Wanita hebat di balik Huda Beauty, ini nilai kekayaannya!

Perjalanan Huda Kattan dari Beauty Vlogger ke Pengusaha Sukses

Dunia kecantikan tidak hanya penuh dengan produk-produk yang menarik dan menggoda, tetapi juga menjadi lahan bagi banyak pebisnis yang sukses. Salah satu sosok yang patut diperhatikan adalah Huda Kattan, seorang penata rias dan wirausahawan asal Amerika yang kini berbasis di Dubai. Dengan passionnya terhadap dunia kecantikan, ia telah mengubah minatnya menjadi fenomena global.

Sebagai pendiri merek Huda Beauty, Huda Kattan telah merambah berbagai bidang seperti tata rias, perawatan kulit, wewangian, hingga acara realitas TV. Merek ini tidak hanya membentuk tren, tetapi juga menginspirasi jutaan penggemar di seluruh dunia. Selain itu, ia menggunakan pengaruhnya untuk memperjuangkan filantropi dan memberdayakan kreator-kreator berbakat di mana pun mereka berada.

Kekayaan Huda Kattan

Huda Kattan, yang merupakan seorang pengusaha, penata rias, dan blogger kecantikan, diperkirakan memiliki kekayaan bersih sebesar US$560 juta atau sekitar Rp9,35 triliun. Kekayaannya berasal dari merek kosmetiknya yang sangat sukses, yaitu Huda Beauty, serta pengaruhnya yang luas di berbagai platform media sosial.

Di Instagram, Huda Kattan memiliki lebih dari 50 juta pengikut, yang menjadi bukti bahwa ia memiliki jangkauan dan dampak global dalam komunitas kecantikan. Awal perjalanan bisnisnya dimulai dari blog kecantikannya, Huda Beauty, yang diluncurkan pada tahun 2010 di WordPress. Di sana, ia berbagi tutorial, tips, dan kiat makeup kepada para pembacanya.

Pada tahun 2013, blog tersebut diubah menjadi perusahaan kosmetik yang lengkap. Lini produk pertamanya terdiri dari bulu mata palsu, yang dibuat bersama saudara perempuannya, Mona dan Alya, dan dijual melalui toko Sephora. Produk-produknya langsung mendapat perhatian, termasuk dukungan dari selebritas ternama seperti Kim Kardashian.

Ekspansi Bisnis Huda Beauty

Huda Beauty kemudian berkembang hingga mencakup berbagai produk riasan seperti lipstik, lip liner, alas bedak, concealer, dan palet eyeshadow. Selain itu, ia juga menciptakan produk perawatan kulit melalui Wishful, hingga wewangian melalui Kayali.

Selain fokus pada produksi produk, Kattan memanfaatkan kehadiran media sosial dan popularitas mereknya untuk merambah dunia televisi. Ia membintangi serial Facebook Watch Huda Boss, yang tayang perdana pada tahun 2018. Acara ini memberikan pandangan mendalam tentang kehidupan pribadi dan profesionalnya sambil mengelola bisnis keluarganya.

Dalam acara tersebut, ia tampil bersama tokoh-tokoh penting seperti asisten eksekutifnya Stacey Crossley, manajer pemasaran Sabine Kühn, dan pakar kulit selebritas Jamie Sherrill.

Kegiatan Filantropi

Lewat konten dan merek Huda Beauty, Huda Kattan secara konsisten mendukung kegiatan amal. Beberapa kontribusi penting antara lain donasi sebesar US$500.000 untuk Dana Pembelaan Hukum dan Pendidikan NAACP pada tahun 2020; dana US$100.000 untuk penggalangan dana bantuan COVID-19 Help India Breathe in 2021; dan donasi makanan serta dukungan untuk komunitas Asia-Amerika.

Upaya filantropisnya menunjukkan komitmennya untuk berkontribusi kembali, terutama di masa krisis dan untuk komunitas yang membutuhkan.

Profil Huda Kattan

Huda Kattan lahir pada 2 Oktober 1983, di Oklahoma City, Oklahoma, dari orang tua imigran asal Irak. Keluarganya pindah beberapa kali selama masa kecilnya, pertama ke Cookeville, Tennessee, dan kemudian ke Dartmouth, Massachusetts.

Kattan menempuh pendidikan dengan berkuliah di University of Michigan, Dearborn, tempat dia belajar keuangan dan bisnis. Kariernya lalu dimulai di Dubai pada tahun 2006, setelah pindah ke sana bersama ayahnya. Dia kemudian pindah ke Los Angeles untuk menekuni seni tata rias, mendapatkan klien dari selebritas sebelum kembali ke Dubai.

Di Dubai, Kattan sempat bekerja sebagai penata rias untuk Revlon dan akhirnya meluncurkan blog kecantikannya, yang menjadi landasan bagi terciptanya mereknya yang diakui secara global.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan