
berita
- Pabrik VinFast di Subang, Jawa Barat, dikabarkan akan segera diresmikan.
"Dalam waktu dekat, area ini tidak lagi sekadar zona konstruksi. Ia akan menjadi jantung kolaborasi strategis antara Vietnam dan Indonesia," tulis VinFast Indonesia dalam keterangan yang diterima beritahari ini (12/12/2025).

Berdasarkan informasi yang kami terima, pabrik pertama VinFast ini akan diresmikan pada awal pekan depan.

Ground breaking pabrik PT VinFast Automobile Indonesia dilakukan pada 15 Juli 2024.
Pabrik milik produsen mobil listrik asal Vietnam ini berada di atas lahan seluas 170 hektar dengan investasi awal sebesar US$ 200 juta.
"Pada perencanaan awal, nanti di tahap pertama kita mungkin menyerap tenaga kerja antara 900 hingga 1.000 orang pada fase satu," ungkap Kariyanto Hardjosoemarto, CEO VinFast Indonesia kepada beritadi Vietnam (pada akhir September 2025 lalu.
Dari pertemuan tersebut, VinFast juga mengonfirmasi model kendaraan listrik yang akan menjadi produk perakitan lokal pertama di pabrik Subang.
Model yang sudah dikonfirmasi untuk dirakit pertama di Subang adalah VinFast VF 3.
Selain VF 3, di Indonesia VinFast telah memasarkan VF 5, VF 6, VF e34, dan VF 7.
Mobil-mobil listrik ini disiapkan untuk memenuhi beragam kebutuhan konsumen, dari kendaraan perkotaan hingga SUV keluarga.
"Keputusan penambahan model untuk dirakit lokal akan sangat bergantung pada perkembangan pasar, di mana model dengan volume yang signifikan atau memiliki tren masa depan yang baik akan dipilih untuk dirakit secara lokal karena alasan keekonomisan," jelas Kerry, sapaan akrabnya.
Saat pabrik di Subang mulai beroperasi, ia bakal menjadi fasilitas untuk melatih insinyur lokal dan mengutamakan komponen dalam negeri.
Dengan kata lain, keberadaan pabrik ini juga sebagai jembatan transfer teknologi dari VinFast kepada sumber daya manusia di Indonesia.
Proses Pembangunan dan Investasi
Pabrik VinFast di Subang merupakan bagian dari rencana ekspansi besar-besaran perusahaan yang ingin memperluas pasar di Asia Tenggara. Dengan luas lahan 170 hektar, pabrik ini dirancang untuk menjadi pusat produksi mobil listrik yang ramah lingkungan dan inovatif. Investasi awal sebesar US$ 200 juta menunjukkan komitmen serius VinFast dalam membangun infrastruktur yang dapat mendukung pengembangan industri otomotif di Indonesia.
Beberapa faktor penting yang menjadikan Subang sebagai lokasi yang ideal termasuk aksesibilitas yang baik, sumber daya manusia yang cukup, serta dukungan pemerintah setempat. Selain itu, lokasi pabrik juga dekat dengan jalur transportasi utama, sehingga memudahkan distribusi produk ke berbagai wilayah di Indonesia.
Tenaga Kerja dan Pelatihan Lokal
VinFast berkomitmen untuk memperbanyak jumlah tenaga kerja lokal dalam proses produksi. Dalam fase pertama, perusahaan akan menyerap sekitar 900 hingga 1.000 karyawan. Namun, jumlah ini bisa bertambah seiring berkembangnya operasional pabrik.
Selain itu, VinFast juga akan menyediakan pelatihan khusus bagi para insinyur dan teknisi lokal. Tujuannya adalah untuk meningkatkan kemampuan teknis dan memastikan bahwa SDM Indonesia mampu mengelola dan mengoperasikan fasilitas produksi yang modern.
Produk yang Diproduksi
VinFast VF 3 akan menjadi model pertama yang diproduksi di pabrik Subang. Model ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan konsumen di kota-kota besar dengan fokus pada efisiensi bahan bakar dan desain yang ramping.
Selain VF 3, VinFast juga telah merilis beberapa model lain seperti VF 5, VF 6, VF e34, dan VF 7. Setiap model memiliki keunggulan tersendiri, mulai dari mobil listrik kecil hingga SUV keluarga.
Strategi Pasar dan Ekonomi
Kerry menjelaskan bahwa keputusan untuk memproduksi model tertentu secara lokal didasarkan pada permintaan pasar dan potensi ekonomi. Model yang memiliki volume penjualan tinggi atau memiliki prospek masa depan yang baik akan dipilih untuk diproduksi di Indonesia.
Strategi ini tidak hanya membantu menurunkan biaya produksi tetapi juga meningkatkan daya saing VinFast di pasar Indonesia. Dengan menggunakan komponen lokal, perusahaan dapat mengurangi ketergantungan pada impor dan meningkatkan nilai tambah ekonomi nasional.
Transfer Teknologi dan Kolaborasi
Keberadaan pabrik VinFast di Subang juga menjadi jembatan transfer teknologi antara Vietnam dan Indonesia. VinFast berkomitmen untuk berbagi pengetahuan, keterampilan, dan inovasi dengan para teknisi dan insinyur lokal.
Proses ini tidak hanya meningkatkan kapasitas industri otomotif Indonesia tetapi juga memperkuat hubungan kerja sama antara kedua negara. Dengan demikian, VinFast tidak hanya menjadi produsen mobil listrik tetapi juga mitra strategis dalam pengembangan industri manufaktur di Indonesia.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar