
Gubernur Sumut Mengapresiasi Bantuan Kemanusiaan dari Kota Palu
Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution menyampaikan apresiasi terhadap bantuan kemanusiaan yang diberikan oleh masyarakat Kota Palu. Ia menegaskan bahwa seluruh bantuan tersebut akan langsung disalurkan ke kabupaten dan kota yang terdampak banjir, banjir bandang, serta longsor.
Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Wakil Walikota Palu, Imelda Liliana Muhidin, di Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro Medan, kemarin. Acara ini menjadi wujud kepedulian masyarakat Palu terhadap saudara-saudara mereka di Sumut yang sedang menghadapi bencana alam.
Bobby Nasution menyampaikan terima kasih atas perhatian dan dukungan masyarakat Palu. Ia juga menjelaskan bahwa saat ini Sumut sedang memasuki masa perpanjangan tanggap darurat selama dua pekan. Pemerintah provinsi dan daerah-daerah terdampak masih fokus pada mitigasi serta antisipasi terhadap bencana susulan.
Kami berterima kasih atas bantuan ini, di mana jajaran pemerintahan di Sumut masih terus berupaya memitigasi bencana. Bahkan Pak Presiden juga kabarnya akan datang (lagi) ke Sumut meninjau situasi terkini, ujar Bobby Nasution.
Data Bencana di Sumut
Bobby memaparkan bahwa dari 17 kabupaten/kota terdampak bencana, tercatat 343 jiwa meninggal dunia, 98 orang hilang, serta 53.523 orang mengungsi. Total warga terdampak mencapai 1,7 juta orang. Daerah dengan kondisi terparah meliputi Tapanuli Tengah, Tapanuli Selatan, Tapanuli Utara, Deliserdang, Langkat, dan Kota Sibolga.
Para kepala daerah di Sumut sekarang ini sedang bertarung menangani bencana. Termasuk OPD kita, banyak yang berada di lapangan. Dan bantuan yang disampaikan akan kami transfer langsung ke kabupaten/kota, tegasnya.
Duka Cita dan Kepekaan Masyarakat Palu
Sementara itu, Wakil Walikota Palu Imelda Liliana Muhidin menyampaikan duka mendalam kepada masyarakat Sumut, Aceh, dan Sumatera Barat yang juga terdampak bencana. Ia menuturkan bahwa masyarakat Palu merasakan empati yang besar karena pernah mengalami bencana gempa dan likuifaksi pada 2018.
Saya datang untuk menyerahkan bantuan dari Kota Palu, karena kami juga merasakan bagaimana bencana itu terjadi, hingga satu dusun hilang. Kami mendoakan semoga Sumatera Utara segera pulih, ujar Imelda. Bantuan yang dibawa dari Kota Palu sebesar Rp300 juta.
Partisipasi dan Dukungan Berbagai Pihak
Turut hadir dalam kesempatan tersebut Asisten Pemerintahan Basyarin Tanjung, Kepala BKAD Timur Tumanggor, Kepala BPBD Tuahta Saragih, Kadis Kominfo Erwin Hotmansah Harahap, dan Kabiro Pemerintahan Ade Sofianita.
Acara ini menunjukkan komitmen dan solidaritas antar daerah dalam menghadapi bencana alam. Bantuan yang diberikan tidak hanya berupa materi, tetapi juga dukungan moral dan emosional dari masyarakat Palu yang telah mengalami pengalaman serupa.
Penutup
Pemprov Sumut berkomitmen untuk terus melakukan upaya mitigasi dan penanggulangan bencana. Dengan bantuan dari berbagai pihak, termasuk masyarakat Palu, diharapkan dapat mempercepat proses pemulihan dan meminimalkan dampak buruk dari bencana alam yang terjadi.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar