
Kunjungan Wamen Pariwisata ke Batam
Pada hari Kamis, 1 Januari 2026, Wakil Menteri Pariwisata (Wamen) Ni Luh Puspa melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Batam. Tujuan dari kunjungan ini adalah untuk meninjau kesiapan puncak liburan Natal dan Tahun Baru (Nataru). Kehadiran Wamen Puspa di Batam menarik perhatian banyak orang, terutama karena ia secara langsung menyambut wisatawan mancanegara (wisman) di Pelabuhan Internasional Ferry Gold Coast, Batam.
Sambutan yang diberikan oleh Wamen Puspa sangat istimewa. Dalam pernyataannya, ia mengatakan, “We welcome you, we hope that you enjoy your stay here.” Ini merupakan bentuk penghargaan yang tinggi terhadap para wisatawan yang datang ke Indonesia. Sambutan tersebut dilakukan dalam rangka memperkuat citra pariwisata Indonesia sebagai destinasi yang ramah dan berkelas.
Kunjungan wisman dari Malaysia menggunakan kapal Coral Glory dari Pelabuhan Stulang Laut, Malaysia, mendapatkan sambutan spesial dari Kemenpar. Selain itu, mereka juga diberikan karangan bunga sebagai tanda penghormatan. Acara tersebut dilanjutkan dengan pertunjukan Tari Kreasi Melayu dan pemberian bingkisan menarik, yang diharapkan dapat memberikan kesan pertama yang baik kepada para wisatawan.
Salah satu wisatawan yang merasa terkesan adalah Khairudin. Ia mengungkapkan bahwa kunjungan pertamanya ke Batam memberinya pengalaman yang indah dan menyenangkan. Hal ini menunjukkan bahwa sambutan yang diberikan oleh Kemenpar berhasil menciptakan kenangan yang positif bagi para wisatawan.
Setelah menyambut wisatawan dari Malaysia, Wamen Puspa melanjutkan perjalanan untuk meninjau aktivitas libur Nataru di beberapa destinasi populer di Kota Batam. Beberapa tempat yang dikunjungi antara lain Mega Wisata Ocarina–Theme Park, K Square Mal, serta Desa Wisata Kampung Tua Bakau.
Dalam kesempatan tersebut, Wamen Puspa juga mengajak para wisatawan untuk memasukkan desa wisata ke dalam daftar kunjungan mereka. Di Batam, terdapat sejumlah desa wisata yang unik dan khas Kepri, yang menawarkan pengalaman edukasi alam dan lingkungan. Hal ini menunjukkan bahwa pariwisata Batam tidak hanya menawarkan wisata hiburan, tetapi juga bisa menjadi sarana pembelajaran tentang alam dan budaya lokal.
Selain itu, kunjungan Wamen Puspa juga menjadi momen penting untuk memperkuat kolaborasi antara Kemenpar dan pihak-pihak terkait di Batam. Dengan adanya kunjungan ini, diharapkan akan muncul inisiatif baru yang dapat meningkatkan kualitas layanan pariwisata di wilayah ini.
- Para wisatawan yang berkunjung ke Batam tidak hanya akan menikmati keindahan alam dan fasilitas modern, tetapi juga akan merasakan keramahan dan kehangatan masyarakat setempat.
- Desa wisata di Batam menawarkan pengalaman yang berbeda dibandingkan dengan destinasi wisata lainnya.
- Kemenpar terus berupaya untuk memperluas jangkauan pariwisata Indonesia, termasuk dengan mempromosikan destinasi-destinasi yang belum banyak diketahui publik.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar