Zohran Mamdani Jadi Wali Kota Muslim Pertama New York City


nurulamin.pro.CO.ID, WASHINGTON — Zohran Mamdani menjadi Wali Kota New York City pertama yang berasal dari kalangan Muslim dan keturunan Asia Selatan setelah dilantik pada Rabu (31/12/2025) malam menjelang Tahun Baru 2026.

Setelah mengucapkan sumpah jabatan dengan Al-Quran, Mamdani resmi menjadi pemimpin kota terbesar di Amerika Serikat tersebut. Upacara pelantikan Mamdani diadakan di stasiun kereta bawah tanah City Hall yang sudah ditutup. Stasiun terawal di New York City ini dibangun pada tahun 1904 dan berhenti digunakan pada 1945.

Jaksa Agung New York Letitia James memimpin pembacaan sumpah jabatan Mamdani, yang didampingi oleh keluarganya, termasuk sang istri Rama Duwaji.

Mamdani akan mengikuti upacara terbuka yang dipimpin oleh senator dari negara bagian Vermont, Bernie Sanders, pada Kamis (1/1/2025) sore waktu setempat.

Menurut laporan media AS, ada dua Al-Quran yang digunakan dalam pelantikan tersebut. Masing-masing dimiliki oleh kakek Mamdani serta penulis dan sejarawan kulit hitam Arturo Schomburg, yang dipinjamkan Perpustakaan Umum New York.

Mamdani, yang usianya menginjak 34 tahun, juga merupakan Wali Kota New York City pertama yang lahir di Afrika. Ia lahir di Uganda dari orang tua yang berasal dari India.

Mamdani memenangi pemilihan wali kota New York City pada 4 November lalu, mengalahkan bekas Gubernur New York Andrew Cuomo dan calon dari Partai Republik, Curtis Sliwa. Kemenangan Mamdani merupakan pencapaian bersejarah bagi kubu progresif Partai Demokrat.

Dengan ideologi politik sosialis demokrat, Mamdani menyuarakan isu keterjangkauan biaya hidup dan perluasan layanan sosial selama kampanyenya. Ia berjanji akan menyediakan layanan bus gratis, perawatan anak, toko grosir milik kota, serta memperluas tempat tinggal terjangkau dan menaikkan upah minimum kota hingga 30 dolar AS pada 2030.

Berbagai Aspek Penting dalam Pelantikan Zohran Mamdani

  • Penggunaan Al-Quran
    Dalam upacara pelantikan, Mamdani menggunakan dua Al-Quran. Salah satunya adalah milik kakeknya, sedangkan yang lainnya adalah milik Arturo Schomburg, seorang penulis dan sejarawan kulit hitam. Al-Quran ini dipinjamkan oleh Perpustakaan Umum New York. Penggunaan Al-Quran menunjukkan kepercayaannya terhadap nilai-nilai agama dan tradisi.

  • Lokasi Upacara Pelantikan
    Pelantikan dilakukan di stasiun City Hall, salah satu stasiun kereta bawah tanah tertua di New York City. Stasiun ini dibangun pada tahun 1904 dan ditutup pada tahun 1945. Pemilihan lokasi ini memiliki makna historis dan simbolis.

  • Peran Jaksa Agung New York
    Jaksa Agung New York, Letitia James, memimpin pembacaan sumpah jabatan Mamdani. Hal ini menunjukkan dukungan dari lembaga hukum terhadap kebijakan dan visi Mamdani sebagai wali kota.

  • Kehadiran Keluarga
    Mamdani didampingi oleh keluarganya, termasuk istrinya Rama Duwaji. Kehadiran keluarga dalam acara pelantikan menunjukkan pentingnya dukungan keluarga dalam karier politik.

  • Upacara Terbuka yang Akan Diikuti
    Setelah pelantikan resmi, Mamdani akan mengikuti upacara terbuka yang dipimpin oleh senator Vermont, Bernie Sanders. Acara ini akan menjadi momen penting untuk memperkenalkan visi dan misi Mamdani kepada masyarakat luas.

Latar Belakang Zohran Mamdani

Zohran Mamdani lahir di Uganda dari orang tua yang berasal dari India. Sebagai Wali Kota New York City pertama yang lahir di Afrika, ia membawa perspektif unik dan beragam dalam kepemimpinannya. Usia yang masih muda, yaitu 34 tahun, memberikan energi dan semangat baru dalam pemerintahan kota.

Kemenangan dalam Pemilihan Wali Kota

Mamdani memenangkan pemilihan wali kota New York City pada 4 November lalu, mengalahkan tokoh-tokoh seperti bekas Gubernur New York Andrew Cuomo dan calon dari Partai Republik, Curtis Sliwa. Kemenangan ini menjadi langkah penting bagi Partai Demokrat progresif, yang ingin mengubah wajah pemerintahan kota.

Visi dan Program Mamdani

Dengan ideologi sosialis demokrat, Mamdani fokus pada isu-isu penting seperti keterjangkauan biaya hidup dan perluasan layanan sosial. Beberapa program yang diusulkannya antara lain:

  • Layanan bus gratis untuk meningkatkan akses transportasi.
  • Perawatan anak yang lebih baik dan terjangkau.
  • Toko grosir milik kota untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
  • Memperluas tempat tinggal terjangkau.
  • Menaikkan upah minimum kota hingga 30 dolar AS pada 2030.

Program-program ini dirancang untuk menciptakan lingkungan yang lebih adil dan sejahtera bagi warga New York City.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan