Warga Sering Laporkan Masalah Sampah di Penggilingan Jaktim

Warga Sering Laporkan Masalah Sampah di Penggilingan Jaktim

Masalah Tumpukan Sampah di Sekitar Rusun PIK 2 dan Perumahan Taman Jatinegara

Masalah tumpukan sampah di akses jalan dekat Rusun PIK 2 Penggilingan dan Perumahan Taman Jatinegara, Cakung, Jakarta Timur telah menjadi keluhan warga sejak lama. Tumpukan sampah yang seharusnya hanya berada di area tempat pembuangan sementara (TPS) sering kali meluber ke jalanan umum, menyebabkan kondisi yang semakin tidak terkendali.

Warga Perumahan Taman Jatinegara, Tusiah, mengungkapkan bahwa masalah ini sudah beberapa kali dibahas dengan pihak Sudin Lingkungan Hidup Jakarta Timur dan Satpel Lingkungan Hidup Kecamatan Cakung. Namun hingga kini belum ada solusi yang nyata.

"Tapi sama sekali enggak menyelesaikan masalah, sekarang kan jadi malah makin semrawut di jalanan. Sementara kan itu jalan umum," ujarnya pada Sabtu (3/1/2026). Ia menilai, meskipun sudah ada pertemuan, tetapi tidak ada tindakan konkret yang dilakukan untuk menangani permasalahan tersebut.

Menurut Tusiah, warga setempat masih menunggu survei dari Kasudin (LH) Jakarta Timur. Namun, hingga saat ini, survei tersebut belum juga dilakukan. "Waktu itu udah mau survei, enggak jadi. Udah ditunggu-tunggu enggak jadi datang," tambahnya.

Tusiah menjelaskan bahwa masalah tumpukan sampah di lokasi tersebut semakin rumit karena banyak gerobak sampah dari luar Cakung yang membuang muatan di area tersebut. Hal ini membuat kapasitas TPS tidak cukup untuk menampung semua sampah yang masuk. Akibatnya, sampah sering kali meluber dan menutup akses jalan.

Ia bahkan pernah menyarankan pembuatan portal agar tidak ada pembuang sampah dari luar wilayah. "Saya siap membuatkan portal dari uang saya pribadi," ujarnya.

Sebelumnya, tumpukan sampah di akses jalan Kelurahan Penggilingan, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur dikeluhkan warga karena bau tidak sedap. Berdasarkan aduan pada aplikasi Jakarta Kini (Jaki) dengan nomor JK2601010087, warga mengeluhkan bau sampah yang tercium hingga ke Rusun PIK 2 yang berada di dekat lokasi.

"Butuh segera ditindaklanjuti karena bau sampah sampai ke lantai 12 Rusun, baunya sangat semeberbak," kata pelapor dalam aduannya di aplikasi Jaki yang dibuat pada Kamis (1/1/2026).

Awak media telah berusaha mengonfirmasi aduan warga tersebut kepada Kepala Sudin Lingkungan Hidup Jakarta Timur, Julius Monangta. Namun hingga berita ini ditulis, orang nomor satu di Sudin Lingkungan Hidup Jakarta Timur tidak memberikan respons apapun terkait keluhan warga yang terdampak bau tumpukan sampah.

Dampak yang Terjadi

  • Bau Tidak Sedap: Bau sampah tercium hingga ke lantai 12 Rusun PIK 2.
  • Kesehatan Warga: Risiko gangguan kesehatan meningkat akibat paparan bau dan sampah.
  • Ketidaknyamanan: Jalanan umum menjadi semrawut dan tertutup sampah.
  • Ketidakpuasan Warga: Masyarakat merasa tidak mendapat respon yang memadai dari pihak terkait.

Solusi yang Diajukan

  • Pembuatan portal untuk mencegah pembuangan sampah dari luar wilayah.
  • Penyediaan lebih banyak TPS atau peningkatan kapasitas TPS yang ada.
  • Survei langsung oleh pihak berwenang untuk mengetahui penyebab utama tumpukan sampah.
  • Peningkatan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pengelolaan sampah secara benar.


Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan