
Real Madrid Berusaha Memulihkan Kylian Mbappe untuk Piala Super Spanyol
Real Madrid mengungkapkan komitmen penuh dalam membantu Kylian Mbappe pulih dari cedera lututnya. Pemain andalan klub tersebut diharapkan dapat kembali bermain tepat waktu menjelang gelaran Piala Super Spanyol, yang menjadi ajang penting bagi tim sebelum memasuki babak baru musim ini.
Kylian Mbappe telah mengalami masalah pada lututnya selama beberapa minggu terakhir. Diagnosis medis menunjukkan bahwa ia mengalami kerusakan ligamen, yang ditemukan menjelang akhir Desember lalu. Diperkirakan, masa pemulihan akan membutuhkan sekitar tiga minggu, sehingga membuat kemungkinan keikutsertaannya dalam Piala Super Spanyol diragukan.
Setelah pertandingan melawan Real Betis akhir pekan ini, Real Madrid akan segera bertolak ke Arab Saudi untuk mengikuti turnamen Piala Super Spanyol. Di babak semifinal, mereka akan menghadapi Atletico Madrid pada Jumat (9/1) dini hari WIB. Sementara itu, babak final akan digelar tiga hari kemudian, dengan lawan yang masih belum ditentukan antara Barcelona atau Athletic Bilbao.
Bagi Kylian Mbappe, jadwal yang sangat padat ini tampaknya terlalu cepat untuk kembali bermain, meskipun kondisinya saat ini dinilai sedang membaik. Namun, Xabi Alonso, pelatih Real Madrid, tidak menyerah dan tetap berkomitmen untuk mempercepat proses pemulihan striker asal Prancis tersebut.
Mbappe saat ini telah mencetak 29 gol dan memberikan empat assist dari 24 pertandingan yang ia jalani bersama Los Blancos. Ini menunjukkan kontribusi besar yang ia berikan kepada tim, sehingga kehilangan dirinya di Piala Super Spanyol tentu akan menjadi kerugian besar.
“Kami akan terus mendorong jadwal pemulihan (Mbappe). Ini sebagian besar tentang bagaimana perasaannya, dan kami (Real Madrid) akan melakukan segala yang mungkin untuk mengembalikannya secepat mungkin,” ujar Alonso.
Ia juga menambahkan, “Kapan itu (kembalinya Mbappe) akan terjadi? Itulah pertanyaannya. Saya tidak tahu. Saya akan memberikan jawaban yang lebih jelas pada konferensi pers pra-pertandingan berikutnya.”
Peran Pelatih dalam Pengelolaan Cedera
Mengingat riwayat cedera lutut Mbappe, ia sempat absen dalam kekalahan Madrid 1–2 melawan Manchester City bulan lalu. Meski begitu, Alonso menolak anggapan bahwa kebugaran kapten timnas Prancis tersebut telah dikelola dengan buruk.
“Tidak. Setelah setiap pertandingan, kami menilai performa pemain, mengamati bagaimana perasaannya, dan kemudian membuat keputusan berdasarkan pertandingan dan kebutuhan tim," kata Xabi Alonso.
Menurutnya, pengambilan keputusan dilakukan secara hati-hati dan berdasarkan evaluasi medis serta kondisi pemain. Ia juga menegaskan bahwa tim medis akan terus memantau perkembangan Mbappe dan melakukan segala upaya untuk memulihkannya secepat mungkin.
“Kita juga akan melihat perkembangannya (Mbappe) sekarang, dan kami akan melakukan segala yang kami bisa untuk memulihkannya secepat mungkin,” tambah mantan pelatih Bayer Leverkusen tersebut.
Dengan komitmen yang kuat dari pelatih dan tim medis, Real Madrid berharap Kylian Mbappe dapat kembali berkontribusi di Piala Super Spanyol, meskipun situasi masih cukup menantang.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar