Sejarah Reli Dakar yang Berubah Reli Paris–Dakar selama puluhan tahun dikenal sebagai salah satu ajang motorsport paling berat di dunia. Sejak pertama kali digelar pada 1978, reli ini identik dengan rute panjang yang
Penangkapan Presiden Venezuela Nicolas Maduro di Amerika Serikat Presiden Venezuela, Nicolas Maduro, tiba di sebuah pangkalan militer Amerika Serikat dan kemudian dipindahkan ke New York pada malam Sabtu (3/1/2026).
Kunjungan Presiden Korsel ke China untuk Memperkuat Hubungan Bilateral Presiden Korea Selatan (Korsel), Lee Jae Myung, akan melakukan kunjungan resmi ke China atas undangan Presiden Xi Jinping. Rencananya, kunjungan ini
nurulamin.pro.CO.ID, CARACAS — Presiden Brasil Luiz Inácio Lula da Silva mengajak komunitas internasional dan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk merespons tindakan militer yang dilakukan Amerika Serikat di
Tegangnya Kekuatan Global Akibat Operasi Militer AS ke Venezuela Ketegangan geopolitik global mencapai titik puncak setelah Amerika Serikat melancarkan operasi militer besar-besaran terhadap Venezuela. Dalam serangan
Penangkapan Presiden Venezuela oleh Amerika Serikat Pada hari Sabtu (3/1/2026), Presiden Venezuela Nicolas Maduro dan istrinya Cilia Flores ditangkap di rumah militer Fort Tiuna. Keduanya kemudian dibawa ke wilayah
Penolakan Malaysia terhadap Penggunaan Kekuatan oleh Amerika Serikat Malaysia menyampaikan penolakan tegas terhadap penggunaan kekuatan oleh Amerika Serikat dalam urusan dalam negeri Venezuela. Pernyataan resmi yang
Reaksi Internasional terhadap Serangan Militer AS ke Venezuela Serangan militer yang dilakukan Amerika Serikat terhadap Venezuela telah memicu reaksi luas dari berbagai pihak di dunia. Presiden AS, Donald Trump,
Peristiwa Penangkapan Presiden Venezuela oleh Amerika Serikat Pada hari Sabtu (3/1/2026), terjadi peristiwa penting di Venezuela ketika Presiden Nicolas Maduro dan istrinya, Cilia Flores, ditangkap oleh pihak Amerika
Pertikaian antara Iran dan Amerika Serikat semakin memanas. Menteri Luar Negeri Iran, Seyed Abbas Araghchi, pada Jumat, 2 Januari 2026, menegaskan bahwa negaranya akan "secara tegas menolak" segala bentuk campur tangan