
Warga Desa Tatah Masjid Ditemukan Meninggal Dunia di Dalam Kamarnya
Seorang warga dari Desa Tatah Masjid, Kecamatan Alalak, Kabupaten Barito Kuala, ditemukan meninggal dunia di dalam kamarnya pada Jumat (12/12/2025) siang sekitar pukul 11.00 Wita. Kejadian ini mengejutkan masyarakat setempat dan memicu proses evakuasi yang cukup rumit.
Rumah jenazah berada di ujung jalan setapak Gang Mufakat, sekitar satu kilometer ke dalam menuju titik lokasi. Proses evakuasi dilakukan oleh para relawan yang segera tiba di lokasi untuk membantu pengangkatan jenazah. Pihak keluarga dilaporkan sudah berada di tempat penemuan jenazah sejak awal.
Kondisi jalan menuju rumah jenazah yang tergenang air dan berbatu membuat proses evakuasi berlangsung cukup lama. Para relawan harus berhati-hati agar tidak mengganggu kondisi jenazah dan memastikan keamanan selama proses evakuasi berlangsung.
Masih ke dalam lagi sedikit lagi, ujar Saidi Nur, warga sekitar yang baru saja menengok jenazah dan berpapasan dengan relawan yang menuju lokasi. Ia menjelaskan bahwa jenazah masih berada di dalam rumah dan perlu waktu tambahan untuk bisa dievakuasi.
Setibanya di rumah jenazah, keluarga langsung mempersilahkan relawan untuk masuk. Proses pengangkatan jenazah kemudian dilakukan dengan hati-hati dan penuh kesabaran. Para relawan bekerja sama dengan keluarga untuk memastikan jenazah dapat dibawa ke tempat yang lebih aman.
Pina lawas sudah tuh. Malam Rabu masih ada kelihatan Ding. Dia berjualan di jalan besar sana dekat H. Kadap (Jalan Handil Bakti maksudnya), ungkap Mama Hikmah, warga lain yang ikut menengok jenazah. Ia mengingat bahwa korban masih aktif berdagang di area tersebut beberapa hari sebelum kejadian.
Proses Evakuasi yang Memakan Waktu
Proses evakuasi yang memakan waktu cukup lama disebabkan oleh kondisi jalan yang tidak memadai. Beberapa bagian jalan tergenang air dan memiliki permukaan yang tidak rata, sehingga sulit bagi relawan untuk melanjutkan perjalanan. Hal ini juga memperlambat proses pengangkatan jenazah.
Para relawan yang terlibat dalam proses ini menunjukkan sikap tanggung jawab dan kesabaran. Meskipun kondisi lingkungan tidak ideal, mereka tetap berusaha memastikan bahwa jenazah dapat dibawa dengan aman dan sesuai protokol.
Tanggapan Masyarakat
Masyarakat setempat menyampaikan rasa prihatin atas kejadian ini. Banyak dari mereka yang mengenal korban secara pribadi dan merasa kehilangan. Sejumlah warga juga memberikan dukungan kepada keluarga korban, baik secara moral maupun material.
Beberapa warga mengungkapkan bahwa korban dikenal sebagai sosok yang ramah dan aktif dalam kehidupan masyarakat. Mereka sering terlihat berjualan di jalan besar dan berinteraksi dengan tetangga sekitar.
Peran Relawan
Relawan menjadi tulang punggung dalam proses evakuasi. Mereka tidak hanya membantu mengangkat jenazah, tetapi juga memberikan dukungan emosional kepada keluarga korban. Tindakan mereka mencerminkan solidaritas dan kepedulian terhadap sesama.
Gambar situasi di lokasi kejadian, termasuk relawan yang sedang melakukan evakuasi dan warga yang berkumpul di sekitar rumah jenazah.
Foto jenazah yang sedang dipersiapkan untuk dibawa ke tempat yang lebih aman, dengan bantuan relawan dan keluarga.
Kesimpulan
Kejadian ini menjadi peringatan akan pentingnya kesiapan dalam menghadapi situasi darurat. Proses evakuasi yang memakan waktu dan memerlukan kerja sama antara relawan, keluarga, dan masyarakat menunjukkan betapa kompleksnya situasi yang terjadi. Dengan adanya dukungan dan kerja sama, harapan besar dipegang bahwa semua pihak dapat melewati masa sulit ini dengan baik.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar