden

Diketahui, setelah Proklamasi, Inspektur Polisi Kelas I Mochammad Jassin memproklamasikan berdirinya Pasukan Polisi Republik Indonesia pada 21 Agustus 1945 di Surabaya, Jawa Timur. Pembentukan pasukan ini menjadi langkah awal menjaga keamanan negara serta melucuti persenjataan tentara Jepang.

Pada 29 September 1945, Presiden Soekarno resmi melantik R.S. Soekanto Tjokrodiatmodjo sebagai Kepala Kepolisian Negara (Kapolri) pertama. Sejak masa Soekarno hingga era pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, terdapat 24 pejabat yang pernah menduduki kursi Kapolri.

Berikut adalah daftar Kapolri dari setiap presiden:

  • R.S. Soekanto Tjokrodiatmodjo: Menjabat sebagai Kapolri pertama mulai 29 September 1945 hingga 14 Desember 1959.
  • Komjen Soekarno Djojonegoro: Memimpin Korps Bhayangkara pada 14 Desember 1959 sampai 30 Desember 1963.
  • Jenderal Soetjipto Danoekoesoemo: Menjabat dari 30 Desember 1963 hingga 8 Mei 1965.
  • Jenderal Polisi Soetjipto Joedodihardjo: Menjabat dari 9 Mei 1965 hingga 15 Mei 1968.
  • Jenderal Polisi Hoegeng Imam Santoso: Diangkat sebagai Kapolri pada 15 Mei 1968 dan menjabat hingga 2 Oktober 1971.
  • Jenderal Polisi Mohamad Hasan: Menjabat dari 3 Oktober 1971 hingga 24 Juni 1974.
  • Jenderal Polisi Widodo Budidarmo: Menjabat dari 26 Juni 1974 hingga 25 September 1978.
  • Jenderal Polisi Awaluddin Djamin: Menjabat dari 26 September 1978 hingga 3 Desember 1982.
  • Jenderal Polisi Anton Soedjarwo: Menjabat dari 4 Desember 1982 hingga 6 Juni 1986.
  • Jenderal Polisi Mochammad Sanoesi: Menjabat dari 7 Juni 1986 hingga 19 Februari 1991.
  • Jenderal Polisi Kunarto: Menjabat dari 20 Februari 1991 hingga 5 April 1993.
  • Jenderal Polisi Banurusman Astrosemitro: Menjabat dari 6 April 1993 hingga 14 Maret 1996.
  • Jenderal Polisi Dibyo Widodo: Menjabat dari 15 Maret 1996 hingga 28 Juni 1998.
  • Jenderal Polisi Roesmanhadi: Menjabat dari 29 Juni 1998 hingga 3 Januari 2000.
  • Jenderal Polisi Roesdihardjo: Menjabat dari 4 Januari 2000 hingga 22 September 2000.
  • Jenderal Polisi Surojo Bimantoro: Menjabat dari 23 September 2000 hingga 21 Juli 2001.
  • Jenderal Polisi Da'i Bachtiar: Menjabat dari 29 November 2001 hingga 7 Juli 2005.
  • Jenderal Polisi Sutanto: Menjabat dari 8 Juli 2005 hingga 30 September 2008.
  • Jenderal Polisi Bambang Hendarso Danuri: Menjabat dari 1 Oktober 2008 hingga 22 Oktober 2010.
  • Jenderal Polisi Timur Pradopo: Menjabat dari 22 Oktober 2010 hingga 25 Oktober 2013.
  • Jenderal Polisi Sutarman: Menjabat dari 25 Oktober 2013 hingga 16 Januari 2015.
  • Jenderal Polisi Badrodin Haiti: Menjabat dari 17 April 2015 hingga 14 Juli 2016.
  • Jenderal Polisi Tito Karnavian: Menjabat dari 14 Juli 2016 hingga 23 Oktober 2019.
  • Jenderal Polisi Idham Aziz: Menjabat dari 1 November 2019 hingga 27 Januari 2021.
  • Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo: Menjabat sejak 27 Januari 2021 hingga saat ini.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan