
Pelatihan Peningkatan Kompetensi SDM Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Kabupaten Ende
Wakil Bupati Ende, Dominikus Minggu, secara resmi membuka pelatihan peningkatan kompetensi sumber daya manusia (SDM) Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Aula PSE Ende pada 17 November 2025. Pelatihan ini berlangsung selama sebulan, mulai dari tanggal 17 November hingga 3 Desember 2025, dan diikuti oleh 114 peserta yang terbagi dalam lima angkatan.
Tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kompetensi pengelola koperasi di 255 desa dan 23 kelurahan yang telah memiliki 278 koperasi berbadan hukum. Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan koperasi dapat menjadi pilar ekonomi kerakyatan yang lebih kuat dan berkontribusi besar dalam pembangunan desa dan kelurahan.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Ende menyampaikan bahwa kehadiran peserta di tempat pelatihan ini sangat penting. Ia menekankan bahwa ilmu yang diperoleh dari pelatihan ini dapat menjadi bekal bagi peserta untuk menjadi narasumber bagi angkatan-angkatan berikutnya. Selain itu, pelatihan ini menggunakan kurikulum yang disiapkan oleh Kementerian Koperasi, yang menjadi langkah penting dalam memperkuat koperasi sebagai pilar utama ekonomi kerakyatan dan penggerak pembangunan desa.
Kurikulum pelatihan ini disusun sesuai dengan arah pembangunan nasional yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional 2025–2029. Hal ini sejalan dengan visi Presiden yang menitikberatkan pada pembangunan dari desa, serta peningkatan kualitas dan daya saing SDM. Kementerian Koperasi berkomitmen untuk mendorong transformasi koperasi desa dan kelurahan menjadi lembaga ekonomi yang profesional, modern, dan adaptif terhadap perubahan jaman.
Salah satu bentuk nyata dari komitmen tersebut adalah percepatan pembentukan 80 ribu Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di seluruh pelosok Indonesia. Kebijakan Kementerian Koperasi lebih fokus pada penguatan kelembagaan, peningkatan kapasitas SDM koperasi, serta pengembangan ekosistem usaha yang sehat dan inklusif.
Ekosistem ini mencakup tata kelola berdasarkan subsistem yang ada, seperti penyediaan SDM, infrastruktur, dan gerai-gerai. Di antaranya, terdapat tujuh gerai yang dimiliki oleh Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, yaitu gerai sembako, klinik desa, simpan pinjam, pergudangan/cold storage, apotik, kantor koperasi, dan logistik.
Pelatihan ini melibatkan berbagai institusi pendidikan tinggi seperti STPM dan Unflor, praktisi, serta unsur pemerintahan baik provinsi maupun kabupaten. Kolaborasi ini bertujuan untuk memastikan proses pengembangan SDM yang efektif dan berkelanjutan.
Wakil Bupati Ende berharap kurikulum pelatihan ini dapat menjadi pedoman utama dalam penyelenggaraan pelatihan dasar koperasi di seluruh desa dan kelurahan di Indonesia. Dengan SDM yang kompeten, berintegrasi, dan inovatif, ia yakin koperasi akan semakin berperan strategis dalam mendukung pencapaian tujuan pembangunan nasional dan mewujudkan visi Indonesia Emas.
Untuk kesiapan modal, Bank Mandiri sudah hadir, dan Bank NTT juga siap berkolaborasi dalam percepatan pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.
Wakil Bupati Ende mengucapkan terima kasih kepada berbagai pihak yang telah berkontribusi dalam penyusunan kurikulum pelatihan dan penyelenggaraan acara ini. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada narasumber dari pemerintah daerah, asisten dinas koperasi, dan jajaran serta dari akademisi.
Ia berharap pelatihan ini memberikan manfaat dalam operasionalisasi Koperasi Desa Merah Putih dan meningkatkan keterampilan serta kemampuan peserta dalam mengelola koperasi.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar