VMS Studio Umumkan Poster Pertama Penerbangan Terakhir, Pesona Kapten Deva Membuat Netizen Heboh

VMS Studio Umumkan Poster Pertama Penerbangan Terakhir, Pesona Kapten Deva Membuat Netizen Heboh

Poster Perdana Film Penerbangan Terakhir Memicu Heboh di Media Sosial

VMS Studio baru saja merilis teaser poster perdana film Penerbangan Terakhir pada Senin, 1 Desember 2025. Reaksi publik langsung pecah, terutama karena visual pertama sang pilot yang menarik perhatian dan memicu spekulasi mengenai kisah skandal dalam film tersebut.

Poster tersebut menampilkan Kapten Deva, karakter yang diperankan oleh Jerome Kurnia, sedang melirik ke belakang sambil sedikit menurunkan kacamatanya. Di lensa kacamata itu, terlihat pantulan siluet para wanita yang langsung membuat netizen bertanya-tanya apa yang sebenarnya terjadi di balik dunia penerbangan.

Film Penerbangan Terakhir akan dirilis di bioskop pada 15 Januari 2026. Dengan genre drama skandal perselingkuhan yang berani dan penuh intrik, film ini diharapkan menjadi salah satu tontonan yang menyedot perhatian publik.

Poster Perdana Langsung Viral: Aura Skandal Kapten Deva Jadi Sorotan

Teaser poster yang diunggah VMS Studio langsung mengguncang warganet. Gesture Kapten Deva yang melirik sambil menurunkan kacamata, plus pantulan siluet para wanita, membuat publik langsung menangkap nuansa “skandal di langit”.

Dalam unggahannya di Instagram, VMS Studio menulis: “Tidak ada yang bisa menahan pesona Kapten Deva, apalagi di ketinggian 30.000 kaki.”

Warganet pun langsung menyerbu kolom komentar: - “Gantengnya Kapten Deva,” tulis @belistaharyani - “Capeknya Kapten Deva … udah ga sabar mau nonton,” ujar @setyowatiesther - “Yah masih tgl 15 Januari ya, lama banget,” kata @hikarihyde90

Hanya dengan poster saja, film ini sudah berhasil memancing rasa penasaran publik.

Angkat Tema Skandal Perselingkuhan di Udara, Berbeda dari Proyek VMS Sebelumnya

Berbeda dari film-film VMS Studio yang sebelumnya lebih banyak bermain di genre horor, Penerbangan Terakhir justru memotret kisah perselingkuhan antara pilot dan pramugari. Film ini berjanji membongkar rumor, ketegangan, godaan, hingga rahasia gelap yang berada di balik kokpit pada ketinggian 30 ribu kaki. Dunia penerbangan akan ditampilkan dari sisi yang jarang diangkat: glamor, risiko, godaan, dan konsekuensi.

Chemistry Jerome Kurnia dan Nadya Arina Ikut Disorot Lewat Poster JFW 2025

Selain poster viral Kapten Deva, teaser poster yang dirilis dalam rangkaian Producers Network di Jakarta Film Week 2025 juga memancing decak kagum. Poster itu menampilkan Jerome Kurnia sebagai pilot dan Nadya Arina sebagai pramugari yang saling menatap intens di dalam kokpit, berlatar langit oranye menjelang senja.

Tatapan itu memperkuat dugaan romansa terlarang yang menjadi inti konflik film ini, sangat berbeda dari hubungan profesional yang seharusnya dijaga di dunia penerbangan.

Disutradarai Benni Setiawan, Ahli Drama Romansa Penuh Emosi

Kursi sutradara ditempati Benni Setiawan, sosok yang dikenal mampu merangkai emosi dalam film-film romansa seperti Twivortiare, Ancika: Dia yang Bersamaku 1995, hingga Bismillah Kunikahi Suamimu. Dengan rekam jejak tersebut, publik makin percaya bahwa Penerbangan Terakhir akan menghadirkan drama yang intens dan menggugah.

Didukung Para Bintang Muda Populer

Selain Jerome Kurnia dan Nadya Arina yang menjadi pusat sorotan, film ini turut menampilkan nama-nama populer lainnya seperti: Nasya Marcella dan Devina Bertha. Kehadiran mereka diprediksi bakal memperkuat dinamika konflik percintaan, kecemburuan, dan rahasia besar yang disembunyikan Kapten Deva.

[PIC-0]

[PIC-1]

[PIC-2]

[PIC-3]

[PIC-4]

[PIC-5]

[PIC-6]

[PIC-7]

[PIC-8]

[PIC-9]

[PIC-10]

[PIC-11]

[PIC-12]

[PIC-13]

[PIC-14]

[PIC-15]

[PIC-16]

[PIC-17]

[PIC-18]

[PIC-19]

[PIC-20]

[PIC-21]

[PIC-22]

[PIC-23]

[PIC-24]

[PIC-25]

[PIC-26]

[PIC-27]

[PIC-28]

[PIC-29]

[PIC-30]

[PIC-31]

[PIC-32]

[PIC-33]

[PIC-34]

[PIC-35]

[PIC-36]

[PIC-37]

[PIC-38]

[PIC-39]

[PIC-40]

[PIC-41]

[PIC-42]

[PIC-43]

[PIC-44]

[PIC-45]

[PIC-46]

[PIC-47]

[PIC-48]

[PIC-49]

[PIC-50]

[PIC-51]

[PIC-52]

[PIC-53]

[PIC-54]

[PIC-55]

[PIC-56]

[PIC-57]

[PIC-58]

[PIC-59]

[PIC-60]

[PIC-61]

[PIC-62]

[PIC-63]

[PIC-64]

[PIC-65]

[PIC-66]

[PIC-67]

[PIC-68]

[PIC-69]

[PIC-70]

[PIC-71]

[PIC-72]

[PIC-73]

[PIC-74]

[PIC-75]

[PIC-76]

[PIC-77]

[PIC-78]

[PIC-79]

[PIC-80]

[PIC-81]

[PIC-82]

[PIC-83]

[PIC-84]

[PIC-85]

[PIC-86]

[PIC-87]

[PIC-88]

[PIC-89]

[PIC-90]

[PIC-91]

[PIC-92]

[PIC-93]

[PIC-94]

[PIC-95]

[PIC-96]

[PIC-97]

[PIC-98]

[PIC-99]

[PIC-100]

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan