Mabes Polri telah menegaskan bahwa seluruh jajaran kepolisian akan mematuhi pelaksanaan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) yang baru. Kedua aturan tersebut mulai
Pengamanan Wisata Selama Libur Tahun Baru 2026 di Karawang Polres Karawang telah menyiagakan ratusan personel dan pos pengamanan (pospam) di berbagai lokasi wisata seperti pantai, pegunungan, serta pusat perbelanjaan
Kementerian Luar Negeri Ukraina Memanggil Diplomat India dan Pakistan Kementerian Luar Negeri Ukraina telah memanggil diplomat dari India dan Pakistan terkait pernyataan mereka mengenai dugaan serangan di kediaman
Kehadiran Seskab Teddy Indra Wijaya di Pengungsian Akibat Bencana Sumatra Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya melakukan kunjungan ke pengungsian yang terletak di Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan,
Persiapan PSMS Medan Menghadapi Laga Kontra Persikad Depok Skuad PSMS Medan menunjukkan semangat tinggi dalam menghadapi pertandingan melawan tuan rumah Persikad Depok di Grup A Liga 2 Championship Indonesia 2025/2026.
Kritik terhadap Kinerja Menteri ESDM dalam Pemulihan Listrik di Wilayah Bencana Seorang pengamat politik, Profesor Ikrar Nusa Bakti, menyoroti kinerja Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia.
KUHAP yang Baru Saja Berlaku, Tapi Masih Banyak yang Dikritik Selain Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) yang mulai berlaku pada Jumat (2/1/2026), ada pula Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) yang juga
Kesepakatan Cerai Ridwan Kamil dan Atalia Praratya Memicu Perhatian Publik Kesepakatan perceraian antara mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, dan istrinya, Atalia Praratya, kembali memicu perhatian publik. Selain
Presiden Venezuela Bersedia Buka Dialog dengan AS Presiden Venezuela Nicolas Maduro menunjukkan sikap terbuka untuk membuka dialog dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Pernyataan ini disampaikan dalam wawancara
Kunjungan Menteri KKP ke Kampung Nelayan Merah Putih di Bantul Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Sakti Wahyu Trenggono melakukan kunjungan kerja (kunker) ke berbagai daerah di Pulau Jawa, termasuk Bantul. Salah satu