aiotrade, JAKARTA - Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) secara resmi meluncurkan kampanye 'STOP-CEK-LAPOR'. Kampanye ini merupakan sebuah gerakan edukasi publik yang dirancang untuk membantu masyarakat mengenali,
Harga Perak Mencapai Rekor Tertinggi Harga perak mencapai rekor tertinggi dalam beberapa waktu terakhir, didorong oleh berbagai faktor ekonomi dan permintaan dari sektor industri. Pada awal bulan Desember 2025, harga
Layanan Penukaran Uang SERUNAI 2025 di NTT Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru), Bank Indonesia Provinsi Nusa Tenggara Timur kembali menghadirkan layanan penukaran uang bertajuk SERUNAI 2025. Kegiatan ini
Rupiah Kembali Melemah di Tengah Sentimen Global yang Dominan Nilai tukar rupiah kembali menunjukkan pelemahan pada penutupan perdagangan Rabu. Dalam situasi ini, pelaku pasar tetap bersikap hati-hati menghadapi
Capaian OVO di Tahun 2025 dan Strategi Menuju 2026 OVO (PT Visionet Internasional) menutup tahun 2025 dengan berbagai capaian yang memperkuat perannya dalam menyediakan akses pembayaran digital, layanan keuangan, dan
Kekuatan ASEAN dalam Ekspansi Perusahaan Indonesia Kawasan ASEAN semakin menjadi prioritas utama bagi perusahaan Indonesia dalam ekspansi bisnisnya. Hal ini terlihat dari survei yang dilakukan oleh HSBC Global Trade
Pembenahan Operasional dan Kinerja Keuangan di Intikeramik Alamasri Industri (IKAI) PT Intikeramik Alamasri Industri Tbk (IKAI) sedang berupaya keras untuk memperbaiki kinerja keuangan sekaligus mengubah kerugian
Mandiri BFN Fest 2025: Puncak Rangkaian Bulan Fintech Nasional Perhelatan akbar industri teknologi keuangan nasional Mandiri BFN Fest 2025 resmi dibuka pada Rabu, 10 Desember 2025 di Jakarta. Acara ini menjadi puncak
Perdagangan Saham INET Kembali Bergairah Setelah Dibuka Kembali Perdagangan saham PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk. (INET) kembali menunjukkan tanda-tanda penguatan pada Rabu, 10 Desember 2025. Setelah sempat
Peningkatan jumlah polis dan tertanggung di industri asuransi jiwa tidak sepenuhnya berdampak positif pada pendapatan premi. Hal ini disebabkan oleh penurunan signifikan dalam premi tunggal, yang selama ini menjadi