Warga Tala langsung sampaikan usulan ke wakil rakyat saat blusukan

Wakil Rakyat Tala Turun ke Masyarakat dalam Kegiatan Reses

Wakil rakyat Kabupaten Tanah Laut (Tala), Kalimantan Selatan (Kalsel) kembali melakukan blusukan ke tengah masyarakat di daerah pemilihan (dapil) masing-masing. Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka reses masa persidangan 2025 yang berlangsung pada Rabu lalu. Tujuan utamanya adalah untuk menyerap aspirasi dan menyampaikannya kepada SKPD terkait pemerintah daerah setempat.

Kegiatan reses anggota DPRD Tala tersebut mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat. Berbagai saran dan usulan langsung disampaikan kepada wakil rakyat. Salah satu isu yang dominan adalah infrastruktur, seperti permintaan perbaikan jalan desa hingga jalan usaha tani. Selain itu, banyak warga juga mengusulkan perbaikan atau renovasi rumah ibadah seperti masjid dan langgar.

Kegiatan Reses Dilakukan Secara Bersama

Menurut catatan media, Jumat (12/12/2025), sebagian wakil rakyat Tala melaksanakan reses secara bersama atau gabungan. Contohnya, Ketua DPRD Tala H Khairil Anwar melaksanakan reses bersama dua anggota yaitu H Zainul Abidin dan Dadang Imanudin. Lokasi resesnya berada di wilayah Dapil III yakni di Desa Batu Mulya, Kecamatan Panyipatan.

Sedangkan Wakil Ketua DPRD Tala Muslimin beserta anggota H Muhammad Amin, Idris, dan M Tholibul Arif melaksanakan reses gabungan Dapil II (Kecamatan Batu Ampar, Jorong dan Kintap) bertempat di Desa Asri Mulya Kecamatan Jorong. Sementara itu, satu wakil ketua DPRD Tala lainnya yaitu Hj Musdalifah melakukan reses di Kecamatan Bati-bati. Ia langsung menyambangi warga di Jalan Lok Damar RT 8, Desa Banyu Irang.

Antusiasme Warga Saat Musdalifah Hadir

Kehadiran Musdalifah di tengah masyarakat disambut hangat oleh warga. Ia tidak hanya membawa agenda reses, tetapi juga memberikan kepastian bahwa keluhan warga akan didengar dan diperjuangkan. Dalam dialog yang berlangsung terbuka, Musdalifah menerima berbagai aspirasi, terutama kebutuhan infrastruktur dasar.

Warga menyampaikan sejumlah persoalan mendesak seperti penerangan jalan umum (PJU), pembangunan drainase, pengaspalan jalan lingkungan, program bedah rumah, hingga kebutuhan sumur bor untuk mengatasi titik-titik yang masih minim akses air bersih.

Beberapa usulan sebelumnya diketahui sudah terealisasi, salah satunya pembangunan dan perbaikan Jalan Usaha Tani (JUT). Infrastruktur ini terbukti besar manfaatnya bagi petani karena memperlancar distribusi hasil panen dan menekan biaya angkut.

Komitmen untuk Menyampaikan Aspirasi

Musdalifah menegaskan bahwa seluruh masukan warga akan dibawa dalam pembahasan formal DPRD dan disampaikan kepada Pemkab Tala untuk penganggaran prioritas tahun 2027. Semua aspirasi ini akan saya kawal sampai masuk dalam perencanaan anggaran. Insyaallah kita perjuangkan menjadi program prioritas 2027, tegasnya.

Ia menambahkan bahwa reses bukan sekadar agenda formal, melainkan ruang penting menjaga komunikasi antara legislatif dan masyarakat akar rumput agar pembangunan tepat sasaran. Dengan begitu, harapan masyarakat dapat tersampaikan dengan baik dan berdampak positif bagi kemajuan daerah.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan