Viral video siswi SD terseret puluhan meter demi gagalkan pencurian ponsel

MEDAN, nurulamin.pro - Seorang bocah perempuan berinisial J (9), siswa kelas tiga SD, terseret sejauh puluhan meter saat mencoba merebut kembali ponsel yang dicuri seorang pria dari rumahnya di Gang Perabot, Kelurahan Rengas Pulau, Kecamatan Medan Marelan, Kota Medan.

Peristiwa ini terjadi pada Sabtu (10/1/2025) sekitar pukul 11.00 WIB.

Kronologi Pencurian dan Penyeretan

Dalam rekaman video berdurasi singkat, terlihat seorang pria berpakaian serba hitam memasuki rumah tersebut.

Pelaku kemudian keluar dengan membawa ponsel milik ayah korban yang tergeletak di ruang tamu.

Bocah J yang baru pulang sekolah berupaya mengadang pelaku. Pelaku segera menyalakan sepeda motornya dan berusaha kabur.

Namun, J dengan sigap memegang bagian belakang motor tersebut sehingga ikut terseret di jalan.

Pelaku sempat menghentikan laju kendaraannya ketika J melepaskan pegangannya, sebelum akhirnya kembali melarikan diri.

"Seorang gadis SD terseret usai jadi korban pembobolan rumah di Medan," demikian narasi salah satu akun yang mengunggah video tersebut.

Penanganan dan Dampak

Kepala Lingkungan XXII, Ahoei menjelaskan, orangtua korban saat itu sedang keluar untuk menjemput J, namun korban sudah pulang sendiri.

Pelaku memarkirkan motornya di depan rumah dan masuk diam-diam.

"Terus pelaku masuk diam-diam ke dalam rumah. Dipikirnya mungkin rumah itu kosong ternyata ada anak itu. Pelaku ini ambil ponsel ayah korban yang tergeletak di ruang tamu," kata Ahoei kepada nurulamin.promelalui saluran telepon pada Minggu (11/1/2026).

Menurut Ahoei, pelaku menghentikan kendaraannya dan mengembalikan ponsel setelah terseret puluhan meter karena mungkin takut diamuk massa saat mendekati jalan besar.

"Ada sekitar puluhan meter lah korban terseret. Terus karena sudah mau masuk ke jalan besar, mungkin pelaku takut dimassa, itu lah pelaku menghentikan kendaraannya lalu mengembalikan ponselnya," ucap Ahoie.

Peristiwa ini telah dilaporkan kepada pihak kepolisian.

Ahoei sedang mendampingi petugas dari Polres Pelabuhan Belawan dan Polda Sumut untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

"Ya semoga lah pelaku segera tertangkap. Kalau anak luka-luka lah di bagian kaki terutama. Cuma sudah menjalani probatan," tutupnya.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan