
Nama Harrison Ford Kembali Mencuri Perhatian
Nama Harrison Ford kembali mencuri perhatian publik Indonesia. Bukan karena film terbarunya, tetapi karena sebuah cuplikan video lama yang kembali menyebar luas di media sosial. Rekaman tersebut kembali mencuat setelah sejumlah wilayah di Sumatera dilanda banjir dan longsor besar menjelang akhir 2025.
Video itu merupakan bagian dari dokumenter Years of Living Dangerously yang tayang pada 2013. Dalam salah satu adegan, Ford terlibat percakapan tegang dengan Zulkifli Hasan, yang saat itu menjabat sebagai Menteri Kehutanan RI.
Cuplikan Dokumenter yang Mengemuka Lagi
Seiring meningkatnya perhatian publik terhadap isu lingkungan setelah banjir dan longsor menewaskan lebih dari 300 orang, video dialog Ford dan Zulkifli Hasan kembali ramai dibagikan. Banyak warganet menilai isi percakapan keduanya terasa sangat relevan dengan kondisi Indonesia saat ini.
Dalam rekaman tersebut, Harrison Ford menyoroti kerusakan hutan di Taman Nasional Tesso Nilo, Riau. Reaksinya tampak keras ketika mendengar penjelasan dari Zulkifli Hasan yang dianggap terlalu ringan menanggapi persoalan eksploitasi hutan. Ford bahkan menegur, “Ini tidak lucu,” menandai momen paling tegang dalam wawancara itu.
Ia juga menyampaikan data yang mengejutkan: sekitar 80 persen hutan Indonesia telah rusak atau dieksploitasi dalam kurun 15 tahun sebelum wawancara tersebut. Menurutnya, hutan yang benar-benar terjaga hanya tersisa sekitar 18 persen.
Dikaitkan dengan Tragedi Banjir dan Longsor Sumatera
Kembalinya video tersebut ke ruang publik bersamaan dengan bencana yang melanda tiga provinsi di Sumatera membuat banyak masyarakat mengaitkan persoalan banjir dan longsor dengan kerusakan hutan. Warganet menyebut komentar Ford 12 tahun lalu kini terasa seperti “peringatan yang terbukti”.
Pembukaan lahan, penebangan liar, hingga pembangunan jalan tanpa pengawasan dianggap memperparah risiko bencana hidrometeorologi. Ekspresi emosional Ford dalam video itu disebut mewakili kegelisahan masyarakat Indonesia yang lelah dengan kerusakan alam yang berulang.
Harrison Ford: Aktor Sekaligus Aktivis Lingkungan
Meski dikenal sebagai ikon film Hollywood, Harrison Ford sudah lama aktif dalam isu lingkungan global. Ia menjadi bagian dari organisasi Conservation International selama lebih dari tiga dekade, bahkan menjabat sebagai Wakil Ketua sejak 1991.
Ford terlibat dalam kampanye pelestarian hutan tropis, perlindungan keanekaragaman hayati, dan advokasi perubahan iklim. Ia kerap tampil dalam forum internasional, termasuk pertemuan PBB dan acara peringatan Hari Bumi, dengan pesan yang tegas mengenai krisis lingkungan.
Profil Singkat Harrison Ford
Harrison Ford lahir pada 13 Juli 1942 di Chicago, Amerika Serikat. Sebelum terkenal, ia menjalani berbagai pekerjaan, termasuk sebagai tukang kayu, sembari mengejar karier akting. Namanya mulai dikenal setelah memerankan Bob Falfa dalam American Graffiti (1973), dan kariernya meledak lewat peran Han Solo di Star Wars (1977).
Kesuksesannya berlanjut melalui seri Indiana Jones, Blade Runner, The Fugitive, hingga Air Force One. Hingga kini, Ford telah membintangi lebih dari 50 film. Di usia senja, ia tetap aktif, salah satunya lewat perannya sebagai Thaddeus Ross atau Red Hulk di film Captain America: Brave New World (2025).
Pesan Ford untuk Indonesia
Beberapa tahun setelah wawancara dalam dokumenter tersebut, Ford kembali mengunjungi Indonesia dan bertemu dua aktor nasional, Cecep Arif Rahman dan Yayan Ruhian. Dalam pertemuan itu, Ford banyak berbicara mengenai pentingnya menjaga alam, sekaligus mengajak para pekerja seni Indonesia untuk ikut menyuarakan kepedulian lingkungan.
Percakapan yang berlangsung santai tersebut meninggalkan kesan mendalam karena Ford menekankan bahwa pelestarian alam bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi tugas seluruh masyarakat.
Refleksi atas Pesan yang Kembali Menggema
Viralnya kembali video Harrison Ford menunjukkan bahwa isu lingkungan selalu memiliki relevansi jangka panjang. Bencana yang terjadi di Sumatera menjadi pengingat bahwa kerusakan hutan dan minimnya pengawasan dapat berdampak besar bagi keselamatan warga. Harrison Ford bukan sekadar bintang film. Reaksinya dalam video lama itu kini menjadi refleksi penting bahwa menjaga hutan berarti menjaga masa depan Indonesia.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar