
Latar Belakang Film Avatar
Avatar adalah salah satu franchise film yang sangat diminati oleh para penggemar. Dikabarkan bahwa film ketiga dari Avatar akan dirilis pada bulan Desember 2025 dengan judul Avatar: Fire and Ash. Film ini menarik perhatian banyak orang dan menjadi salah satu yang paling dinantikan.
Jika kamu mengenal kata Avatar, mungkin kamu berpikir tentang alien biru yang tinggal di planet Pandora. Sebelum menonton film ketiga, ada baiknya kamu mengingat kembali dua film sebelumnya, yaitu Avatar dan Avatar: The Way of Water.
Sinopsis Film Avatar
Film pertama Avatar bercerita tentang Jake Sully, seorang mantan marinir yang hidup dalam kesengsaraan karena kehilangan kemampuan berjalan. Jake memiliki saudara kembar yang bekerja di RDA, sebuah organisasi penting yang melakukan riset di planet Pandora. Saat saudara kembar Jake meninggal, ia terpaksa menggantikan perannya sebagai Avatar.
Avatar adalah tubuh hybrid antara manusia dan Navi, alien biru di planet Pandora. Jake kemudian bergabung dalam misi RDA ke planet Pandora dengan memindahkan kesadarannya ke tubuh Avatar. Di sana, ia bertemu dengan Neytiri, seorang Navi wanita yang menyelamatkannya dari serangan. Neytiri membawa Jake ke klannya.
Di sisi lain, Kolonel Quaritch, petinggi RDA, memerintahkan Jake untuk menjadi mata-mata terkait informasi bahan baku berharga di bawah pohon legenda mereka. Jake akhirnya memutuskan untuk membantu membela klan Navi dari penjajahan manusia. Meski sempat ada perselisihan, Jake memimpin perlawanan bangsa Navi terhadap manusia.
Dalam perang antara Navi dan manusia, Jake tampil sebagai pejuang yang menunggangi Toruk Makto, seekor hewan legenda. Meskipun mengalami pertikaian hebat, Jake berhasil membantu pasukan Navi memukul mundur pasukan manusia. Akhir film menunjukkan bahwa bangsa manusia menarik diri dari Pandora, sementara Jake dipindahkan kesadarannya pada Avatar untuk menjadi bangsa Navi sepenuhnya.
Sinopsis Film Avatar: The Way of Water
Film kedua berlatar belasan tahun setelah film pertama. Jake hidup sebagai kepala klan dan menikah dengan Neytiri. Mereka memiliki anak-anak bernama Neteyam, Loak, Tuk, serta mengadopsi Kiri yang lahir dari teman ilmuwan Jake, Dokter Grace. Mereka juga dekat dengan Spider, seorang anak manusia yang tumbuh besar di antara mereka.
Berbeda dengan manusia lain yang digabungkan dengan Avatar, Spider tumbuh dengan tubuh manusia karena masih bayi saat film pertama berakhir. Kebahagiaan Jake sekeluarga tidak berlangsung lama karena RDA kembali ke Pandora untuk menjajah dan membalas dendam.
Kolonel Quaritch, yang dikisahkan meninggal di film pertama, kini hidup dalam tubuh Avatar karena mengirimkan kesadarannya ke markas RDA sebelum meninggal. Bersama pasukan RDA lain dalam wujud Avatar, kolonel Quaritch datang dengan misi balas dendam pada Jake.
Dalam pertarungan sengit di awal film, Jake terdesak dan memutuskan untuk pergi bersama keluarganya ke tempat lain. Mereka berpindah ke klan Metkayina alias suku Air. Bukan menaiki hewan bersayap, klan Air menunggangi ikan dan hidup berdampingan dengan laut.
Meski sama-sama bangsa Navi, suku Air dan suku Hutan memiliki perbedaan signifikan. Hal ini membuat adaptasi Jake dan sekeluarga tidak selalu mulus. RDA kini datang untuk memburu Tulkun, ikan legenda yang dikatakan mengandung bahan berharga.
Peperangan pecah antara RDA yang dipimpin Kolonel Quaritch dengan suku Air yang dipimpin oleh kepala suku bersama Jake. Di akhir film kedua, Neteyam meninggal dalam peperangan, menutup film dengan duka mendalam bagi Jake, Neytiri, dan keluarga yang ditinggalkannya.
Persiapan Menonton Film Ketiga
Sebelum menonton film ketiga Avatar: Fire and Ash, disarankan untuk menonton dua film sebelumnya. Dengan begitu, kamu bisa memahami film ketiga dengan lebih mudah tanpa bertanya-tanya tentang plot atau peran yang ada di dalamnya. Selamat menonton!
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar